Show simple item record

dc.contributor.authorUtami, Ranny Felica
dc.contributor.authorElfera, Vina Mitha
dc.contributor.authorHaryono, H
dc.date.accessioned2021-08-23T02:24:27Z
dc.date.available2021-08-23T02:24:27Z
dc.date.issued2021-02
dc.identifier.issn2721-2882
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/12615
dc.description.abstractHemoroid adalah pembengkakan submukosa pada lubang anus yang mengandung pleksus vena, arteri kecil, dan jaringan areola yang melebar. Hemoroid timbul akibat kongesti vena yang disebabkan gangguan aliran balik vena hemoroidalis. Hemoroid dibedakan menjadi interna dan eksterna. Hemoroid interna adalah pleksus vena hemoridalis superior di atas garis mukokutan dan ditutupi oleh mukosa. Hemoroid interna ini merupakan bantalan vaskuler di dalam jaringan submukosa pada rektum sebelah bawah. Hemoroid paling sering ditemukan di tiga posisi primer yaitu kanan-depan, kanan-belakang dan kiri-lateral. Hemoroid eksterna yang merupakan pelebaran dan penonjolan pleksus hemoroid inferior terdapat di sebelah distal garis mukokutan di dalam jaringan di bawah epitel anus. Faktor yang memegang peranan kausal adalah mengedan pada waktu defekasi, konstipasi menahun, kehamilan dan obesitas. Sangat penting untuk melakukan anamnesis, pemeriksaan fisik, secara tepat untuk menegakkan diagnosis pasti pasien sehingga kita dapat menentukkan tatalaksana yang tepat pada pasien.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProceeding Book National Symposium and Workshop Continuing Medical Education XIVid_ID
dc.titleWANITA 19 TAHUN DENGAN HEMOROID GRADE IV: LAPORAN KASUSid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record