Show simple item record

dc.contributor.authorSuranto, S
dc.contributor.authorPratiwi, Adcharina
dc.date.accessioned2020-04-25T03:04:04Z
dc.date.available2020-04-25T03:04:04Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.citationAlma, Bukhori., 2011, Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa, Bandung, AlFabeth. Ambarwati, Maylinda, 2013, Studi Kerajinan Tenun Ikat Sarung Goyor Bapak Sudarto Di Desa Kenteng Twangsari Sukoharjo, Jurnal FKIP, Vol 03, No 2, UNS, Surakarta, Anshori, Mohamad Yusak, 2011, “Pengaruh Orientasi Pasar, Intelectual Capital, dan Orientasi Pembelajaran terhadap Inovasi Studi Kasus pada Industri Hotel di Jawa Timur”, Jurnal Manajemen Bisnis, Vol. 3, No. 3, hh. 311-320. Arikunto, Suharsimi, 1997, Prosedur penelitian suatu pendekatan praktek, PT Rineka Cipta, Jakarta. Bernard, T Wijaya, 2009, Life Style Marketing, Paradigma Baru pemasaran Bisnis Jasa, Gramedia Pustaka Utama, Jakarta. Creswell, 2012, Mixed Methods Research in Sport Marketing, International Journal of Multiple Research Approachs, Vol 09, September 2012. Daryono & Wahyudi, 2008, “Analisis Kompetensi Produk Unggulan Daerah Pada Batik Tulis dan Cap Solo di Dati II Kota Surakarta”, Jurnal Eko-nomi Pembangunan, Vol. 9, No. 2, hh. 184– 197. Dominici, Gandolfo, 2009, “From Marketing Mix to E-marketing mix: a literature overview and classification”, International Journal of Research, Vol. 4, No. 8, Agustus. Fathonah,Siti., Setyawati, Sri Murni., dan Monica Rosiana, 2015, “Inovasi Dan Keunggulan Kompetitif Sebagai Variabel Mediasi Pengaruh Orientasi Pasar Terhadap Kinerja Bisnis (studi empiris pada Usaha Kecil dan Menengah di Purwokerto)”, Jurnal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman, Vol. 5, No. 1, hh. 1-18. Ferdinand, Augusty, 2000, Manajemen Pemasaran: Sebuah Pendekatan Strategik, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. Ghozali, Imam, 2011, Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19, Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. Gray et al, 1999, “Corporate Social and Environmental Reporting A Review of The Literature And A Longitudinal Study of UK Disclousure”, Accounting, Auditing and Acoountability Journal Vol. 8, No. 2, hh. 47-77. Isoratie,Margarita, 2016, “Marketing Mix Theorical Aspects”, International Journal of Research, Vol. 4, No. 6, hh. 25-37. Kartika, D,S 2004, Seni Rupa Modern, Rekayasa Sains, Bandung Kartiwa, S, 1986, Kain Songket Indonesia, Djambatan, Jakarta Kolarik, William; J, 1995, Creating Quality, McGrawhill, Singapure, Kotler, Philip,,2005, Manajemen Pemasaran (Terjemahan), Edisi Milenium, PT Indeks, Jakarta. Meilani & Simanjuntak, 2012, “Faktor Yang Mempengaruhi Minat Beli Produk Makanan dan Minuman Usaha Kecil Menengah Kabupaten Tangerang”, Journal Humaniora, Vol. 9, October 2018. Nainggolan, N., P., dan Heryenzus,2018, “Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Beli Konsumen Dalam Membeli Rumah Di Kota Batam”, Journal of Accounting & Management Innovation, Vol.2, No.2, hh.139-155. Narver dan Slater, 1994, “Does Competitive Environment moderate the Market Orientation- Performance Relationship”, Journal of Marketing, Vol. 58, hh. 45-55. Novitasari A.,T., 2017, ”Pengaruh Modal Kerja, Keterampilan Tenaga Kerja, dan Inovasi Terhadap Pertumbuhan Usaha Kecil Batik di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan”, Eco- Socio: Jurnal Ilmu dan Pendidikan Ekonomi-Sosial, Vol. 1, ISSN: 2597-7806. Octavia, Ade, 2015, Model Export Marketing Orientation Produk batik Jambi, Prosiding Seminar Nasional, Jambi. Pinta, Sarah Rum Handayani, 2013, “Empowerment of Female Batik Worker on The Development of Batik Industry in Sragen: Case Study at Wisata Kliwonan Village Subdistric Masaran”, Interrnational Journal of Humanities and Social Science, Vol 3, No 11. Pour, Bahman Saede, Nazari,K., Emami, M., 2013, “The Effect of Marketing Mix in Attaracting Costumer; Case Study of Saderat Bank In Kermanshah Province”, African Joournal of Business Management, Vol. 7 No.34. Pratiwi,Adcharina, Asri Laksmi Riani, M Harisudin, Sarah Rum Handayani Pinta, 2016, “Empowerment of Entrepreneur Batik in Masaran Sragen”, Journal of Scientific and Engineering Reseacrh Vol. 3, No. 06. Rosiviana, Astri, 2017, Kerajinan Sarung Tenun Goyor Kabupaten Pemalang Jawa Tengah. Sari, A.,W., R., Kardoyo, 2018, “Jumlah Produksi Tenun Sarung Goyor di Perkirakan Dari Tenaga Kerja, Modal dan Kemampuan Kewirausahaan”, Economic Education Analysis Journal, Vol. 7, No. 1. Setiawati E., Nursiam, Zulfikar, 2015, ”Pengembangan Komoditas Batik: Determinasi Budaya Ekonomi Dan Perubahan Struktur Kebijakan Terhadap Perkembangan Usaha Ekonomi Lokal (Studi Tentang Pengusaha Batik Laweyan