Show simple item record

dc.contributor.authorAudina, Shafira Zulfa
dc.contributor.authorQonita, Firda
dc.date.accessioned2020-08-06T06:44:02Z
dc.date.available2020-08-06T06:44:02Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.citationHall, M., & McArthur, S. (1996). Integrated Heritage Management. London. Putri, M. N. (2015). Revitalisasi Kampung Wisata Tahunan di Umbulharjo Yogyakarta. Jurnal Universitas Atmajaya. Syahputra, M. (2014). Perubahan Kondisi Spasial, Sosial, dan Budaya Kampung Betawi Condet. Repository UGM.id_ID
dc.identifier.issn2721-8686
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/12076
dc.description.abstractKampung Lawas Maspati merupakan sebuah kampung wisata di Kota Surabaya yang membawa trobosan baru ditengah menjamurnya trend kampung wisata. Berangkat dari potensi alami yang dimiliki, kampung ini memproklamirkan diri sebagai kampung lawas yang menyuguhkan wisata heritage. Penelitian yang menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi ini bertujuan untuk membuktikan apakah branding kampung lawas dan wisata heritage ini mempengaruhi sense of belonging masyarakat setempat. Sense of belonging sendiri merupakan sebuah akar arsitektur pertahanan yakni sacrifice for a place. Dengan mengupas upaya-upaya yang dilakukan masyarakat seperti pemberian signage sampai revitalisasi bangunan tua, warga Kampung Lawas Maspati membuktikan pengorbanan mereka dalam mempertahankan eksistensi kampungnya dari gempuran modernisasi di Kota Surabaya.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProsiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020id_ID
dc.titleWisata Heritage sebagai Upaya Mempertahankan Kampung Lawas Maspati di Kota Surabayaid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record