Show simple item record

dc.contributor.authorZen, Rian Dwi Andika M.
dc.contributor.authorYanti, Roaida
dc.contributor.authorQurtubi, Q
dc.date.accessioned2020-05-02T02:51:05Z
dc.date.available2020-05-02T02:51:05Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.citationAnwar, S., 1997. Sanitasi Makanan dan Minuman pada Institusi Pendidikan Tenaga Sanitasi, Pusat Pendidikan Tenaga Sanitasi. Pusat Pendidikan Tenaga Kesehatan Depkes RI. Jakarta. Disperindag, 2014. Jumlah UKM Roti, Kue dan Sejenisnya di Wilayah DIY. Kotler, P,1997, Manajemen Pemasaran. Edisi Bahasa Indonesia jilid satu. Jakarta: Prentice Hall Mulyadi, 2005. Akuntansi Biaya. edisi 7. Yogyakarta: Aditya Media. Waters, D., 2003, Principal of Inventory & Material Management, Second Edition, Jhon Wiley & Sond Ltd, England. Zen, R.D.A.M, 2019. Optimasi Jumlah Produksi Semi-Perishable Product dengan Pendekatan Newsboy Problem. Laporan Tugas Akhir Program Studi S1 Teknik Industri Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.id_ID
dc.identifier.issn2621-0789
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/11981
dc.description.abstractPT. XYZ merupakan toko roti yang memproduksi varian roti manis yang diantaranya terdapat enam roti manis best seller yaitu: roti manis Pisang Coklat, Volcano, Abon, Cheese Floss, Sosis Cup dan Choco Marbel. Meskipun berlabel best seller, tidak semua roti dapat terjual secara keseluruhan sehingga menimbulkan roti sisa yang menyebabkan tidak maksimalnya keuntungan yang diperoleh oleh PT. XYZ. Roti manis yang tidak laku sampai dengan hari ke 6 dan ke 7 akan dijual dengan potongan harga 50% untuk menutupi kerugian sehingga perlu dilakukan penerapan pengendaliaan sediaan roti dengan menggunakan metode Newsboy Problem untuk mengoptimalkan tingkat sediaan atau produksi roti yang diperoleh melalui data unit cost, scrap value dan selling price. Namun sebelum melakukan perhitungan produksi optimum, dibutuhkan unit cost atau harga pokok produksi yang diperoleh dengan menggunakan metode Full Costing. Setelah itu, metode Newsboy Problem dapat digunakan juga untuk mengetahui expected profit ketika produksi berada pada tingkat optimal. Hasilnya menunjukkan bahwa perhitungan enam roti manis best seller menunjukkan bahwa Harga Pokok Produksi dengan metode Full Costing yaitu berkisar antara Rp 3.017 sampai dengan Rp 4.456. Sedangkan kuantitas produksi optimalnya berkisar 32 sampai dengan 60 roti dan nilai expected profit berkisar antara Rp 9.584 sampai dengan Rp 107.514.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherIENACO (Industrial Engineering National Conference) 8 2020id_ID
dc.titleOptimasi Jumlah Produksi Produk Semi-Perishable menggunakan Metode Newsboy Problemid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record