Show simple item record

dc.contributor.authorEkawati, Ratna
dc.contributor.authorFebianti, Evi
dc.contributor.authorNuhman, Nuhman
dc.date.accessioned2017-05-31T02:38:00Z
dc.date.available2017-05-31T02:38:00Z
dc.date.issued2017-03-22
dc.identifier.citationBahagia, S. N. 2003. Sistem Inventory. Laboratorium Institut Teknologi Bandung. Bandung Ebeling, C. 1997. An Introduction To Reliability And Maintainability Engineering. University of Dayton. Dayton. Gopalakrishnan, P. and Banerji, A. K. 1991. Maintenance And Spare Parts Management. Prentice Hall. New Delhi. Hanlon, P. C. 1976. Compressor Handbook. Mc Graw Hill. New York. Jiawantoro, A. Y. 2014. Usulan Perawatan Dengan Mempertimbangkan Reliability Block Diagram Pada Mesin Crane Ship Unloader di PT KBS. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Cilegon. Mulyana, D. 2014. Usulan Penentuan Persediaan Komponen Mesin Conveyor Berdasarkan Keandalan. Tugas Akhir. Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa. Cilegon. Pardede, T. 2014. Perencanaan Kebijakan Pengelolaan Suku Cadang Corazza A452 Dan Corazza FF100 Line 3 Menggunakan Metode RCS, Tugas Akhir. Jurusan Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri, Universitas Telkom. Bandung. Rosyidin, M. I. 2014. Penentuan Pengelolaan Suku Cadang Pada Turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air Dengan Metode RCS Dan Inventory Analysis Di Divisi PembangkitanPerum Jasa Tirta II, Tugas Akhir. Jurusan Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Industri, Universitas Telkom. Bandung.in_ID
dc.identifier.issn2337-4349
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/8721
dc.description.abstractAbstrak PT KDL memiliki masalah yang berhubungan dengan kehandaan dari mesin-mesin inti yang berada di unit pembangkitan. Masalah tersebut disebabkan oleh kerusakan komponen yang terdapat pada mesin, sehingga perlu dilakukan tindakan corective maintenance berupa penggantian spare parts yang menjadi bagian kecil dari komponen tersebut. Penelitian ini lebih difokuskan pada mesin compressor karena paling sering mengalami kerusakan dan memiliki total downtime terbesar. Bertujuan mengetahui nilai kehandalan dan laju kerusakan dari komponen-komponen kritis, menentukan demand spare part, menentukan jumlah pemesanan spare part yang optimal dan mengetahui total biaya persediaan. Dihasilkan bahwa komponen Drain Valve; Flame Oil Filtel; Inlet Guide Vane; Pipa Trasmitter kehandalannya 40,32% ; 54,05% ; 36,78% ; 36,78% dan laju kerusakannya 1,16439×10 ; 4,16497×10 -5 ; 1,6398×10 -5 ; 6,72116×10 -6 unit/ menit. Demand spare part untuk valve; rubbed clearance; seal; eye seal; oil filter; inlet guide vane; bearing; inlet wall; diffuser dan pipa selama satu tahun adalah 10; 24; 3; 11; 11; 4; 14; 4; 2; dan 2 unit. Dengan jumlah pemesanan optimal adalah 4; 22; 2; 9; 7; 2; 5; 6; 2 dan 1 unit. Total biaya persediaan yang harus dikeluarkan sebanyak Rp 251.806.011. -5in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectDowntimein_ID
dc.subjectKehandalanin_ID
dc.subjectpersediaan komponenin_ID
dc.subjectspare partin_ID
dc.titleUsulan Penentuan Kebutuhan Spare Parts Mesin Compressor Berdasarkan Reliability PT. KDLin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record