Show simple item record

dc.contributor.authorBasri, Muhammad Muinudinillah
dc.date.accessioned2014-09-02T02:46:58Z
dc.date.available2014-09-02T02:46:58Z
dc.date.issued2009-04
dc.identifier.issn9772085130804
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/4818
dc.description.abstractNanda NN. belum lama ini kaum muslimin disibukkan dengan polemik yang tajam dalam masalah ikut pemilu. atau golput. Kaum muslimin di Indonesia memiliki pendapat yang kontradiktif, ada yang menganggap golput itu wajib. dan memilih itu harem, bahkan svirik, sementara ada yang mengharamkan golput dan mewajibkan memilih. . Yuk. kita bicarakan dulu hukum dsrnokrasl. Demokrasi yang berarti pemerintahan dan otoritas ditang an rakyat, dan benar atau selah, sesuatu ditentukan oleh suara mayoritas rakvat, tanpa melihat apa yang dikatakan Allah dan Rasul-Nya. ini jelas-jelas suatu kekuluran. Tidak ada perselisihan di antara ulama. Suara rakyat bukan sumber otoritas dan huk.um. Allah telah berfirman, "Sesungguhnya diin di sisi Allah adalah Islam." Islam meyakini bahwa kekuasaan tertinggi hanya pada Allah. hukum hanya milik Allah. sedang rakyat bertugas menjalankan hukum Allah.en_US
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartaen_US
dc.subjectAgama Islamen_US
dc.titleGolput atau Memilihen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record