Show simple item record

dc.contributor.authorNabila, Annisa Ayu
dc.contributor.authorAisyah, Riandini
dc.contributor.authorSutrisna, EM
dc.contributor.authorDewi, Listiana
dc.date.accessioned2021-09-03T08:34:39Z
dc.date.available2021-09-03T08:34:39Z
dc.date.issued2021-02
dc.identifier.issn2721-2882
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/12677
dc.description.abstractInfeksi kulit akibat Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus yang sering menimbulkan dampak fisik maupun psikis pada remaja adalah jerawat. Daun sirih merah mengandung zat aktif yang memiliki sifat antibakteri. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak daun sirih merah (Piper crocatum Ruiz & Pav.) terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus dengan metode difusi disk. Tiap bakteri dibagi menjadi 7 kelompok, tetrasiklin sebagai kontrol positif, tween 80 sebagai kontrol negatif, ekstrak 3,75%, 7,5%, 15%, 30% dan 60% sebagai kelompok perlakuan. Zona hambat disekitar disk diukur menggunakan jangka sorong. Zona hambat terhadap Staphylococcus epidermidis mulai terbentuk pada konsentrasi 30% dan 60% sebesar 7,78 mm dan 7,30 mm sedangkan terhadap Staphylococcus aureus mulai terbentuk pada konsentrasi 60% sebesar 7,96 mm. Analisis statistik Kruskall Wallis menunjukkan perbedaan yang signifikan dengan nilai p=0,00 pada masing-masing bakteri. Dapat disimpulkan ekstrak daun sirih merah memiliki aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus epidermidis dan Staphylococcus aureus.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProceeding Book National Symposium and Workshop Continuing Medical Education XIVid_ID
dc.titleAKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN SIRIH MERAH (Piper crocatum Ruiz & Pav.) TERHADAP PERTUMBUHAN Staphylococcus epidermidis DAN Staphylococcus aureusid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record