Show simple item record

dc.contributor.authorSaputra, Agung
dc.contributor.authorSyafitri, Ainil
dc.contributor.authorBroto, Wisnu
dc.date.accessioned2016-02-10T00:59:36Z
dc.date.available2016-02-10T00:59:36Z
dc.date.issued2015-10-15
dc.identifier.citationAdrian syahputra : Rancang Bangun Alat pembuat pakan ikan mas dan ikan lele bentuk pellet, 2010 Sutanto Roman,”Remote Progamable Valve Menggunakan Motor DC”, Tugas Akhir. Muhammad H. Rashid,”Power ElectronicsHandbook”, Academic Press, Pensacola Florida, 2001. Syahputra, Andrian. (2009). Rancang Bangun Alat Pembuat Pakan Ikan Mas dan Ikan Lele Bentuk Pelet. Departemen Teknologi Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara. Tjahjanti P H., Prihatiningrum A E., Sulistiyowati. Abdimas: Pembuatan Pakan Ikan dan Mesin Pellet untuk Kelompok Petani Tambak Lele dan Ikan Nila Desa Penatar Sewu Kabupaten Sidoarjo. Sumber:http://unmas.ac.id/wp- content /uploads / 2014/06/16. -SEMNAS-ABDI_Prantasi_Tjahjanti.pdf http://atmelmikrokontroler.wordpress.com/ http://ilmukomputer.org/wpcontent/uploads/2008/08/sholihul-atmega.p www.reehokstyle.blogspot.com www.infoservicetv.com/prinsip-kerja-optocoupler.html www.CodeVisionAVR.comin_ID
dc.identifier.issn1412-9612
dc.identifier.issn1412-9612
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/6590
dc.description.abstractProses pengeringan pada bahan pakan ternak untuk saat ini masih mengandalkan energy panas matahari, dengan dijemur kurang efisien. Pakan ternak rentan terhadap suhu lingkungan, dimana pakan ternak harus pada kondisi baik pada pengolahan sampai pengeringan. Kadar air dalam bahan makanan sangat mempengaruhi kualitas dan daya simpan dari bahan pangan tersebut. Apabila kadar air bahan pangan tersebut tidak memenuhi syarat maka bahan pangan tersebut akan mengalami perubahan fisik dan kimiawi ditandai dengan tumbuhnya mikroorganisme pada makanan sehingga bahan pangan tersebut tidak layak untuk dikonsumsi. Penentuan kadar air dari suatu bahan pangan sangat penting agar dalam proses pengolahan maupun pendistribusian mendapat penanganan yang tepat. Penentuan kadar air suatu bahan pangan digunakan untuk menentukan banyaknya zat gizi yang dikandung oleh bahan pangan tersebut. Dengan memanaskan suatu bahan pangan dengan suhu tertentu maka air dalam bahan pangan tersebut akan menguap dan berat bahan pangan tersebut akan konstan. Penetapan kandungan air dapat dilakukan dengan beberapa cara. Hal ini tergantung pada sifat bahannya. Pada umumnya penentuan kadar air dilakukan dengan mengeringkan bahan dalam oven pada suhu 105 – 110°C selama 3 jam atau sampai didapat berat yang konstan. Untuk bahan yang tidak tahan panas, seperti bahan berkadar gula tinggi, minyak, daging, kecap dan lain-lain pemanasan dilakukan dalam oven vakum dengan suhu yang lebih rendahin_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectbahan panganin_ID
dc.subjectkadar airin_ID
dc.subjectpemanasanin_ID
dc.titlePERANCANGAN SIMULATOR PENGOVENAN PAKAN TERNAK MENGGUNAKAN SENSOR SUHU DAN KELEMBABABN BERBASIS MIKROKONTROLLER ATMEGA 128in_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record