Surakarta)”, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol. 18, ISSN: 1979 – 6471. Silaningsih, E., & Utami, P., 2018, “Pengaruh Marketing Mix Terhadap Minat Beli Konsumen pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Produk Olahan Makanan Ringan”, Jurnal Sosial Humaniora, Vol. 9, No.2, hh. 144-158. Singgih Santoso, 2001, Analisis Multivariat, PT. Alex Mediatindo, Jakarta. Soeparli, dkk, 1973, Teknologi Pertenunan, Institute Teknologi Tekstil. Jakarta. Suranto, 2010, Metode Penelitian, Gyas Press, Semarang. Swastha, D.,B., dan Ibnu Sukotjo, 1993, Pengantar Bisnis Modern, Liberty, Jakarta. Tjiptono, Fandy dan Gregorius Chandra, 2012, Pemasaran Strategik, Andi Offset, Yogyakarta. Tjiptono, Fandy, 2003, Strategi Pemasaran, Andi Offset, Yogyakarta.id_ID
dc.identifier.issn2621-0789
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/11962
dc.description.abstractKain tenun “goyor” merupakan produk hasil industri kreatif, usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dibidang tenun, Kain tenun goyor dikembangkan pada tiga sentra industry tenun goyor yaitu kecamatan Kalijambe, Plupuh dan Miri Kabupaten Sragen, Kain tenun goyor sebagai hasil kerajinan tenun, dibuat secara hand-made melalui alat tenun bukan mesin (ATBM), Tujuan penelitian untuk menghasilkan produk kain tenun (goyor) sesuai keinginan konsumen, produk penjualan berorientasi pasar dan pengembangan model pemasaran melalui marketing mix (produk, harga, promosi, distribusi) terhadap volume penjualan, Penelitian ini bermanfaat sebagai model pengembangan pemasaran, kain tenun goyor yang berorientasi pasar sehingga hasil luaran dijadikan modal/materi dalam pendampingan, penyuluhan, pemberdayaan atau pembimbingan bagi pengusaha kain tenun goyor, Metode pengumpulan data menggunakan metode eksploratori dan metode survey, sampel penelitian 150 orang konsumen pengguna produk kain goyor untuk menjawab atribut conjoint dan marketing mix, Penelitian dilakukan pada bulan agustus-desember 2019, sedangkan sampel pengusaha sejumlah 9 orang hal ini untuk menjawab variabel volume penjualan, Metode analisis data menggunakan analisis conjoint untuk mengetahui atribut variabel kain goyor yang diinginkan oleh konsumen dan analisis Structural Equational Modelling (SEM) untuk mengetahui pengaruh pengembangan pemasaran marketing mix terhadap volume penjualan, Hasil penelitian sebagai masukan bagi pengusaha, disimpulkan bahwa produk kain goyor di Sragen Indonesia sangat baik kualitasnya, harga relatife murah, promosi yang dilakukan cukup bagus dan distribusi kain goyor Sragen cukup meluas berdasar rata-rata frekuensi anaisis conjoint, Secara detail menggunakan analisis conjoint, bahwa produk kain goyor diinginkan konsumen memiliki ciri: (1) variabel produk: (a) bahan kain dibuat dari benang rayon; (b) feature bermotif kombinasi modern-tradisional; (c) dicuci tidak luntur; (d) ukuran kain 70 cm x 240 cm; (e) kombinasi warna mencolok; (f) merek dibranding langsung dari pengusaha; (g) dibuat oleh pengusaha terkenal; (h) kualitas bagus dan harga terjangkau; (2) Variabel harga, meliputi: (a) harga jual antara Rp, 250,000,- s/d Rp, 350,000,- per potong; (b) sistem pembayaran cash; (c) pemberian diskon saat pembelian; (d) harga harus sama dari produk sejenis yang dijual di pasaran/toko/online; (3) Variabel promosi, meliputi: (a) diharapkan ada iklan di media sosial/internet dan juga membuat papan nama untuk usaha; (b) dijual di toko/butik dan ditambah tenaga pemasaran; (c) berperan aktif dalam kegiatan event; (d) sering mengikuti kegiatan Corporate Social Responsibility; (e) iklan harus dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan luar negeri; (4) Variabel distribusi, meliputi: (a) dijual dibeberapa toko kain/batik di tiap kabupaten/kota di Indonesia; (b) sebaiknya pengiriman barang tepat waktu pada konsumen; (c) penjualan dapat melalui toko online; (d) produk kain goyor dapat dijual atau dijumpai di toko/outlet luar Kota Sragen, Berdasar analisis marketing mix, terdapat hubungan signifikan model pemasaran marketing mix (produk, harga, promosi dan distribusi) terhadap volume penjualan, Produk memiliki hubungan 0,691, harga 0,695, promosi 0,744 dan distribusi 0,612 terhadap keinginan (harapan) konsumen untuk membeli, Semakin baik promosi, harga terjangkau, kualitas produk, distribusi produk maka semakin baik pula volume penjualan.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherIENACO (Industrial Engineering National Conference) 8 2020id_ID
dc.titleModel Pengembangan Pemasaran Kain Tenun "Goyor" Berorientasi Pasar Berdasar Keinginan Konsumen di Era Industri 4.0 (Sentra Industri Kain Goyor Sragen Indonesia)id_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record