Show simple item record

dc.contributor.authorTriyanto, Samuel Agus
dc.contributor.authorSusilo, Herawati
dc.contributor.authorRohman, Fatchur
dc.contributor.authorLestari, Endang Sri
dc.date.accessioned2016-12-15T01:56:48Z
dc.date.available2016-12-15T01:56:48Z
dc.date.issued2016-05-21
dc.identifier.citationAlotaibi, K. N. (2013). The Effect of Blended Learning on Developing Critical Thinking Skills. Education Journal, 2(4), 176-185. doi:10.11648/j.edu.20130204.21 Angraini, G. (2014). Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa SMA Kelas X di Kota Solok. Prosiding Mathematics and Sciences Forum 2014 (pp. 161-170). Semarang: Pendidikan IPA Universitas PGRI Semarang. Bart, W. M. (2010). The Measurement and Teaching of Critical Thinking Skills. Educational Testing Research Center Report 16th Study Group, 2(15), 1-13. Bybee, R., Fensham, P. J., & Laurie, R. (2009). Scientific Literacy and Contexts in PISA 2006 Science. Journal of Research in Science Teaching, 46(8), 862-864. doi:10.1002/tea.20332 Connelly, T., & Sharp, P. (2009). A New Biology for the 21st Century. Washington DC: The National Academies Press. DeBoer, G. E. (2000). Scientific Literacy: Another Look at Its Historical and Contemporary Meanings and Relationship to Science Education Reform. Journal of Research In Science Teaching, 37(6), 582-601. Ennis, R. H. (2001). Critical Thinking Assessment. Theory Into Practice, 32(3), 179-186. Ennis, R. H. (2011). The Nature of Critical Thinking: An Outline of Critical Thinking Dispositions and Abilities. Illinois: University of Illinois. Finken, M., & Ennis, R. H. (1993). Illinois Critical Thinking Essay Test and Guidelines for Scoring Illinois Critical Thinking Essay Test. Illinois: College of Education University of Illinois. Ginnis, P. (2008). Trik & Taktik Mengajar - Strategi Meningkatkan Pencapaian Pengajaran di Kelas. Jakarta: PT Indeks. Holbrook, J., & Rannikmae, M. (2009). The Meaning of Scientific Literacy. International Journal of Environmental & Science Education, 4(3), 275-288. Jacobsen, D. A., Eggen, P., & Kauchak, D. (2009). Methods for Teaching: Promoting Student Learning in K-12 Classrooms (8th ed.). Boston, MA: Pearson Education, Inc. Miller, J. D. (1998). The measurement of civic scientific literacy. Public Understand Science, 7, 203-223. Moseley, D., Baumfield, V., Elliot, J., Gregson, M., Higgins, S., Miller, J., & Newton, D. P. (2005). Framework for thinking: A handbook for teaching and learning. Cambridge: Cambridge University Press. Norris, S. P., & Phillips, L. M. (2003). How Literacy In Its Fundamental Sense Is Central To Scientific Literacy. Science Education, 87(2), 224-240. doi:10.1002/sce. 1006 Page, D., & Mukherjee, A. (2006). Using Negotiation Exercises To Promote Critical Thinking. Development in Business Simulation and Experiental Learning, 33, 71-78. Roekel, D. V. (2015). An Educator's Guide To The Four Cs - Preparing 21st Century Students For A Global Society. Washington DC: National Education Association. Dipetik Desember 17, 2015, dari http://www.nea.org/assets/docs/A-Guide-to-Four-Cs.pdf Rychen, D. S., & Salganik, L. H. (Penyunt.). (2003). Key Competencies for a succesful life and well functioning society. Cambridge, MA: Hogrefe & Huber. Zubaidah, S., Corebima, A., & Mistianah. (2015). Asesmen Berpikir Kritis Terintegrasi Tes Essay. Symbion: Symposium on Biology Education (hal. 200-213). Yogyakarta: Program Studi Pendidikan Biologi Universitas Ahmad Dahlan.in_ID
dc.identifier.issn2557-533X
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/8017
dc.description.abstractKecakapan berpikir kritis dan literasi ilmiah merupakan kecakapan yang penting bagi siswa. Berpikir kritis merupakan salah satu tujuan dari pendidikan abad 21. Berpikir kritis adalah berpikir reflektif untuk memutuskan sesuatu yang harus dipercayai dan dilakukan. Siswa yang ingin berkompetensi di era masyarakat global harus cakap berpikir kritis. Literasi ilmiah merupakan tujuan baru dari pendidikan sains. Literasi ilmiah adalah kemampuan dalam mengaplikasikan ilmu yang dimiliki ke dalam kehidupan nyata. Siswa wajib menerapkan ilmu yang telah dipelajari di sekolah ke dalam kehidupan bermasyarakat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kecakapan berpikir kritis dan literasi ilmiah siswa kelas XI IPA 7 SMAN 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2015/2016 pada mata pelajaran biologi. Jenis penelitian ini adalah penelitian survei dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data kecakapan berpikir kritis dan literasi ilmiah diperoleh melalui tes essay dan observasi. Hasil tes berpikir kritis dianalisis dengan rubrik penilaian berpikir kritis yang dikembangkan oleh Finken & Ennis (1993), sedangkan hasil tes literasi ilmiah dianalisis dengan rubrik penilaian literasi ilmiah yang dikembangkan oleh Bybee (1997). Hasil observasi kecakapan berpikir kritis dan literasi ilmiah dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil tes berpikir kritis menunjukkan bahwa komponen berpikir kritis siswa belum tampak atau masih kurang berkembang. Hasil tes literasi ilmiah menunjukkan bahwa kemampuan siswa masih berada di level nominal, fungsional, konseptual dan prosedural, namun belum sampai di level multidimensi. Berdasarkan hasil survei dapat disimpulkan bahwa kecakapan berpikir kritis dan literasi ilmiah siswa kelas XI IPA 7 SMAN 1 Karanganyar Tahun Pelajaran 2015/2016 masih perlu untuk ditingkatkan.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectBerpikir Kritisin_ID
dc.subjectLiterasi Ilmiahin_ID
dc.subjectPelajaran Biologiin_ID
dc.titleKecakapan Berpikir Kritis dan Literasi Ilmiah Siswa Kelas XI IPA 7 SMAN 1 Karanganyarin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record