Show simple item record

dc.contributor.authorAnshori
dc.contributor.authorAbdidin, Zainal
dc.contributor.authorShobahiya, Mahasri
dc.contributor.authorJamuin, Maarif
dc.contributor.authorSuharjianto
dc.date.accessioned2016-01-30T03:30:32Z
dc.date.available2016-01-30T03:30:32Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.citationAbdullah, M. Amin. “Rekonstruksi Metodologi Studi Agama dalam Masyarakat Multikultural dan Multireligius”, dalam Jurnal Media Inovasi, No. 02, th. X/2000. ______. “Ulum al-din ak-Fikr al-Islami dan Dirasat Islamiyah: Sumbangan Kelimuan Islam untuk Peradabab Global, disampaikan dalam Workshop Pembelajaran Inovatif Berbasis Integrasi-Interkoneksi, Yogyakarta, 19 Desember 2008, dalam Moch Nur Ichwan dan Ahmad Muttaqin, Islam, Agama-agama, dan Nilai Kemanusiaan. Yogyakarta: CISForm, 2013. ______.Islamic Studies di Perguruan Tinggi Pendekatan Integratif-Interkonektif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2006. ______. “New Horizon of Islamic Studies Through Socio-Cultural Hermeneutics, dalam Al-Jami’ah Journal of Islamic Studies, Volume 41, Number 1, 2003/1424. al-‘Alwani, Taha Jabir.Islamization of Knowledge: Promises, Challenges. And Perspectives, Islam Online, 2004, http: //www.islamonline.net/English/contemporary/2004/article 01/shtml. _______.“Islamization of Attitudes and Practices in Science and Technology”, diakses dari http://www.amse.net/islamization/2/intuduction/html. al-Attas, Seyyed Naquib.Prolegomena to The Metaphysics of Islam. Kuala Lumpur: ISTAC, 1995. al-Faruqi, Ismail Raji.Islamisasi Pengetahuan, (terj.) Anas Mahyudin. Bandung: Pustaka, 2003. Bagir, Zainal Abidin - Jarot Wahyudi et al(ed); Integrasi Ilmu dan Agama Interpretasi dan Aksi.Yogyakarta: Penerbit; kerjasama Mizan, MYIA dan SUKA Press UIN Sunan Kalijaga, 2005. _______.”Pergolakan Pemikiran dalam Bidang Ilmu Pengetahuan”, dalam Taufik Abdullah et.al. (eds), Ensiklopedi Tematis Dunia Islam. Jakarta: Ichtiar Baru van Hoeve, 2002. Bakar, Osman. Tauhid dan Sains. Bandung: Pustaka Hidayah 1995. Barbour, Ian G. When Science Meets Religion: Enemies, Stragers, or Partners? (E. R. Muhammad, Juru Bicara Tuhan antara Sains dan Agama). Bandung:Mizan, 2002. _______. Issues in Science and Religion. New York: Harper and Row, 1966. Connolly, Peter.Aneka Pendekatan Studi Agama.Yogyakarta: LKIS, 2002. Erricker, Clive. “Pendekatan Fenomenologis”, in Peter Connolly (ed.), Aneka Pendekatan Studi Agama. Tranlated by Imam Choiri, (Yogyakarta: LKIS, 2002. Guessoum, Nidhal.Islam’s Quantum Question; Reconciling Muslim Tradition and Modern Science. London: I.B. Tauris, 2011. Haq, Arinil. Belajar Al Qur’an Sebagai Dasar Pendidikan Karakter Dalam Keluarga, Surakarta: Fakultas Psikologi dan Fakultas Agama Islam UMS, 2013. tidak diterbitkan. Ichwan, Moch Nur – Ahmad Muttaqin (eds.).Islam, Agama-agama dan Nilai Kemanusiaan: Festschrift untuk M. Amin Abdullah, Yogyakarta: CISForm, 2013. Iqbal, Muzaffar. Islam and Science, Burlington: Ashgate, 1988. Kartodirdjo, Sartono. Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah. Jakarta: Gramedia, 1993. Kuntowijoyo. Dinamika Sejarah Umat Islam Indonesia. Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1994. ______. Islam Sebagai Ilmu. Bandung: Penerbit Mizan, 2005. ______. Islam Sebagai Ilmu: Epistemologi, Metodologi, dan Etika. