Show simple item record

dc.contributor.authorSolikin, Mochamad
dc.contributor.authorPrabowo, Agung
dc.contributor.authorBasuki
dc.date.accessioned2014-12-02T03:49:16Z
dc.date.available2014-12-02T03:49:16Z
dc.date.issued2014-11-25
dc.identifier.citationMA’ARIF, M. I. 2013. Kebutuhan Material Pada Perencanaan Portal Tiga Lantai dengan Sistem Daktail Parsial di Wilayah Gempa Empat. Surakarta: Tugas Akhir Prodi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta. MEHTA, P. K. 1986. Concrete: Structure, Properties, and Materials, New Jersey, USA, Prentice Hall, Inc. PRASETYA, T. 2008. Studi Perbandingan Analisa Struktur 2 Dimensi dan 3 Dimensi untuk Struktur Gedung Akibat Beban Gempa. S 1, Institut Teknologi Sepuluh Nopember. PURWONO, R. 2006. Perencanaan Struktur Beton Bertulang tahan Gempa, Surabaya, ITS press. RAY, S. 1995. Reinforced Concrete, Analysis and Design, Melbourne, Australia, Blackwell Science Ltd. SNI-1726-2002 2002. Standar Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan Gedung. Bandung: Badan Standarisasi Nasional. SNI 03 2847 2002. Tata Cara Perhitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung Bandung: Badan Standarisasi Nasional. SUMANTRI, R. F. 1989. Penggunaan Dasar-Dasar Perencanaan Bangunan Gedung Tahan Gempa Jakarta, Dirjen DIKTI Departemen Pendidikan dan kebudayaan.en_US
dc.identifier.issn2339-028X
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/4939
dc.description.abstractPerencanaan penulangan pada kolom beton didasarkan pada beban momen dan aksial yang bekerja secara bersamaan. Besarnya beban monen untuk perencanaan tersebut salah satunya ditentukan oleh dimensi balok yang didukung sesuai prinsip kesetimbangan momen. Tujuan perencanaan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar efisiensi kebutuhan material (beton dan baja tulangan) pada salah satu struktur portal gedung tiga lantai di wilayah gempa 4. Efisiensi perencanaan dilakukan dengan memperkecil dimensi balok sehingga momen yang diterima kolom menjadi lebih besar namun belum sampai melampaui kapasitas maksimumnya. Perencanaan portal ini menggunakan peraturan gempa SNI-17-26-2002 dimana faktor reduksi gempa R = 4,8 dan faktor daktilitas μ = 3,0. Perhitungan perencanaan ini dibantu dengan menggunakan program SAP 2000, Microsoft Excel, dan AutoCad. Hasil analisa menunjukkan, efisensi terhadap dimensi balok dapat efektif diperoleh apabila kuat tekan beton dan mutu tulangan baja digunakan semakin tinggi. Apabila mutu beton dan mutu tulangan berturut-turut 20 MPa dan 300 MPa, maka efisiensi volume balok yang diperoleh tidak signifikan.en_US
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartaen_US
dc.subjectEfisiensien_US
dc.subjectoptimalisasi baloken_US
dc.subjectperaturan gempaen_US
dc.subjectportalen_US
dc.subjectwilayah gempa 4en_US
dc.titleEfisiensi Kebutuhan Material pada Perencanaan Portal Tahan Gempa Wilayah 4 dengan Efisiensi Baloken_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record