Show simple item record

dc.contributor.authorSupraba, Dellawaty
dc.date.accessioned2015-12-29T04:26:19Z
dc.date.available2015-12-29T04:26:19Z
dc.date.issued2015-06-13
dc.identifier.citationAlfassi, M. (2004). Effects of a Learner-Centered Environment on the Academic Competence and Motivation of Students at Risk. Learned Environments Research, Vol. 7, pp. 1-22. Aronson, Joshua. (2002). Improving Academic Achievement. California: Academic Press. Azwar, S. (2005). Tes Prestasi dan Pengukuran Prestasi Belajar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Cutrona, C.E. (1996). Social Support in Couples. California: SAGE Publications. Doterrer, A. M., Lowie, Katie. (2011). Classroom Context, School Engagement, and Academic Achievement in Early Adolescence. Journal Youth Adolescence, Vol. 40, pp. 1649-1660. Duncan, G. J., Dowsett, C. J., Claessens, A., Magnuson, K., Huston, A. C., Klebanov, P., Japel, C. (2007). School Readiness and Later Achievement. Development Psychology, Vol. 43, No. 6, pp. 1428-1446. Fitriani, Amelia. (2014). Indonesia Duduki Posisi Buncit Tigkat Pendidikan Terbaik di Dunia Versi Pearson. http://dunia.rmol.co/read/2014/05/08/154392/Indonesia-Duduki-Posisi-Buncit-Tingkat-Pendidikan-Terbaik-di-Dunia-Versi-Pearson- diakses pada 25 Januari 2014. Gareta, Sella P. (2014). Tingkat Kebahagiaan Indonesia Peringkat 76 Dunia. http://www.antaranews.com/berita/465334/tingkat-kebahagiaan-indonesia-peringkat-76-dunia diakses pada 27 Januari 2015. Gunarsa & Gunarsa. (2000). Psikologi Praktis : Anak Remaja dan Keluarga. Jakarta: PT. BPK Gunung Mulia. Huebner, E. S. (1994). Preliminary development and validation of a multidimensional life satisfaction scale for children. Psychological Assessment, Vol. 6, pp. 149–158. Hurlock, E.B. (2001). Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga. Hurlock, E. B. (2004). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Jakarta: Erlangga. Kahneman, D., Diener, E., & Schwarz, N. (2003). Well-Being : The Foundations of Hedonic Psychology. New York: Russel Sage Foundation. Lucas, R. E., Diener, E., & Suh, E. M. (1996). Discriminant validity of subjective well-being measures. Journal of Personality and Social Psychology, Vol.71, pp 616–628. Maslihah, Sri. (2011). Studi Tentang Hubungan Dukungan Sosial, Penyesuaian Sosial di Lingkungan Sekolah dan Prestasi Akademik Siswa SMPIT Assyfa Boarding School Subang Jawa Barat. Jurnal Psikologi Undip, Vol. 10, No. 2, pp 103-114. Nasution. (2003). Metode Research. Jakarta: PT. Bumi Aksara. Prayitno, A.T. (2005). Hubungan Antara Dukungan Sosial dan Self-Efficacy pada Tuna Rungu. Skripsi. Semarang: Fakultas Psikologi Unika. Rensi, & Sugiarti, L. R. (2010). Dukungan Sosial, Konsep Diri, dan Prestasi Belajar Siswa SMP Kristen YSKI Semarang. Jurnal Psikologi, Vol. 3, No. 2, pp 148-153. Rola, F. (2006). Hubungan Konsep Diri Dengan Motivasi Berprestasi Pada Remaja. http://www.Digitizedlibrary.usu.ac.id/psikologi/html diakses pada 27 Januari 2015. Santrock, J.W. (2002). Life Span Development Jilid 2. Alih bahasa Achmad Chusairi & Juda Damanik. Jakarta: Erlangga. Sarafino, Edward P., Smith, Timothy W. (2011). Health Psychology – Biopsychosocial Interactions 7th ed. USA: RR. Donnelley-Von Hoffman. Seligman, M. E. P., & Csikszentmihalyi, M. (2000). Positive psychology: An introduction. American Psychologist, Vol. 55, pp. 5–14. Sousa, L. & Lyubomirsky, S. (2001). Life Satisfaction. Encyclopedia of Women and Gender: Sex Similarities and Differences and the Impact of Society on Gender. San Diego: Academic Press. Suldo, S.M., Riley, K. N., Shaffer, E. J. (2006). Academic Correlates of Children and Adolescents Life Satisfaction. School Psychology International, Vol. 27, No. 5, pp. 567-582. Suryabrata, S. (2002). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: PT. Raja Grafindo Persada. UNICEF. (2002). Adolescence - A Time that Matters. Washington, DC: The United Nations Children's Fund.in_ID
dc.identifier.isbn978-602-71716-3-3
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/6516
dc.description.abstractSalah satu cara untuk mengetahui sejauh mana individu telah belajar adalah dengan melihat prestasi akademik. Penelitian Doterrer dan Lowe (2011) mengindikasikan bahwa masa remaja awal merupakan waktu dimana banyak remaja merasakan penurunan dalam prestasi akademik. Salah satu faktor yang berpengaruh terhadap prestasi akademik adalah kepuasan hidup yang merupakan evaluasi kognitif individu mengenai kepuasan individu tersebut akan kehidupannya (Lucas, Diener & Suh, 1996). Faktor lain yang mempengaruhi prestasi akademik siswa adalah dukungan sosial. Dukungan sosial menurut Sarafino (2011) adalah rasa nyaman, perhatian, penghargaan atau bantuan yang didapatkan seseorang dari orang lain baik dari individu maupun kelompok. Hal tersebut akan lebih mendorong individu untuk meraih prestasi akademik yang lebih baik.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectKepuasan Hidupin_ID
dc.subjectDukungan Sosialin_ID
dc.subjectPrestasi Akademikin_ID
dc.titleKepuasan Hidup dan Dukungan Sosial Dengan Prestasi Akademik Siswa Kelas VII SMPin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record