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2006. ______. Metodologi Sejarah, Yogyakarta: Tiara Wacana, 2003. ______. Paradigma Islam: Reinterpretasi untuk Aksi. Bandung: Penerbit Mizan, 2000. Kusmana, Aan (ed.).Integrasi Keilmuan UIN Syarif Hidayatulah Jakarta Menuju Universitas Riset.Jakarta: Penerbitan kerjasama PPJM dengan UIN Jakarta Press, 2006. Madjid Nurcholish. (ed.), Khazanah Intelektual Islam. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia dan Bulan Bintang, 1984. Nashori, H.F.Agenda Psikologi Islami. Yogyakarta: Penerbit Pustaka Pelajar, 2003. Nashori, H.F. Pola-pola Pengembangan Psikologi Islami: Suatu Evaluasi Kritis. Proceeding “The Roles of Islamic Psychology in the Effort of Increasing Life Quality”, International Conference of Association of Islamic Psycology, UIN Maliki, Malang. 2011. Nasr, Seyyed Hossein.Islam dan Peradaban Modern, (terj.) Anas Mahyuddin. Bandung: Mizan, 1997. ______. “Islamic Science, Western Science: Common Heritage, Diverse Destinies”, dalam Ziaudin Sardar (ed.), The Revenge of Athena: Science, Explanationand the Third World. London: Manshel, 1988. Rajab, Ibrahim.The Contemporary Muslim and the Question of the Islamization of Knowledge, dalam in Nidhal Guessoum, Islam’s Quantum Question.., hlm. 120. Riyanto, Waryani Fajar.Integrasi-Interkoneksi Keilmuan Biografi Intelektual M. Amin Abdullah (1953…), Person, Knowledge, and Institution. Yogyakarta: Suka Press, 2013. Rukmana, Aan.Seyyed Hossein Nasr Penjaga Taman Spiritualitas Islam. Jakarta: Dian Rakyat, 2013. Salim, Agus.Teori dan Paradigma Penelitian Sosial. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2006. Sardar, Ziaudin. “islamization of Knowledge or Westernization of Islam?”, dalam Ziaudin Sardar (ed.), An early Cresent: The Future og Knowledge and the Environment in Islam. London: Mansel, 1989. ______.Desperately Seeking Paradise Journeys of Sceptical Muslim, London: Granta Books, 2004. ______.Jihad Intelektual: Merumuskan Parameter-parameter Sains Islam, (terj.) A.E. Priyono. Surabaya: Risalah Gusti,1998. Shobron, Sudarno - Abdul Fatah Santoso, (eds.)Studi Islam 3, Surakarta: LPID, 2011. Soleh, Khudhori.Filsafat Islam dari Klasik hingga Kontemporer. Yogyakarta: Arruz Media, 2013. Suprayogo, Imam.Paradigma Pengembangan Keilmuan Islam Perspektif Malang. Malang: UIN Malang Press, 2006. Universitas Muhammadiyah Surakarta, Buku Panduan Baitul Arqam Mahasiswa Bidang Studi Islam dan Kemuhammadiyahan, Surakarta: Lembaga Pengembangan Ilmu-ilmu Dasar Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2013. ______. Buku Pedoman Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Surakarta, (Surakarta: UMS, 2014), hlm. 125. _______. Buku Pedoman Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta, (Surakarta: UMS, 2014), hlm. 195. ______. Pedoman Penyelenggaraan Pondok Muhammadiyah Hajjah Nuriyah Shabran, Surakarta: Pondok Shabran, 2013. ______.Pola Pembinaan dan Pengembangan Al-Islam Kemuhammadiyahan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta: Lembaga Pengembangan Ilmu-ilmu Dasar Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2010. ______.Profil Mentoring Al-Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta: Lembaga Pengembangan Ilmu-ilmu Dasar Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2010. Internet http://msyakurunwahas.blogspot.com/2013_05_01_archive.html, diakses 22 Desember 2013. http://pmb.ums.ac.id/2014/programGanda, diakses 4 Januari 2014. http://www.ums.ac.id. Diakses tanggal 20 Desember 2013. http://www.unwahas.ac.id tanggal 21 desember 2012. http://www.uii.ac.id.in_ID
