Show simple item record

dc.contributor.authorAsmanto, Pridita Sekarayu Putri
dc.contributor.authorArsandrie, Yayi
dc.date.accessioned2020-08-10T03:53:35Z
dc.date.available2020-08-10T03:53:35Z
dc.date.issued2020
dc.identifier.citationDepnaker. 1996. Himpunan Peraturan Perundang- Undangan Ketenaga Kerjaan. Jakarta: Depnaker. Dewanty, R. A. & Sudarmaji. 2015. Analisis Dampak Intensitas Kebisingan Terhadap Gangguan Pendengaran Petugas Laundry. Departemen Kesehatan Lingkungan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga. Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol. 8, No. 2 Juli 2015: 229–237 Doelle, L. L. 1985. Akustik Lingkungan. Terjemahan oleh Lea Prasetio. Jakarta : Erlangga. Ervianto, I. W. 2005. Manajemen Proyek Konstruksi Edisi Revisi. Yogyakarta: Andi. Hakim, R. 2010. Pengaruh Kebisingan Konstruksi Gedung Terhadap Kenyamanan Pekerja Dan Masyarakat. https://rachman.blog.uns.ac.id/. Handoko, J. P. (2010). Pengendalian Kebisingan pada Fasilitas Pendidikan Studi Kasus Gedung Sekolah Pascasarjana UGM Yogyakarta . Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan Volu me 2, Nomor 1, Januari 2010, Halaman 32‐ 42. Hidayat, S. 2003. Kenyamanan Audio Pada Ruang Kuliah Dengan Kasus Ruang Kuliah Klasikal Ukuran Sedang Di Lingkungan UII. Yogyakarta: Fakultas Teknik Sipil dan Perancangan Jurusan Teknik Arsitektur Universitas Islam Indonesia. https://dspace.uii.ac.id. Paul A. Bell, T. C. (2001). Environmental Psychology. New York: Harcourt College Publisher. Kaharuddin & Kusumawanto, A. 2011. Rekayasa Matarial Akustik Ruang DalamDesain Bangunan Studi Kasus : Rumah Tinggal Sekitar Bandara Adisutjipto Yogyakarta. Forum Teknik Vol. 34 No. 1, Januari 2011. KepMen LH Nomor 48 Tahun 1996. 1996. Baku Tingkat Kebisingan. Kementerian Lingkungan Hidup. Jakarta. Rosmolen, M. 2018. Pengenalan Akustik Bangunan. www.konsultasi-akustik.com. Soeharto, I. 1999. Manajemen Proyek dari Konseptual Sampai Operasional. Jakarta: Erlangga.id_ID
dc.identifier.issn2721-8686
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/12098
dc.description.abstractPembangunan di kota Solo sangat pesat antara lain hotel, mall dan gedung bertingkat lainnya yang didirikan di Solo. Proses dalam mendirikan sebuah bangunan harus dilakukannya kajian AMDAL terlebih dahulu, karena untuk mengurangi dampak negatif yang dihasilkan dari operasional kegiatan terutama yang harus diperhatikan adalah masalah kebisingan. Fokus penelitian ini adalah menganalisis tingkat bunyi dan evaluasi subjektif kenyamanan bunyi oleh warga sekitar yang tinggal di lingkungan permukiman dekat pembangunan proyek Hotel Acacia Solo. Penelitian menggunakan metode kualitatif yaitu membagikan kuesioner kepada warga setempat dan mengajukan sedikit wawancara, dan juga menggunakan metode kuantitaif yaitu melakukan pengukuran tingkat bunyi dengan menggunakan aplikasi Sound Level Meter. Hasil dari pengukuran total intensitas bunyi rata-rata di lingkungan permukiman yaitu 69.93/70 dBA. Hasil dari pengukuran tingkat bunyi tidak sepenuhnya suara yang ditimbulkan dari pembangunan proyek tetapi juga ada pengaruh dari bunyi kendaraan lalu lintas di jalan raya. Hasil kuesioner menunjukkan bahwa warga di lingkungan permukiman tersebut merasa sangat terganggu dengan adanya pembangunan proyek Hotel Acacia Solo apalagi ketika pra konstruksi, tetapi ketika proyek sudah dalam tahap finishing, suara yang ditimbulkan tidak terlalu bising dan mengganggu. Perhitungan porsentase keluhan akibat bising paling tinggi berdasarkan hasil kuesioner pada pilihan sangat terganggu yaitu sebesar 87.5%.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProsiding (SIAR) Seminar Ilmiah Arsitektur 2020id_ID
dc.titleDampak Pembangunan Proyek Hotel Acacia Solo terhadap Kenyamanan Akustik Lingkungan Permukimanid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record