Show simple item record

dc.contributor.authorPrawesti, Inna
dc.contributor.authorNugraha, Jaka
dc.date.accessioned2020-09-24T04:33:24Z
dc.date.available2020-09-24T04:33:24Z
dc.date.issued2020-08
dc.identifier.citationAdhy, B. 2018. Wow, Jumlah Kendaraan di Yogya Naik 150 Ribu Unit per Tahun. (Tribunjogja.com) Dipetik september 19, 2019, dari https://jogja.tribunnews.com/2018/01/27/wow-jumlah-kendaraan-di-yogya-naik- 150-ribu-unit-per-tahun. Bappeda. 2019. Jumlah Penduduk DIY. (DATAKU DIY) Dipetik pada tanggal 19 september 2019 dari http://bappeda.jogjaprov.go.id/dataku/data_dasar/index/361- jumlah-penduduk-diy. Imani, N. 2018. Implementasi Model Regresi Weibull Terhadap Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Laju Perbaikan Kondisi Klinis Penderita Stroke (Studi Kasus Pasien Penderita Stroke di RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta Tahun 2017). Skripsi. Program Studi Statistika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Islam Indonesia. Iskandar, B. M. 2014. Model Cox Proportional Hazard pada kejadian Bersama. Skripsi Program Studi Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Yogykarta. Kleinbaum D. G., dan Klein M. 2005. Survival Analysis: A Self-Learning Text Second Edition. Springer. Cook, R. J. dan Lawless, J. F. 2007. The Statistical Analysis of Recurrent Events. Springer, New York. Suluh. 2018. Kasus Laka Lantas di Kota Yogyakarta Naik 189 Kasus pada 2018. Dipetik pada tanggal 10 Oktober 2019 dari https://jogja.tribunnews.com/2018/12/30/kasus-laka-lantas-di-kota yogyakartanaik- 189-kasus-pada-2018.id_ID
dc.identifier.issn2656-0615
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/12196
dc.description.abstractKota Yogyakarta memiliki jumlah penduduk 427.498,00 jiwa dengan pemakai kendaraan bermotor ±1.600.000-an. Banyaknya kendaraan bermotor berpengaruh terhadap tingginya kecelakaan lalu lintas di Kota Yogyakarta. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berperan mempengaruhi lama waktu sampai kembali terjadi kecelakaan lalu lintas di Kota Yogyakarta. Data yang digunakan yaitu data periode Januari-Desember 2018, dengan metode analisis regresi survival Weibull dan regresi Cox Proportional Hazard. Hasil dari karaktersitik zona rawan kecelakaan menunjukan terdapat 274 titik kecelakaan lalu lintas yang dikelompokkan menjadi 3 zona yaitu zona hijau, zona kuning, dan zona merah. Di zona hijau dengan tingkat kecelakaan rendah terdapat 78 titik lokasi kecelakaan dengan 80 kejadian dan 31 tipe kecelakaan, di zona kuning dengan tingkat kecelakaan sedang terdapat 40 kejadian di 10 lokasi dengan 16 tipe kecelakaan, sedangkan untuk zona merah dengan tingkat kecelakaan tinggi terdapat 53 kejadian di 5 lokasi dengan 18 tipe kecelakaan. Analisis regresi Weibull memiliki nilai AIC kecil yaitu 903.3051 yang lebih baik dibanding regresi Cox Proportional Hazard. Dalam model Weibull, faktor risiko yang mempengaruhi lama waktu sampai kembali terjadi kecelakaan lalu lintas yaitu kondisi cahaya, tipe jalur jalan, dan bentuk geometri. Dari persamaan model regresi Weibull diperoleh hasil tipe jalan 4 jalur dan kondisi cahaya sore hari memiliki peluang kecil terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas, sedangkan bentuk geometri kategori others memiliki peluang yang besar terhadap terjadinya kecelakaan lalu lintas.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProsiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya (KNPMP) V 2020id_ID
dc.titleAnalisis Lokasi Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas di Kota Yogyakarta menggunakan Analisis Survival Parametrik dan Semi Parametrikid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record