Show simple item record

dc.contributor.authorSugiharto, Resita
dc.contributor.authorSafitri, Cikra Ikhda Nur Hamida
dc.date.accessioned2020-12-14T06:26:29Z
dc.date.available2020-12-14T06:26:29Z
dc.date.issued2020-07
dc.identifier.citationArisanty dan Anita, 2014, Uji Mutu Fisik Sediaan Krim Ekstrak Etanol Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) dengan Variasi Konsentrasi Na. Lauril Sulfat. Media Farmasi Vol. XIV (1). Makassar : Poltekkes Kemenkes Makassar. Hamsidar, H. dan Moo, D. R., 2014, Senyawa Kimia dan Uji Efektifitas Ekstrak Tanaman Kunyit Kuning (Arcangelisia flava L.) dalam Upaya Pengembangan Sebagai Bahan Obat Herbal. Gorontalo : Universitas Negeri Gorontalo. Harini, B.W., R. Dwiastuti, dan L. C. Wijayanti. 2012. Aplikasi Metode Spektrofotometri Visibel Untuk Mengukur Kadar Kurkuminoid Pada Rimpang Kunyit (Curcuma domestica). Prosiding Seminar Nasional Aplikasi Sains & Teknologi (SNAST) Periode III. Universitas Sanata Dharma Yogyakarta. Herborne, J.B., (1987), Metode Fitokimia, Edisi ke dua, ITB, Bandung Hernani, dan Mono, R. 2006. Tanaman Berkhasiat Antioksidan. Jakarta : Penebar Swadaya; P. 8, 18. Januar, A., Kadar Fenolik dan Aktivitas Antioksidan Lima Aksesi Tanaman Kunyit (Curcuma domestica Val.) pada Lokasi Budidaya Kecamatan Nagrak Sukabumi. Bogor : Institut Pertanian Bogor Lachman, L., Lieberman, H.A., And Kanig, J.L., 1994, Teori Dan Praktek Farmasi Industri, Diterjemahkan Oleh Siti Suyatmi, Jilid 2, Edisi III, 1081, Penerbit Universitas Indonesia Press, Jakarta Lea, S.C., Amini, H. W., Putri, A.E., 2019. Skirining Fitokimia Ekstrak Sokhletasi Rimpang Kunyit (Curcuma Longa) Dengan Pelarut Etanol 96%. Jurnal Ilmiah Kesehatan Karya Putra Bangsa. Vol. 1(1). 12-17. Mappa, T., Edi,J,H & Kojong, M., 2013, Formulasi Gel Ekstrak Daun Sasaladahan (Pperomia Pellucida L.) Dan Uji Efektivitasnya Terhadap Luka Bakar Pada Kelinci, Jurnal Ilmiah Farmasi, 2(20), 49-56. Mardikasari, S.A., Mallarangeng, A. N. T. A., Zubaydah, W. O. S., Juswita, E., 2017. Formulasi Dan Uji Stabilitas Lotion Dari Ekstrak Etanol Daun Jambu Biji (Psidium Guajava L.) Sebagai Antioksidan. Kendari: Universitas Halu Oleo. Niluh, Y. A., 2009. Uji Aktivitas Penangkap Radikal Dpph Oleh Analog Kurkumin Monoketon Dan N-Heteroalifatik Monoketon [Skripsi]. Fakultas Farmasi. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pokorny Jn, M Yanishlieva, Gordon. 2001. Antioxidants In Food. Boca Raton Boston New York Washington, Dc: Crc Press. Rowe, R. C., Sheskey, P. J., Quinn, M. E. 2009. Handbook Of Pharmaceutical Excipients Sixth Edition. Sari, D.K., Sugihartini, N., Yuwono,T., 2015, Evaluasi Uji Iritasi Dan Uji Sifat Fisik Sediaan Emulgel Minyak Atsiri Bunga Cengkeh (Syziqium Aromaticum), Pharmaqiana, 5(2) : 115-120. Sulastri, E., Yusriadi, Rahmiyati, D., 2016, Pengaruh Pati Pragelatinasi Beras Hitam Sebagai Bahan Pembentuk Gel Terhadap Mutu Fisik Sediaan Masker Gel Peel Off. Jurnal Pharmascience, Vol. 3 (2) 69 – 79. Palu : Universitas Tadulako. Wahyuningtyas, S. E. P., Permana, D. G. M., Sri Wiadnyani, A. A. I., 2017. Pengaruh Jenis Pelarut Terhadap Kandungan Senyawa Kurkumin dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Val.). Jurnal ITEPA Vol. 6 (2) 61 – 70. Widyasari, A, R. 2008. Karakterisasi dan Uji Antibakteri Senyawa Kimia Fraksi n-Heksana dari kulit Batang Pohon Angsret (Spathoda campanulata Beauv). Skripsi tidak Diterbitkan. Malang : Jurusan Kimia Fakultas MIPA Universitas Brawijaya.id_ID
dc.identifier.issn2685-8770
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/12274
dc.description.abstractKunyit (Curcuma domesticae Val.) merupakan salah satu komoditas tanaman pangan fungsional yang dapat tumbuh dan berkembang di seluruh Indonesia. Kunyit diketahui memiliki kandungan curcumin cukup tinggi sehingga memiliki beberapa efek farmakologi seperti antioksidan. Antioksidan merupakan komponen penting yang digunakan untuk perlindungan tubuh dari sinar ultra violet dan dapat diaplikasikan dalam bentuk lotion. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sediaan lotion ekstrak kunyit dan menguji mutu fisik sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI-16-4399-1996). Metode penelitian ini bersifat eksperimental yang terdiri dari pembuatan simplisia dan ekstraksi menggunakan maserasi dengan pelarut etanol 96%. Formulasi menggunakan ekstrak kunyit dengan konsentrasi 0,8% (F1); 1,6% (F2); 2,4% (F3) serta kontrol basis (F0). Evaluasi karakteristik mutu fisik sediaan lotion meliputi pengamatan organoleptik, pengujian homogenitas, pengukuran daya sebar dan uji pH. Sediaan di evaluasi selama 16 hari yang disimpan pada suhu kamar. Data dianalisis secara deskriptif dan dibandingkan dengan SNI. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketiga formula menghasilkan lotion yang homogen, kental, tekstur halus, tidak berbau, berwarna putih (F0), berwarna orange tua (F1), berwarna orange muda (F2), berwarna kuning (F3). Nilai pH pada F0, F1, F2, F3 berturut turut adalah 7,9; 7,3; 7; 6,7 dan nilai daya sebar pada F0, F1, F2, F3 bertutut turut adalah 1,7; 1,5; 1,7; 1,9. Selama penyimpanan 16 hari, hasil uji organoleptis pada lotion F0, F1, F2 dan F3 tidak mengalami perubahan. Nilai daya sebar dan pH pada lotion F0, F1, F2, F3 mengalami perubahan nilai. Semakin tinggi formulasi maka semakin besar nilai daya sebar, sedangkan nilai pH justru semakin menurun. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu mutu fisik sediaan lotion ekstrak kunyit sesuai dengan SNI, pada penyimpanan 16 hari organoleptis sediaaan tidak terjadi perubahan, pH yang tidak stabil karna terjadi penurunan, dan daya sebar sebar yang tidak stabil karna terjadi peningkatan.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProsiding SNPBS (Seminar Nasional Pendidikan Biologi dan Saintek) Ke-5id_ID
dc.titleFormulasi dan Uji Mutu Fisik Lotion Ekstrak Kunyit (Curcuma domestica Val.)id_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record