Show simple item record

dc.contributor.authorWulandari, Dyah Astorini
dc.date.accessioned2015-12-29T08:52:22Z
dc.date.available2015-12-29T08:52:22Z
dc.date.issued2015-06-13
dc.identifier.citationAmerican Psychiatric Association. 2000. Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder (4th ed., text revision). Washington, DC : Author. Faulkner, N. 2003. Pandora’s Box : The Secrecy of Child Sexual Abuse. Diakses tanggal 20 Oktober 2011 dari http://www.prevent-abuse-now.com/domviol.htm. Hooper, J. 2005. Child Abuse : statistics, research and resources. Diakses tanggal 20 Oktober 2011 dari http://www.jimhooper.com/abstats/#sources. Poerwandari, K.E. 2004. Mengungkap Selubung Kekerasan. Telaah filsafat manusia. Bandung : Eja Insani. Rini, J.F. 2001. Penyiksaan dan Pengabaian terhadap Anak. Diakses tanggal 20 Oktober 2011 dari www.e-psikologi.com/anak/abused.htm. Santrock, J. W. 2002. Life Span Development. Perkembangan Masa Hidup. Jilid II, WisnuChandra,(terj).Jakarta:Erlangga Sari, A. P. 2009 Penyebab Kekerasan Seksual terhadap Anak dan Hubungan Pelaku dengan Korban. Diunduh tanggal 27 Juli 2009 dari http://kompas.com/index.php/read/xml/2009/01/28/ Shaw, J. 2000. Child on child sexual abuse: psychological perspectives. Child Abuse & Neglect. Volume 24, Issue 12, December 2000, Pages 1591-1600. www.detiknews.com. KPAI banyak menemukan kasus pelecehan seksual pada anak. Diakses tanggal 25 Oktober 2011. http://sahabatperempuan.wordpress. Fenomena Anak sebagai Pelaku Kekerasan Seksual. diakses tanggal 2 Maret 2013in_ID
dc.identifier.isbn978-602-71716-3-3
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/6543
dc.description.abstractKasus pelecehan seksual terhadap anak maupun kasus pelecehan seksual pada anak yang dilakukan oleh pelaku yang masih berusia anak-anak terus mengalami peningkatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor yang mendorong terjadinya pelecehan seksual dengan pelaku anak-anak atau yang masih berusia di bawah 18 tahun. Temuan dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai pertimbangan dalam menyusun intervensi maupaun kebijakan untuk mencegah pelecehan seksual terhadap anak maupun oleh anak.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk menjelaskan fenomena ini. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan wawancara dan observasi. Data kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis model interaktif. Informan dalam penelitian ini berjumlah 6 orang yang merupakan pelaku pelecehan seksual yang berusia antara 10-15 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat faktor internal dan eksternal yang mendorong pelaku yang masih berusia anak melakukan pelecehan seksual. Faktor internal berkaitan dengan meningkatnya dorongan dan minat seksual pelaku yang berada pada tahap perkembangan remaja. Adapun faktor eksternalnya meliputi : paparan materi pornografi, pengaruh teman, kurangnya pengawasan orang tua dan tidak adanya pendidikan seks dari orang tua.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectpelecehan seksual anakin_ID
dc.subjectanak sebagai pelaku pelecehan seksualin_ID
dc.titleFaktor-Faktor yang Mendorong Terjadinya Pelecehan Seksual dengan Pelaku Anak-Anak GHin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record