Show simple item record

dc.contributor.authorSugianto, S
dc.date.accessioned2019-08-01T04:39:13Z
dc.date.available2019-08-01T04:39:13Z
dc.date.issued2019-04
dc.identifier.citationBungin Burhan. 2007. Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, danIlmu Sosial Lainnya. Kencana Prenada Media Group. Jakarta Mardikanto, Totoket.all. 2013. Pemberdayaan Masyarakat, Alfabeta, Bandung. Peter, Hagul. 1985. Pembangunan Desa dan Lembaga Swadaya Masyarakat, CV Rajawali, Jakarta. https://nasional.kompas.com/read/2014/05/21/0754454/.Nawa.Cita.9.Agenda.Prioritas.Jokowi- JK.Poin 3 www.indonesiacayo.com. Diunduh pada tanggal 5 Oktober 2017 Pukul 19.30 www.kompasiana.com. Diunduh pada tanggal 5 Oktober 2017 Pukul 19.35 Repository.upi.edu diunduh pada tanggal 5 Oktober 2017 Pukul 19.43 http://kedesa.id diunduh pada tanggal 5 Oktober 21.30 http://www.presidenri.go.iddiunduh pada tanggal 5 Oktober 06.30id_ID
dc.identifier.isbn978-602-361-217-8
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/11275
dc.description.abstractPembangunan pedesaan adalah bagian integral dari pembangunan daerah dan pembangunan nasional sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Pelaksanaan program pembangunan pedesaan ini sangat penting dalam konteks pembangunan nasional karena wilayah pedesaan menempati porsi terbesar di seluruh Negara. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tata kelola anggaran desa yang bersumber APBN dalam rangka mewujudkan pembangunan masyarakat pinggiran berbasis pemerataan pembangunan pedesaan dalam perspektif Nawa Cita dan peran pemerintah desa dalam menjalankan program Nawa Cita tentang pembangunan masyarakat pinggiran terhadap pengelolaan anggaran pemerintahan desa berbasis kepentingan rakyat dalam rangka mewujudkan pemerataan pembangunan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, menginvestigasi dan memahami fenomenasepertiapa yang terjadi mengapa terjadi dan bagaimana terjadinya, sekaligus memahami suatu situasi social, peristiwa, peraninteraksi. Pengumpulan data dengan melaksanakan tanya jawab langsungdengan responden yaitu Kepala Dinas BPMPD Kabupaten Cirebon, Kepala Dinas BPMPD Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas BPMPD Kabupaten Majalengka, Kepala Dinas BPMPD Kabupaten Indramayu, dan seluruh Kepala Desa Se-Wialayah Cirebon, Indramayu, Majalengka, dan Kuningan. Serta data-data yang diperoleh dari dokumen-dokumen yang ada di Kabupaten, Kecamatan, Desa. Hasil dari penelitian ini adalah Desa sebagai garda terdepan pembangunan mempunyai peran yang strategis dalam menyukseskan program nawacita. Pengelolaan anggaran desa berdasarkan asas transparan, akuntabel, partisipatif, efisien, efektif, tertib dan disiplin anggaran dengan memperhatikan asas keadilan, kepatutan dan manfaat bagi masyarakat desa.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProsiding Seminar Nasional & Call for Papers Hukum dan Industriid_ID
dc.titleTata Kelola Anggaran Desa Bersumber APBN dalam Rangka Mewujudkan Pembangunan Masyarakat Pinggiran berbasis Pemerataan Pembangunan Pedesaan dalam Perspektif Nawa Cita (Studi Kasus di Wilayah Ciayumajakuning)id_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record