Show simple item record

dc.contributor.authorPujiastuti
dc.date.accessioned2013-11-13T22:22:58Z
dc.date.available2013-11-13T22:22:58Z
dc.date.issued2013-03-23
dc.identifier.citationAlmer. E.D., dan E. Kaplan.2000. Myths dan realities of Flexible Work Arrangements. The CPA Journal LXX (4): 14-19. Armstrong, M.1994. Manajemen Sumber Daya Manusia Jakarta: Alex Media Kompetindo As’ad, M. 2003.Psikologi Islami: Seri Sumber Daya Manusia. Yogjakarta;Liberty. Gaspersz,Vincent.2003. Total Quality Manage- ment. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama Handoko, T.H.2001. Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manusia. Yogjakarta: BPFE Press. Hasibuan, M.. 2003. Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta;Bumi Aksara. Hasibuan, M.. 2003.Organisasi dan Motivasi: Dasar Peningkatan Produktivitas. Jakarta; Bumi Aksara. Heiddjrachman dan Husnan, S.2002.Manajemen Personalia.Yogjakarta; BPFE Hooks, K.L., P. Thomas, dan J. L. Higgs. 2000. Changing Environmental Productivity Relationships in Profesional Service Firm. Working Paper, Florida Atlantic University. Jugge, T.A. and Welbourne., T.M,. 1994, A comfirmatory Investigation of Dimensionality of Pay Satisfaction Questionaire, Journal of Applied Psycology. Kurnianingsih, R., dan Nur Indriantoro. 2001, Pengaruh Sistem Pengukuran Kinerja sanSistem Penghargaan terhadap Keefektifan Penerapan TQM, Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, Januri Martoyo, 2000, Manajemen Sumber Daya Manusia, Yogyakarta, BPFE Mattis, M.C. 1990. New forms of Flexible Work Arrangement for Managemers dan Profesionals: Myths dan realities. Human Resources Planning 13 (2): 133-146. Nawawi, 1998, Sumber Daya Manusia Untuk Bisnis yang Kompetitif. Jakarta: Prenhalindo Siagian, S.P.2002, Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta : Bumi Aksara Sullivan, S., dan R. Lussier. 1995. Flexible Work Arrangement as Management Tool: Part I, Supervision 56 (8): 14-17. Timpe, 1999, Motivasi Pegawai: Seri Sumber Daya Manusia, Jakarta; PT. Elex Media Komputindo Walls, G. D., L. M. Capella, dan Walter E.G. 2001. Toward a Source Stressors Model of Conflict between Work dan Familiy. Review of Bussiness (Summer): 86-91.en_US
dc.identifier.isbn978‐979‐636‐147‐2
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/3834
dc.description.abstractTujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh penghargaan, stres kerja dan jenis jam kerja terhadap kinerja karyawan. Rancangan penelitian menggunakan data crosssectional dengan responden staf pengajar PTS di Yogyakarta. Hasil pengujian reliabilitas menunjukkan bahwa variabel penelitian mempunyai cronbach’s alpha berkisar 0,6260 – 0,7631. Hasil pengujian validitas konstruk menunjukkan bahwa semua variabel mempunyai validitas konstruk yang tinggi semua lebih besar dari rule of tumb 0,5. Hasil pengujian regresi menunjukkan bahwa penghargaan dan stres kerja mempengaruhi kinerja karyawan, sedangkan jenis jam kerja tidak mempengaruhi kinerja karyawan. Perusahaan seharusnya memberikan penghargaan berdasar penilain kinerja, perusahaan juga harus mampu menciptakan keharmonisan dan keserasian di lingkungan perusahaan untuk memotivasi kinerja karyawan. Jenis jam kerja fleksibel dan jam kerja standar tidak berpengaruh pada kinerja, dugaan peneliti karena mereka sama-sama memiliki level role overload yang sama.en_US
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartaen_US
dc.subjectpenghargaanen_US
dc.subjectstres kerjaen_US
dc.subjectjenis jam kerjaen_US
dc.subjectkinerja karyawanen_US
dc.titlePengaruh Penghargaan, Stres Kerja dan Jenis Jam Kerja Terhadap Kinerja Karyawanen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record