Show simple item record

dc.contributor.authorTinungki, Georgina Maria
dc.date.accessioned2018-08-01T03:58:10Z
dc.date.available2018-08-01T03:58:10Z
dc.date.issued2018-03
dc.identifier.citationAnthony,G & Margaret,W. 2009. Characteristics of effective teaching of mathematics: A View from the West,Journal of Mathematics Education Vol. 2, No. 2Massey University, New Zealand. Creswell, John W. 2010. Research design pendekatan kualitatif kuantitatif, dan mixed .Yogyakarta : Pustaka Pelajar Fast, L. A. Lewis, J., Bryant, M.J., Bocian, K.A., Cardullo, R.A., Rettig, M., & Hammond, K.A. 2010. Does math self-efficacy mediate the effect of the perceived classroom environment on standardized math test performance? Journal of Education Psychology, 102(3): 729-740. Kamal Heidari Soureshjani, Noushin Naseri. 2011. An investigation into the relationship between self-esteem, proficiency level, and the reading ability of iranian efl language learners. Journal of Language Teaching and Research, Vol 2, No 6 (2011), 1312-1319, Nov 2011. doi:10.4304/jltr.2.6.1312-1319. Khairani, 2011. The Development and construct validation of the mathematics proficiency test for 14-years-old students. Asia Pasific Journal of Educator and Education. Vol 26 No. 1, 33-50. Kilpatrick, J., Swafford, J., & Findell, B. (Eds.). 2001. Adding it up: helping children learn mathematics. Washington, DC: National Academy Press. Tinungki, G.M., 2014. Pengembangan skala self-proficiency mahasiswa berdasarkan model pembelajaran kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI). Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika. Universitas Muhammadiyah Prof Dr. Hamka. Walpole, Ronald E. 1995. Pengantar statistika. Penerjemah: Ir. Bambang Sumantri. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. Widjajanti, D, B. 2011. Mengembangkan kecakapan matematis mahasiswa calon guru matematika melalui strategi perkuliahan kolaboratif berbasis Masalah.Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA, Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta.id_ID
dc.identifier.issn2502-6526
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/10229
dc.description.abstractTeori Peluang adalah salah satu dari beberapa mata kuliah, yang wajib untuk diajarkan pada program studi Statistika Departemen Matematika. Kenyataannya, terlihat bahwa mata kuliah Teori Peluang bagi sebagian mahasiswa masih dianggap sulit dan membutuhkan pemahaman matematika tingkat tinggi, sehingga mahasiswa sering kurang yakin bahwa dirinya mampu untuk menyelesaikannya. Kuat duagaan hal ini disebabkan dari karakteristik mata kuliah Teori Peluang yang membutuhkan pemahaman Statistik Dasar yang kompleks. Dalam mengatasi adanya mahasiswa yang sering kurang yakin bahwa dirinya mampu untuk menyelesaikan tugas-tugas mata kuliah Teori Peluang, adalah dengan meningkatkan keyakinan diri mahasiswa. Keyakinan diri adalah suatu sikap atau perasaan yakin atas kemampuan diri sendiri. Suatu keyakinan seseorang terhadap segala aspek kelebihan yang dimilikinya dan keyakinan tersebut membuatnya mampu untuk mencapai berbagai tujuan di dalam hidupnya. Salah satu kemampuan yang terkait dengan ranah afektif di antaranya adalah self proficiency yang merupakan salah satu komponen dari kemandirian belajar (self-regulated learning). Self proficiency merupakan kecakapan diri seseorang yang berpengaruh terhadap tindakan, keyakinan diri, maupun upaya, serta ketekunan, dan fleksibilitas dalam perbedaan terkait realisasi dari tujuan individu. Terlihat bahwa dengan meningkatnya self proficiency mahasiswa maka mahasiswa akan yakin bahwa dirinya mampu menyelesaikan tugas-tugas mata kuliah Teori Peluang, berdasarkan indikator statistika.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProsiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya (KNPMP) III 2018id_ID
dc.titleMeningkatkan Keyakinan Diri Mahasiswa Menyelesaikan Tugas-tugas pada Mata Kuliah Teori Peluangid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record