Show simple item record

dc.contributor.authorRahayu, Umi Budi
dc.contributor.authorRustiana, Yoni
dc.date.accessioned2012-04-25T05:14:39Z
dc.date.available2012-04-25T05:14:39Z
dc.date.issued2011
dc.identifier.citationAdmin, 2010, Belajar Teknik Memori Super Mampu Melejitkan Kemampuan Otak. Bear, M.E,. Connorss, B., & Paradisco, M., 1996, Neuroscience : Exploring the Brain, Philadelphia. Dennison, 2004, Braingym untuk Bisnis, Interaksara Batam Center, Batam. Ethel, Sloane, 2003, Anatomi dan Fisiologi, Alih bahasa James Veldman, EGC, Jakarta. Feigin, V., 2006, Stroke, PT Buana Ilmu Populer, Jakarta. Kandell, E., 1995, Cellular Mechanisms of Learning and Memory, Essentials of Neural Science and Behavior, eds Kandel, E., Schwartz, J.H., Jessell, T.M., pp:667-699, Appleton & Lange, Stamford, Connecticut USA. Kisner, Caroline, 1990, Therapeutik Exercise, FA Davis Company, Philadhelpia. Pratiknya, A.W, 2001, Dasar-Dasar Metodologi Penelitian Kedokteran dan Kesehatan, PT Graja Grafindo Persada, Jakarta Pratiwi, A Purnomo, S.W. Maliya,A, 2008. Poster Presentation International Confrence On Health and The Chongis World to be held on November 10-13, Bangkok, Thailand. Rahayu, Umi B, 2007, Pengaruh Kurkumin dalam mengatasi gangguan memori akibat stres kronik, jumlah dan morfologi astrosit, Sekolah Paska Sarjana UGM, Yogyakarta. Richardo E. J, 2010, Archives of General Psychiatry, Carver College of Medicine, Amerika Serikat. Susanto, Edi, 2010, Official Buzan Licensed Instructor Maping, BLI. Wiyono, N., 2006, Pengaruh Stres Kronik terhadap Memori Kerja, Jumlah Astrosit dan Neuron Piramidal dan Tebal Lamina Piramidalis CA I Hippocampus pada Tikus, Tesis, Sekolah Pascasarjana Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.en_US
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/1016
dc.descriptionReguler Kompetitifen_US
dc.description.abstractGangguan memori merupakan salah satu gangguan kognitif yang vital, yang sering kali menjadi masalah bagi penderita paska stroke, sehingga tidak jarang justru akan membuat pasien menjadi tambah stres. Upaya untuk mengatasi/memulihkan gangguan memori ini menjadi suatu kebutuhan yang perlu diperhatikan. Salah satu untuk mengatasi ini adalah aktifasi otak paska stroke untuk menyempurnakan proses regenerasi saraf di otak. Model aktifasi yang digunakan adalah paduan antara breathing exercise untuk mencapai relaksasi maksimal, latihan harmonisasi dengan memo brain exercise. Penelitian dilakukan di Bangsal Saraf dan Poliklinik Fisioterapi RSUD Dr. Moewardi Surakarta mulai bulan Mei sampai Agustus 2011. Tujuan penelitian adalah untuk mengujicobakan paduan model aktifasi otak ini dan memodifikasi bila diperlukan serta melakukan test memori untuk pasien kelompok perlakuan maupun kelompok kontrol. Hasil dari penelitian ini adalah terbentuk suatu model aktifasi otak yang merupakan perpaduan antara breathing exercise, latihan harmonisasi dan memory brain exercise. Sedangkan hasil analisis menunjukkan ada pengaruh pemberian aktifasi otak untuk kelompok perlakuan dan tidak ada pengaruh pemberian aktifasi otak untuk kelompok kontrol.en_US
dc.description.sponsorshipUMSen_US
dc.publisherlppmumsen_US
dc.subjectaktifasi otaken_US
dc.subjectbreathing exerciseen_US
dc.subjectlatihan harmonisasien_US
dc.subjectmemory brain exerciseen_US
dc.titleAKTIFASI OTAK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMORI PASKA STROKEen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record