• Login
    View Item 
    •   Home
    • Proceedings
    • Prosiding Seminar Nasional Psikologi UMS
    • Seminar Nasional Psikologi UMS 2013
    • View Item
    •   Home
    • Proceedings
    • Prosiding Seminar Nasional Psikologi UMS
    • Seminar Nasional Psikologi UMS 2013
    • View Item
    JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

    Studi Kasus Pembangunan Karakter pada Anak Melalui Pendidikan Ekstra Kurikuler

    Thumbnail
    View/Open
    Full Text (234.2Kb)
    Date
    2013-06-01
    Author
    Shinta, Arundati
    Metadata
    Show full item record
    Abstract
    Abstraksi. Karakter kuat seperti tekun, disiplin, jujur, bersedia menjaga kebugaran fisik secara rutin, peduli pada sesama, kutu buku, bersedia menerima tantangan yang menengah sifatnya, adalah karakter dambaan hampir semua anak dan orangtua. Karakter itu sebenarnya adalah hasil belajar semenjak anak berusia dini, dan dilakukan tiada henti dengan menggunakan pendidikan ekstra kurikuler. Dibanding pendidikan akademik, pendidikan ekstra kurikuler, sayangnya, jarang diperhatikan oleh orangtua. Berdasarkan teori kognitif sosial, orangtua dituntut untuk menampilkan kebiasaan yang bisa menjadi suri tauladan bagi lingkungan sosialnya, reliabel, dan bersedia menemani seluruh kegiatan ekstra kurikuler anaknya. Pendidikan karakter ini sumbernya adalah program IAYP (International Award for Young People) yang pusatnya di Inggris dan dipimpin oleh HRH The Duke of Edinburg dan Kurt Hahn adalah pencetusnya. Program ini terdiri dari 4 kegiatan yaitu fisik, ketrampilan, pelayanan masyarakat, dan petualangan. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk menjelaskan tentang kegiatan ekstra kurikuler yang dilakukan anak semenjak usia 2-20 tahun. (2) Untuk menjelaskan tentang peranan orangtua dan sekolah dalam memperlancar kegiatan ekstra kurikuler anak. Hasil pendidikan kegiatan ekstra kurikuler ini adalah anak terlibat dalam 57 kali lomba melukis (memenangkan 24 penghargaan), 27 kali pertandingan taekwondo (memenangkan 22 penghargaan), 1 kali penghargaan karakter, dan 3 kali kegiatan akademis (lomba menulis dan lomba matematika). Hal krusial dari penelitian ini adalah orangtua dan guru hendaknya tidak dibutakan oleh medali-medali itu, tetapi hal yang jadi fokus perhatian adalah proses mendapatkan medali. Proses mendapatkan medali pada hakekatnya adalah pendidikan karakter.
    URI
    http://hdl.handle.net/11617/3953
    Collections
    • Seminar Nasional Psikologi UMS 2013

    DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV
     

     

    Browse

    Publikasi IlmiahCommunities & CollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

    My Account

    Login

    DSpace software copyright © 2002-2016  DuraSpace
    Contact Us | Send Feedback
    Theme by 
    Atmire NV