Show simple item record

dc.contributor.authorSahid, Nur
dc.date.accessioned2012-12-08T06:50:15Z
dc.date.available2012-12-08T06:50:15Z
dc.date.issued2010-12
dc.identifier.citationAbar, Akhmad Zaitu. 1995. Kisah Pers Indonesia 1966-1974. Yogyakarta: LkiS. Faruk H.T. 1994. Pengantar Sosiologi Sastra. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1994. Fortier, Mark. 1997. Theory Theater. London: Routledge. Goldmann, Lucien. 1970. “The Socilogy of Literature: Status and Problem of Method” Dimuat dalam Milton C. Albrecht dkk (Eds.). The Sociology of Art and Literature, New York: Praeger Publisir. ______. 1981. Towards a Sociology of Novel. London: Tavistock. Kernodle, George & Portia Kernodle. 1978. Invitation to the Theatre. New York: Harcourt Brace Javanovich. Kuntowijoyo. 1981. “Peristiwa Sejarah dan Sejarah Sastera” dalam Tifa Sastra Nomor 42/ XI. Hardjana, Andre. 1982. Kritik Sastra: Sebuah Pengantar. Jakarta: Gramedia. Mas’oed, Mohtar. 1994. Negara, Kapital dan Demokrasi. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Murti, Heru Kesawa. 1988. Orde Tabung. Yogyakarta: Naskah Tidak Diterbitkan. Nuryanto. “Penerapan Metode Content Analysis dalam Bidang Penelitian Bahasa dan Seni”. Makalah Lokakarya Fakultas Pendidikan Bahasa dan Seni, IKIP Yogyakarta, 11-13 Mei 1992. Sahid, Nur. 2008. Sosiologi Teater. Yogyakarta: Pratista. Siregar, Sori. “Sumur Tanpa Dasar, Keimanan yang Bergeming Membuat Hidup Porak Poranda” dalam Sarinah, No 133, 26 Oktober 1987. Soedyatmoko. 1984. Etika Pembebasan. Jakarta: LP3ES. ______. 1986. “Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Nilai-nilai Spiritual” dalam Kompas, Edisi 29 Juni 1986. Soemanto, Bakdi. 2000. “Interkulturalisme dalam Teater Kontemporer: Kasus Kelompok Gandrik Yogyakarta” dalam Nur Sahid (Ed.). Interkulturalisme dalam Teater, Yogyakarta: Yayasan untuk Indonesia. Susanto, Astrid S. 1979. Pengantar Sosiologi dan Perubahan Sosial. Bandung: Bina Cipta. Suseno, Franz Magnis. 1986. Kuasa dan Moral. Jakarta: Gramedia. Wolf, Janet. 1981. The Social Production of Art. New York: Martin’s Press.en_US
dc.identifier.issn0852-9604
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/2197
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tema dan karakteristik drama Orde Tabung, (2) berbagai faktor sosio-historis yang memungkinkan adanya pengaruh terhadap penciptaan drama Orde Tabung, dan (3) pandangan penulis naskah drama tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi pada seni Janet Wolf yang dipadukan dengan strukturalisme genetik Lucien Goldmann. Penelitian ini menggunakan metode dialektik dan simak catat. Tema drama Orde Tabung yang menggambarkan penemuan teknologi baru tidak akan mampu mewujudkan kebahagiaan tanpa pemikiran manusia yang mengindahkan nilainilai kemanusiaan. Tokoh pahlawan dalam drama ini adalah Istri Pembina Kota karena dia adalah satu-satunya orang yang masih ingin melestarikan nilai-nilai keaslian untuk memperbaiki kesejahteraan hidup komunitas abad baru. Ide Heru Kesawa Murti berpijak pada pandangan bahwa modernisasi dan kemajuan ilmu pengetahuan serta teknologi yang mengedepankan keberhasilan material daripada spiritual akan menghancurkan umat manusia.en_US
dc.publisherlppmumsen_US
dc.subjectdrama Orde Tabungen_US
dc.subjecttema dan karakteren_US
dc.subjectstudi seni sosiologien_US
dc.titleTEMA DAN PENOKOHAN DRAMA ORDE TABUNG TEATER GANDRIK: KAJIAN SOSIOLOGI SENIen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record