Show simple item record

dc.contributor.authorWahrudin, Bambang
dc.date.accessioned2019-01-30T02:24:25Z
dc.date.available2019-01-30T02:24:25Z
dc.date.issued2018-12
dc.identifier.citationAbdurrahman, Jamal, Parenting Rasulullah, Jogjakarta: PT. Pustaka Rama. Biyanto, (2012). Mewujudkan Pendidikan Unggul, Surabaya: Hikmah Press. Darmadji, Ahmad, (2014). Ranah Afektif Dalam Evaluasi Pendidikan Agama Islam, Penting Tapi Sering Terabaikan. Jurnal EL-TARBAWI VOL. 7 NO.1 Universitas Islam Indonesia Jakarta. Fattah, Abdul Abu Ghuddah, (2018). Muhammad Sang Guru, Jakarta: Penerbit Akses. Husaini Usman dan Purnomo Setiady Akbar, (2000). Metodologi Penelitian Sosial, Jakarta : Bumi Aksara Jaja Suteja, (2017). Model-Model Pembelajaran Dalam Kurikulum Berbasis Kompetensi KKNI Di Perguruan Tinggi (Perubahan dari Teacher Centered Learning ke Arah Student Centered Learning). Jurnal Edueksos Volume VI No 1, IAIN Syekh Nurjati Cirebon. Muhaimin dkk., (2008). Paradigma Pendidikan Islam Upaya Mengefektifkan Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Musbikin, Imam. (2014). Manfaat Shalat Dhuhur Bagi Etos Kerja, Jogjakarta: Sabil. Muslim, Ahmad Buchori, (2016). Model Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Perguruan Tinggi, Tesis UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Purwanto, Agus, (2015). Ayat-ayat Semesta, sisi-sisi Al Qur’an yang terlupakan, Bandung: PT. Mizan Pustaka. Sastramayani & Sabdah, (2016). Pendidikan Agama Islam Di Perguruan Tinggi Umum: Studi Kasus Di Universitas Lakidende. Jurnal Shautut Tarbiyah, Ed. Ke-35Th. XXII. Tafsir, Ahmad, (2013). Ilmu Pendidikan Islam. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya. Yatim, Badri, (1997). Sejarah Peradaban Barat, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.id_ID
dc.identifier.isbn978-602-361-188-1
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/10598
dc.description.abstractAl-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) merupakan kelompok matakuliah wajib di perguruan tinggi Muhammadiyah/Aisyiyah. AIK merupakan matakuliah yang sangat strategis dalam mencapai tujuan pendidikan nasional untuk membentuk karakter mahasiswa yang beriman dan berilmu pengetahuan. Praktik pembelajaran di perguruan tinggi lebih di dominasi pembelajaran kognitif dan kurang pada aspek afektif dan psikomotrik, padahal mahasiswa berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan kemampuan pengamalan agama Islam. Oleh karena itu, pengembangan pembelajaran Afektif dan Psikomotorik AIK melalui model pembelajaran terintegrasi (integrated model) yang diterapkan di Universitas Muhammadiyah Ponorogo dalam bentuk kegiatan praktik shalat dhuha berjamaah dan tilawah Al Qur’an, shalat dhuhur berjamaah, sedekah berjamaah, pengajian Ahad Pagi Al Manar, Observasi Amal Usaha Muhammadiyah, dan penugasan internalisasi Islam dalam Ilmu Pengetahuan diharapkan mampu menjadi penyeimbang tujuan pendidikan antara kognitif, afektif dan psikomotorik mahasiswa.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherSeminar Nasional Al-Islam dan Kemuhammadiyahanid_ID
dc.subjectAIKid_ID
dc.subjectPerguruan Tinggiid_ID
dc.subjectPembelajaranid_ID
dc.subjectIntegrated Modelid_ID
dc.titleModel Pembelajaran Afektif dan Psikomotorik Al-Islam dan Kemuhammadiyahan; Studi Kasus di Universitas Muhammadiyah Ponorogoid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record