Show simple item record

dc.contributor.authorSulianto, Joko
dc.contributor.authorCintang, Nyai
dc.contributor.authorAzizah, Mira
dc.date.accessioned2019-01-09T07:08:00Z
dc.date.available2019-01-09T07:08:00Z
dc.date.issued2018-12
dc.identifier.citationAfrizon, R., Ratnawulan, & Fauzi, A. (2012) “Peningkatan Perilaku Berkarakter Dan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Kelas IX MTs N Model Padang Pada Mata Pelajaran Ipa-Fisika Menggunakan Model Problem Based Instruction”. Jurnal Penelitian Pembelajaran Fisika, 1: 1-16. Arends, L. R., (2008). Learning to Teach. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Cahyo, A. N. 2(013). Panduan Aplikasi Teori- Teori Belajar Mengajar Teraktual dan Terpopuler. Yogyakarta: Diva Press. Ennis, R.H. (2011). The Nature of Critical Thinking: An Outline of Critical Thinking Dispositions and Abilities. http://faculty.education.illinois.edu/rh ennis/documents/TheNatureofCritical Thinking_51711_000.pdf. (Diakses 20 April 2018) Erdogan, T., & Akkaya, S.C. (2009). “The Effect of the Van Hiele Model Based Instruction on the Creative Thinking Levels of 6th Grade Primary School Students”. Educational Sciences: Theory & Practice. 9 (1), 181-194. Etherington, M. B., (2011). “Investigative Primary Science: A Problem-based Learning Approach”. Australian Journal of Teacher Education, 36 (9): 53- 74. Facione, A. P.. Critical Thinking: What It Is and Why It Counts ; http://www.insightassessment.com/t.html. Diakses tanggal 20 Agustus 2018. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2015). Panduan Penilaian Untuk Sekolah Dasar. Jakarta : Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Materi Pelatihan Guru Implementasi Kurikulum 2013 Tahun Ajaran 2013/2014. Jakarta: Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Kebudayaan dan Penjamin Mutu Pendidikan. Kusmanto, H. (2014). “Pengaruh Berpikir Kristis Terhadap Kemampuan Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika (Studi Kasus Di Kelas VII SMP Wahid Hasyim Moga)”. EduMa, 3 (1): 92-106. Susanto, A. (2013). Teori Belajar dan Pembelajaran di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenada Media Group. Wardhani, S. (2008). Pembelajaran dan Penilaian Aspek Pemahaman Konsep, Penalaran dan Komunikasi, Pemecahan Masalah. Yogyakarta : Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Matematika. Wulandari, N., Sjarkawi, & Damris. (2011). “Pengaruh Problem Based Learning Dan Kemampuan Berpikir Kritis Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa “. Jurnal Tekno Pedagogi, 1 (1): 14-24. Yuwono, A. (2016). “Problem Solving dalam Pembelajaran Matematika”. Jurnal Pendidikan Matematika. 4 (1): 143-156.id_ID
dc.identifier.isbn978-602-70471-3-6
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/10572
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh HOTS pada aspek kemampuan berpikir kritis terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa kelas V sekolah dasar pilot project kurikulum 2013 di kota Semarang. Higher Order Thinking Skills (HOTS) terdiri dari kemampuan berpikir kritis, kemampuan berpikir kreatif, dan kemampuan pemecahan masalah. Desain penelitian menggunakan penelitian korelasi-regresi yang bertujuan untuk mengungkap hubungan antara keterapilan berpikir kritis sebagai faktor yang mempengaruhi kemampuan pemecahan masalah siswa. Data penelitian diperoleh dari hasil tes berbasis Problem Based Learning (PBL) pada 106 siswa kelas V pada mata pelajaran matematka di 4 (empat) sampel sekolah dasar pilot project kurikulum 2013 di Kota Semarang. Variabel kemampuan berpikir kritis sebagai variabel independen (X) dengan rata-rata 15,21 kategori sangat tinggi dan kemampuan pemecahan sebagai variabel dependen (Y) dengan rata-rata 13,21 kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan hubungan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis dan kemampuan pemecahan masalah sebesar 90,75% dan masih ada pengaruh variabel lain dari berpikir kritis sebesar 9,25%. Nilai konstanta sebesar 1,506 menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah akan menurun jika siswa tidak memiliki kemampuan berpikir kritis dengan hubungan searah. Berdasarkan temun penelitian maka sebaiknya jika guru ingin meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematika, guru juga harus meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherSeminar Nasional Pendidikan 2018id_ID
dc.subjectkritisid_ID
dc.subjectpemecahan masalahid_ID
dc.subjectmatematikaid_ID
dc.subjectHOTSid_ID
dc.titleAnalisis Korelasi dan Regresi Berpikir Kritis terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa SD Kota Semarangid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record