Show simple item record

dc.contributor.authorMasyrukan
dc.date.accessioned2013-11-19T22:44:50Z
dc.date.available2013-11-19T22:44:50Z
dc.date.issued2012-12-18
dc.identifier.citationDaryanto, 2003, Tugas Akhir: ” Analisa Sifat Fisis Dan Mekanis Besi Tuang Kelabu BTK 201 FC 200 Yang Sesuai Dengan Standar Industri “, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta. Partono, P, 2004, “ Studi Peningkatan Mampu Mesin (Machinability) pada Produk Pengecoran Besi Cor Kelabu”, Media Mesin, UMS Suharsono, 2004, Tugas Akhir. “ Penelitian Sifat Fisis Dan Mekanis Besi Tuang Kelabu Dengan Penambahan 1 % Cu “, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta. Surdia, T.; Saito, S., 1985, Pengetahuan Bahan Teknik, Edisi ke-4, PT. Pradnya Paramita, Jakarta Surdia, T.; Chijiwa, K., 1976, Teknik Pengecoran Logam, Edisi ke-2, Cetakan ke-7, PT. Pradnya Paramita, Jakarta Van Vlack; Djaprie, S. (Alih Bahasa), 1994, Ilmu dan Teknologi Bahan, Edisi ke-5, PT. Erlangga, Jakarta Van Vliet, G.L.J.; Haroen (Alih Bahasa), 1984, Teknologi untuk Bangunan Mesin : Bahan-bahan I, Cetakan ke-1, PT. Erlangga, Jakarta Yulianto, A dan Partono, P ,2004, “ Proses Peramuan Bahan Baku Besi Cor di Dalam Tanur Tungkik untuk Membuat Besi Tuang Kelabu yang Sesuai dengan Standar Industri,” Media Mesin, UMS.en_US
dc.identifier.issn1412-9612
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/3862
dc.description.abstractPenelitian ini untuk mengetahui sifat fisis mekanis hasil coran yang diakibatkan oleh metoda pengecoran yang berbeda yaitu variasi temperatur tuang maupun jumlah saluran turun yang digunakan.Dalam penelitian ini temeperatur tuang ada tiga variasi yaitu 1381 C dan 1447 0 Cdengan jumlah saluran turun yang berbeda juga yaitu masing-masing temperatur tersebut dengan 2,3 dan 4 jumlah saluran turunnyaSpesimen A1yaitu dengan temperatur 1381 Cdengan saluran turunnya 2,A2 dengan Saluran turunnya 3dan A3 dengan saluran turunnya 4.Spesimen B1 yaitu pada temperatur 1412 0 Cdengan saluran turunnya 2,spesimen B2dengan jumlah saluran turun 3danB3 dengan saluran turun 4 dan spesimen C1,yaitu dengan temperatur 1447 Cdengan saluran turunnya 2,C2dengan saluran turunnya 3dan C3dengan saluran turunnya 4,cetakan yang digunakan menggunakan cetakan pasir,dan pengujian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah,uji kekerasan,uji impak,uji komposisi kimia,uji tarik .Dari hasil uji kekerasan didapat harga kekerasan tertinggi yaitu sebesar 0,256 kg/mm 2 ,pada spesimen C2 dan pada hasil uji impak didapatkan harga impak pada spesimen C2 dengan harga impak sebesar 7,4x10 6 J/mm 2 .Sedangkan untuk iji komposisi kimia didapatkan hasil yang sama yaitu kandungan karbonnya 3,6 %dan kandungan Si nya lebih dari 2% dan uji tarik didapatkan hasil yang sama yaitu sebesar 124,841 N/mm .en_US
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartaen_US
dc.subjectbesi cor kelabuen_US
dc.subjectmetode pengecoranen_US
dc.subjectsaluran turunen_US
dc.subjecttemperatur tuangen_US
dc.titlePengaruh Metode Pengecoran Terhadap Hasil Coran Besi Cor Kelabuen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record