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/6549
dc.description.abstractKonsep integrasi keilmuan selalu menjadi perhatian intelektual muslim sepanjang waktu. Di Indonesia konsep ini telah memasuki tahap pelembagaan institusi pendidikan tinggi negeri yaitu perubahan status IAIN menjadi UIN. Di perguruan tinggi swasta integrasi keilmuan bervariasi. Problem akademik penelitian ini adalah konsep integrasi keilmuan di empat perguruan tinggi Islam, yaitu Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Surakarta dan Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang. Penelitian ini adalah penelitian lapangan, data dikumpulkan dengan metode wawancara, focus group discussion, dan dokumentasi dengan analisis data mengedepankan analisis eklektik. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah historis-fenomenologis, dibatasi dalam kerangka teori paradigma keilmuan Islam yaitu islamisasi ilmu, pengilmuan Islam, dan integrasi-interkoneksi keilmuan. Hasil penelitian tentang konsep keilmuan ini adalah bahwa format baru hubungan sains dan Islam dalam upaya membangun sains Islam seutuhnya di perguruan tinggi berbeda-beda dan memiliki distingsi masing-masing. Di UIN Sunan Kalijaga menganut paradigma integrasi-inrerkoneksi keilmuan dengan merajut trilogi khazanah keilmuan hadlarah al-nash, hadharah al-falsafah, dan hadlarah al-’ilm. Model integrasi-interkoneksi diimplementasikan dalam panyatuan fakultas ilmu agama dengan humaniora dan eksakta, seperti fakultas Syariah dan Hukum, fakultas Sains dan teknologi, dan sebagainya. UII memberikan kebebasan kepada tenaga pengajarnya mengambil pilihan paradigma keilmuan bisa islamization of knowledge, scientification of Islam, integration-interconnection). UII juga mengambil model pengembangan concept of islamic university. Keunikan konsep dasar keilmuan UII caturdharma yakni pendidikan, pengajaran, pengabdian masyarakat dan dakwah Islamiyah. UMS lebih dekat pada konsep interkoneksi dengan penekanan kuat kearah ekonomi Islam, tenaga medis kesehatan “dokter profesional, membangun elit baru di dunia politik dan sektor-sektor yang lain. Keunikan konsep dasar keilmuan UMS memiliki program interkoneksi yaitu pesantrenisasi, mentoring keislaman, pembelajaran prinsip-prinsip Islam terhadap disiplin ilmu, dan program twinning. Unwahas tidak menggunakan konsep integrasi-interkoneksi tetapi mengedepankan ruh Islam untuk mengapresiasi pilihan paradigma keilmuan antara scientification of Islam dan integration-interconnection. Keunikan konsep dasar keilmuan Unwahas adalah lahir atas pemikiran dan prakarsa para ulama, intelektual, dan pengurus Jam’iyyah Nahdlatul ‘Ulama, diantaranya adalah menggunakan sistem pesantrenisasi tahfidhul quran.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectSains Modernin_ID
dc.subjectIslamin_ID
dc.subjectIntegrasi Keilmuanin_ID
dc.titleKementerian Agama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Direktorat Pendidikan Tinggi Islamin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record