Show simple item record

dc.contributor.authorPurwanto, Tri
dc.contributor.authorHidayati, Nurul
dc.contributor.authorMulyono, Gotot Slamet
dc.date.accessioned2015-12-22T02:06:13Z
dc.date.available2015-12-22T02:06:13Z
dc.date.issued2015-05-19
dc.identifier.citationAnonim. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum Republik Indonesia Direktorat Jendral Bina Marga. Alamsyah, A. A. (2005). Rekayasa Lalu Lintas. S. Amien (Ed). Malang: UMM Press. Arikunto. S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekat Praktik. Jakarta: Rineka. Awaludin. I, Jinka M. Yamin dan Rahim M. Ramli. (2013). Bangkitan Pergerakan Lalu Lintas Terhadap Tata Bangunan Dan Tingkat Pelayanan (Los) Di Ruas Jalan Andi Mallombasang Dan Jalan Usman Salengke Kabupaten Gowa, Gowa. Badan Pusat Statistik, (2011). Surakarta Dalam Angka. Surakarta: Badan Pusat Statistik Kota Surakarta. Black. J. (1981). Urban Transport Planning. London: Croom Helm. Bruton. M. J. (1985). Introduction To Ttransportation Planning. Melbourne: Hutchinson. DPPW.(2004).Penentuan Klasifikasi Fungsi Jalan di Kawasan Perkotaan. Jakarta: Departemen Pemukiman dan Prasarana Wilayah. Khisty C.Jotin dan Lall B.Kent. (2006). Dasar-Dasar Rekayasa Transportasi. Jakarta : Erlangga Liliani, T. S. (2002), Rekayasa Lalu Lintas, Bandung: ITB. Miro. F. (2005). Perencanaan Transportasi. Jakarta: Erlangga. Morlok, K. E. (1995). Pengantar Teknik dan Perencanaan Transportasi. Jakarta: Erlangga. Putranto, L. S. (2013). Rekayasa LaluLintas. Jakarta: Indeks. Setiawan, R. (2010). Pengolahan Data Survai Asal-Tujuan Mengunakan Microsoft Excel. Semarang: Universitas Kristen Petra Tamin, O. Z. (1997). Perencanaan dan pemodelan transportasi. Bandung: ITB. Tamin, O. Z. (2000). Perencanaan dan pemodelan transportasi. Bandung: ITB.in_ID
dc.identifier.issn2459-9727
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/6478
dc.description.abstractKota Surakarta merupakan salah satu kota besar di Propinsi Jawa Tengah dan sebagai daerah penghubung bagi kawasan hinterland-nya. Pergerakan menerus (through traffic) sebagai beban tambah bagi sistem jaringan dalam kota jika tidak tersedia jalan lingkar atau alternatif lain. Pola pergerakan yang akan terjadi pergerakan menerus (through traffic) dan pergerakan eksternal internal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui volume dan komposisi arus lalulintas, pola pergerakan dan prosentase pergerakan kendaraan dari arah Tenggara Kota Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada Minggu 10 Agustus 2014, berupa survai arus lalulintas di Jl. Ir Soekarno, Solo Baru, Sukoharjo. Tahap kedua dilaksanakan pada Minggu, 24 Agustus 2014 berupa survai asal tujuan kendaraan dengan metode wawancara secara random. Sampel terhadap responden selama 3 jam puncak dari 20% hasil penelitian tahap pertama. Berdasarkan analisa pembahasan dapat diketahui volume arus selama 12 jam sebanyak 27.049 kend (13.615,60 smp) dan selama 3 jam puncak 3.948,15 smp. Arus tersebut didominasi oleh sepeda motor (62,12%), mobil pribadi (31,74%) dan sisanya kendaraan lain. Penelitian yang telah dilaksanakan lokasi asal pergerakan terdiri dari 11 daerah dengan mayoritas pergerakan berasal dari Sukoharjo 761 kendaraan (53,03%) dan Wonogiri 589 kendaraan (41,05%) selebihnya dari daerah lain (5,92%). Sedangkan lokasi tujuan pergerakan terdiri dari 26 daerah dengan jumlah terbanyak tujuan Kota Surakarta dengan jumlah 1099 kendaraan (76,59%).Selain itu, berdasarkan rute pergerakan kendaraan berat, sebagai berikut: 27,59% pergerakan through traffic melalui Simpang Kerten menuju ke arah Barat.1,15% pergerakan through traffic melalui Simpang Kerten menuju ke arah Utara.22,99% pergerakan eksternal-internal menuju dalam Kota Surakarta. 48,28% pergerakan eksternal-internal melalui Simpang Kerten menuju ke arah Utara. Distribusi pergerakan yang terjadi adalah 23,41% through traffic dan 76,59% eksternal internal. Pergerakan through traffic untuk kendaraan ringan (LV) 13,24 %, sepeda motor (MC) 8,50% dan kendaraan berat (HV) 1,67%, sedangkan pergerakan eksternal-internal untuk kendaraan ringan 36,17%, sepeda motor 36,10% dan kendaraan berat 4,32%.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectarus lalulintasin_ID
dc.subjectthrough trafficsin_ID
dc.subjectasal tujuanin_ID
dc.titleAnalisa Arus Lalu-Lintas Menerus (Through Traffic) di Kota Surakarta dari Arah Tenggarain_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record