<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Fakultas Hukum</title>
<link href="http://hdl.handle.net/11617/8350" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://hdl.handle.net/11617/8350</id>
<updated>2026-03-06T12:15:17Z</updated>
<dc:date>2026-03-06T12:15:17Z</dc:date>
<entry>
<title>Hukum dan Perbankan Syariah: Dinamika, Konstruksi Paradigma Pembaharuan Hukum Islam di Indonesia</title>
<link href="http://hdl.handle.net/11617/11867" rel="alternate"/>
<author>
<name>Septyanun, Nurjannah</name>
</author>
<author>
<name>Dimyati, Khudzaifah</name>
</author>
<author>
<name>Setiaji, Bambang</name>
</author>
<author>
<name>Basri, Muh. Mu'inudinillah</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/11617/11867</id>
<updated>2020-02-06T17:46:05Z</updated>
<published>2020-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hukum dan Perbankan Syariah: Dinamika, Konstruksi Paradigma Pembaharuan Hukum Islam di Indonesia
Septyanun, Nurjannah; Dimyati, Khudzaifah; Setiaji, Bambang; Basri, Muh. Mu'inudinillah
Negara Indonesia adalah negara hukum berdasarkan ketentuan&#13;
pasal 1 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia&#13;
Tahun 1945 amandemen keempat. Selanjutnya, pada ketentuan&#13;
Pasal 28E ayat (1), bahwa: “Setiap orang berhak memeluk agama dan&#13;
beribadat menurut agamanya,.....”. Ayat (2) bahwa: “Setiap orang berhak&#13;
atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan fikiran dan sikap,&#13;
sesuai dengan hati nuraninya”. Dipertegas kembali dalam pasal 29 ayat&#13;
(1) dan (2), bahwa: “Negara berdasar atas ke-Tuhanan Yang Maha Esa”&#13;
dan “Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk&#13;
agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agama dan&#13;
kepercayaannya itu”.1 Norma hukum positif sebagaimana tertuang di&#13;
dalam ketentuan UUD 1945 di atas, menjadi rujukan utama bagi&#13;
ketentuan perundang-undangan di bawahnya termasuk kompilasi&#13;
hukum ekonomi syariah dan perbankan syariah.
</summary>
<dc:date>2020-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hukum dan Illegal Logging: Penyelesaian Illegal Logging berbasis Kearifan Lokal Pati Ongong di Kabupaten Sumbawa</title>
<link href="http://hdl.handle.net/11617/11866" rel="alternate"/>
<author>
<name>Harun, Rina Rohayu</name>
</author>
<author>
<name>Absori, A</name>
</author>
<author>
<name>Harun, H</name>
</author>
<author>
<name>Surbakti, Natangsa</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/11617/11866</id>
<updated>2020-02-06T17:46:04Z</updated>
<published>2020-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hukum dan Illegal Logging: Penyelesaian Illegal Logging berbasis Kearifan Lokal Pati Ongong di Kabupaten Sumbawa
Harun, Rina Rohayu; Absori, A; Harun, H; Surbakti, Natangsa
Usaha pembaharuan hukum tak kunjung mencapai tujuannya&#13;
karena tak lepas dari adanya kepentingan yang memboncenginya.&#13;
Terpuruknya keberadaan hukum di berbagai negara (termasuk&#13;
Indonesia) berkaitan dengan kultur dan kondisi politik suatu&#13;
negara. Produk hukum dan penegakannya amat dipengaruhi&#13;
kepentingan politik. Arah kerja hukum tak dapat dipisahkan dari&#13;
politik, hukum bekerja sebagai agenda politik atau setidak-tidaknya&#13;
menyembunyikan agenda politik.&#13;
Penelitian ini berawal dari fenomena kerusakan hutan yang&#13;
sangat parah yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, khususnya&#13;
di Kabupaten Sumbawa yang akan dijadikan lokasi dalam penelitian&#13;
ini.
</summary>
<dc:date>2020-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Hukum Pidana Dasar-Dasar Hukum Pidana Berdasarkan KUHP dan RUU KUHP</title>
<link href="http://hdl.handle.net/11617/11285" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sudaryono, S</name>
</author>
<author>
<name>Surbakti, Natangsa</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/11617/11285</id>
<updated>2019-08-06T17:46:08Z</updated>
<published>2017-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Hukum Pidana Dasar-Dasar Hukum Pidana Berdasarkan KUHP dan RUU KUHP
Sudaryono, S; Surbakti, Natangsa
</summary>
<dc:date>2017-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pemberdayaan Etika Bisnis sebagai Penyeimbang dalam Menghadapi MEA 2015</title>
<link href="http://hdl.handle.net/11617/10663" rel="alternate"/>
<author>
<name>Enggarani, Nuria Siswi</name>
</author>
<id>http://hdl.handle.net/11617/10663</id>
<updated>2019-03-28T17:45:59Z</updated>
<published>2015-01-01T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pemberdayaan Etika Bisnis sebagai Penyeimbang dalam Menghadapi MEA 2015
Enggarani, Nuria Siswi
</summary>
<dc:date>2015-01-01T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
