Show simple item record

dc.contributor.authorSutarto, Agung
dc.contributor.authorSriwidodo
dc.date.accessioned2012-06-25T04:40:22Z
dc.date.available2012-06-25T04:40:22Z
dc.date.issued2010-09
dc.identifier.citationAkamatsu. (2003). “Markov Process and Stochastic assignment.” Transportation Research and International Jurnal, Pergamon Press, Great Britain. Departemen Pekerjaan Umum. (2007). Pekerjaan Jalan Lingkar Selatan Solo, Grafika-Press, Jakarta. Directorate General of Highway. (1996). Indonesian Highway Capacity Manual (IHCM), Part I (Urban Road), Jakarta. Directorate General of Highway. (2005). Preparation of an Urban Transportation Plan for Surakarta, Public Work Department, Jakarta. Frazilla R.B. (1998). “Tinjauan Perilaku Pemilihan Rute pada Jaringan Jalan Perkotaan.” Simposium I - Forum Studi Transportasi Perguruan Tinggi, ITB, Bandung. Kanafani, A. (2003). Transportation Demand Analysis, Mc.- Graw-Hill, Inc, University of California, Berkeley. Noroyono, O. (2004). “Aplikasi Model Lintasan Terpendek pada Penentuan Rute.” Media Teknik, No.1 - Tahun XXVI, Edisi April 2004, Fakultas Teknik UGM, Yogyakarta. Ortuzar, J.D and Willumsen, L.G. (1994). Modelling Transport (Second Edition), John Wiley and Suns, Chichester – England.en_US
dc.identifier.issn1411- 8904
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/1696
dc.description.abstractSurakarta adalah kota transit yang memiliki aksesibilitas tinggi, misalnya dari dua kota besar Semarang dan Yogyakarta. Lalu lintas langsung melalui Surakarta dari arah Timur ke arah Barat, dan mempunyai dua ruas jalan koridor. Koridor pertama adalah Jl. Slamet Riyadi – Jl. Katamso – Jl. Sutami. Koridor ini kemudian disebut koridor B. Koridor kedua adalah Jl. Ahmad Yani – Jl. Tentara Pelajar – Jl. Sutami, selanjutnya koridor ini disebut koridor A. Tujuan riset ini adalah untuk melakukan observasi terhadap perilaku pengguna jalan mobil penumpang dengan menggunakan pemodelan pemilihan perjalanan berdasarkan model logit binomial. Dari model ini akan diobservasi proporsi rute melalui koridor B dan A berdasarkan variabel bebas, yaitu perbedaan biaya rute (CB-CA), dan perbedaan waktu rute. Kedua perbedaan diobservasi secara simultan. Observasi dilaksanakan dengan tiga kondisi lalu-lintas, yaitu lalu lintas ke arah Timur, Timur ke Barat, dan lalu lintas campuran. Berdasarkan hasil statistik terlihat bahwa model yang paling representativ adalah model logit binomial dengan menggunakan dua variabel, yaitu biaya operasi kendaraan dan waktu tempuh dari lalu lintas campuran. Nilai koeefisien determinan dari model persamaan variabel bebas biaya perjalanan dan waktu perjalanan adalah r2=0,2279. Studi ini diharapkan dapat bermanfaat untuk perencanaan dan proses pengembangan jaringan jalan arteri dari pandangan pengguna jalan terhadap koridor jalan eksisting.en_US
dc.publisherlppmumsen_US
dc.subjectrute lalu lintasen_US
dc.subjectmobil penumpangen_US
dc.subjectjaringan jalanen_US
dc.subjectbiaya operasi kendaraanen_US
dc.titleANALYSIS TRAFFIC ROUTE CHOICE OF PASSENGER CAR IN SURAKARTAen_US
dc.title.alternativeANALISIS PEMILIHAN RUTE LALU-LINTAS MOBIL PENUMPANG DI KOTA SURAKARTAen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record