Show simple item record

dc.contributor.authorWahyudin, Urip
dc.contributor.authorSitumorang, Nina Zulida
dc.date.accessioned2015-12-29T08:59:27Z
dc.date.available2015-12-29T08:59:27Z
dc.date.issued2015-06-13
dc.identifier.citationArcher, David, And Cottingham, Sara. 1996. Reflecct Mother Manual. a New Approach to adult literacy. London: Actionaid. Bloom, B. S. ed. et al. 1956. Taxonomy of Educational Objectives: Handbook 1, Cognitive Domain. New York: David McKay. Coomb, Philip and Ahmed, Manzoor.1973. New Path to Learning. New York: International Council for Educational Development. Departemen Sosial RI, Keputusan Presiden Nomor 111/ 1999 tentang Pembinaan Kesejahteraan Sosial Komunitas Adat Terpencil . (Jakarta: Depsos, 2001) Direktorat Pendidikan Masyarakat. 2004. Pedoman Sertifikasi Pendidikan Keaksaraan. Jakarta. Departemen Pendidikan Nasional. Hunter, M, John, et al.. 1985. Program of Studies in Nonformal Education. Michigan State University East Lansing 1985. Ihat Hatimah. (2007). Pembelajaran Berwawasan Kemasyarakatan. Jakarta: Universitas Terbuka. Instruksi Presiden RI No. 5 Tahun 2006 tentang Gerakan Nasional tentang Percepatan Pemberantasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara (GNP-PWB/PBA). Jalal, Fasli dan Sardjunani, Nina. (2006).“Peningkatan Keaksaraan Demi Harapan yang Lebih Baik untuk Indonesia. ”Dalam Ringkasan Laporan Pendidikan Untuk Semua, Keaksaraan Bagi Kehidupan. Jakarta: Dirjen Pendidikan Luar Sekolah dan Pemuda, Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia. Kementerian Pendidikan Nasional. 2010. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2010 tentang Rencana Strategis Pembangunan Pendidikan Nasional Tahun 2010-2014. Jakarta: Kemendiknas. Kusnadi. 2003 Keaksaraan Fungsional di Indonesia, Konsep, Strategi dan Implementasi. Jakarta: Mustika Aksara. ------------, 2005. Panduan Umum Pelatihan Program Keaksaraan Fungsional.Jakarta: Depdiknas, Dirjen PLS, Dir Penmas. Sugihartono, dkk. 2007. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press. Sugiyono. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung Alfabeta. Syaiful Bahri Djamarah dan Azwar Zain. 1996. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta. Tilaar, H.A.R. 2000. Pendidikan, Kebudayaan dan Masyarakat Madani Indonesia. Bandung: Remaja Rosdakarya. United Nation Development Program. 2013.Summary Human Development Report.The Rise of the South:Human Progress in a Diverse World. New York-USA: United Nation Development Program.in_ID
dc.identifier.isbn978-602-71716-3-3
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/6546
dc.description.abstractPada t ahun 20014 di Papua masih terdapat 28. 907 Kepala Keluarga atau 116.221 jiwa dikategorikan sebagai Komunitas Adat Terpencil (KAT). Secara spesifik, mereka dikategorikan sebagai kelompok sosial budaya yang bersifat lokal dan terpencar serta kurang atau belum terlibat dalam jaringan dan pelayanan baik sosial, ekonomi, maupun politik. Salah satu kondisi yang memprihatinkan adalah sangat terbatasnya bahkan sebagian besar di lokasi KAT tersebut tidak tersedianya sarana prasarana dan tenaga pendidik dan kependidikan. Kegiatan pendidikan keaksaraan fungsional berbasis konteks lokal menjadi alternatif pengembangan strategi belajar yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungannya. Substansi konsep dan strategi pembelajaran berbasis konteks lokal bagi komunitas adat terpencil di Provinsi Papua adalah (i) strategi pembelajaran melalui peta, (ii) strategi pembelajaran melalui garis waktu, dan (iii) strategi pembelajaran melalui tabel. Rintisan model ini, dapat dikembangkan lebih lanjut bagi tutor dan/atau fasilitator serta stakeholder terkait yang bekepentingan, agar dalam pelaksanaan pembelajaran keaksaraan fungsional berbasis konteks lokal lebih mudah dan menarik bagi peserta didik.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectKomunitas Adat Terpencilin_ID
dc.subjectKeaksaraan Fungsionalin_ID
dc.subjectKonteks Lokalin_ID
dc.titleStrategi Pendidikan Keaksaraan Fungsional Berbasis Konteks Lokal untuk Pengembangan Komunitas Adat Terpencil di Papuain_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record