Show simple item record

dc.contributor.authorYuliana, Irma
dc.contributor.authorWantoro, Jan
dc.date.accessioned2018-02-02T02:22:41Z
dc.date.available2018-02-02T02:22:41Z
dc.date.issued2017-08
dc.identifier.citationDavies, P. (n.d.). Integration of Multi-media technologies to facilitate Reflection and Learning , particularly in the area of Digital Storytelling. Gilster, P., & Watson, T. (1999). Digital Literacy. Digital Literacy, 20. Hurlburt, G. F., & Index, C. (2011). From Cave Art to Digital Media, (October). Oktafiani, M. (2013). Pengaruh PemanfaatanVideo Digitalstorytelling terhadap Hasil Belajar Ranah Kognitif Siswa pada Mata Pelajaran TIK, 89–92. Smeda, N., Dakich, E., & Sharda, N. (2013). The Effectiveness of Digital Storytelling in the Classrooms : A Case Study, 3–4. http://doi.org/10.1109/ICALT.2013.157 Tapscott, D. (2009). Grown Up Digital. McGraw-Hill. Wina Heriyana, & Maureen, I. Y. (2015). Penerapan Metode Digital Storytelling pada Ketrampilan Menceritakan Tokoh Idola Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Siswa Kelas VII di SMP NegeriI 1 Kedamean, Gresik, 1–9.in_ID
dc.identifier.isbn978-602-361-102-7
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/9573
dc.description.abstractVlog atau video blog adalah salah satu konten kreatif digital yang segar,bercerita tentang apapun yang kadang luput dari perhatian sehingga cukup popular terutama di media sosial seperti Youtube. Sebanyak 60,5 % publik yang terjangkau layanan dan infrastruktur meminati konten video yang diunggah secara personal tersebut. Beberapa vlogger, sengaja menggunakannya untuk tujuan tertentu mulai dari sekedar menghibur, penawar konten negatif, hingga membongkar sakralitas. Vlog menjadi penanda citra generasi masa kini. Konten kreatif digital dalam bentuk video ini sangat menarik sebagai sarana pembelajaran yang dapat menjembatani ruang kelas dan komunitas di dunia nyata. Dalam bahasan selanjutnya penyampaian konten kreatif digital dengan tujuan dan langkah sistematis disebut dengan Digital Storytelling. Digital Storytelling (DST), bukan hanya memindahkan seni mendongeng ke dalam format multimedia yang berisi gambar, teks suara (narasi dan music) serta video dengan menggunakan program aplikasi komputer. DST memiliki beberapa elemen,dan tahapan dengan tujuan edukasi merupakan suatu strategi membangkitkan minat, dan semangat belajar sebagai proses lifelong learning education. DST disusun agar memiliki kesan yang mendalam dengan melibatkan faktor emosional sehingga meningkatkan daya ingat siswa, Penerapannya pada kegiatan belajar mengajar di prodi Pendidikan Teknik informatika FKIP UMS (domain scope materi IPA setingkat SMP) memberi kesempatan kepada siswa untuk menerapkan keterampilan abad ke-21. Pada akhir presentasi penyajian selain menunjukkan hasil karya, juga dibahas mengenai log activity tiap anggota kelompok dan dokumentasi lain sebagai proses penilaian. Kendala yang seringkali muncul adalah pada penggunaan tools aplikasi komputer yang sebenarnya teknis dan tidak terlalu berpengaruh. Seseorang yang terampil menerapkan tahapan dalam pembuatan media pembelajaran dalam bentuk DST, diharapkan mampu membuat konten kreatif yang berkualitas.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherProsiding Seminar Nasional Pendidikan Berkemajuan dan Menggembirakan (The Progressive & Fun Education Seminar) ke -2in_ID
dc.titleBerkreasi Dengan Digital Storytelling Sebagai Alternatif Strategi Pembelajaranin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record