Show simple item record

dc.contributor.authorPuspitasari, Nandya
dc.contributor.authorSetyaningsih, Nining
dc.date.accessioned2016-10-05T02:10:41Z
dc.date.available2016-10-05T02:10:41Z
dc.date.issued2016-05-15
dc.identifier.citationArikunto, Suharsimi. 2009. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Bumi Aksara Holmes, Kathryn. 2005. “Analysis of Asynchronous Online Discussion using the SOLO Taxonomy.” Australian Journal of Educational & Developmental Psychology 5: 117-127. Diakses tanggal 14 Oktober 2015 (http://nova.new castle.edu.au/vital/access/manager/Repository?fo=smsubject%3A22asynchronous+communication%22). Kuswana, Wowo Sunaryo. 2012. Taksonomi Kognitif Perkembangan Ragam Berpikir. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Lian, Lim Hooi &Wun Thiam Yew. (2012). “Assessing Algebraic Solving Abality: A Theoretical Framework.” International Education Studies 5 (6): 177-188. Diakses tanggal 14 Oktober 2015 (http://www.ccsenet.org/journal /index.php/ies/article/dwonload/19153/13801). Manibuy, Ronald., Mardiyana & D. R Sari Saputro. 2014. “Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Persamaan Kuadrat berdasarkan TAKSONOMI SOLO pada Kelas X SMA Negeri 1 Plus di Kabupaten Nabire-Papua.” Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika 2 (9): 933-946. Diakses tanggal 13 Oktober 2015 (http://www.e-journal.com/2015/03 /analisis-kesalahan-siswa-dalam.html). Nuroniah, Mistakun., Rochmad & Kristina Wijayanti. 2013. “Analisis Kesalahan Dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah dengan TAKSONOMI SOLO.” Unnes Journal of Mathematics Education 2 (2): 55-63. Diakses tanggal 13 Oktober 2015 (http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/ujme /article/dwonload/3339/3080). Pratiwi, Nurul Dwi & Woro Setyarsih. 2015. “Pengembangan Instrumen Evaluasi Berbasis Taksonomi Structure of the Observed Learning Outcome (SOLO) Untuk Menentukan Profil Kemampuan Siswa dalam Memecahkan Masalah Fluida Statis.” Journal Inovasi Pendidikan Fisika (JIPF) 4 (3): 45-49. Diakses tanggal 29 Oktober 2015 (http://ejournal.unesa.ac.id/article/17150 /32/article.pdf ). Sugiyono. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatuf dan RnD. Bandung: Alfabeta. Wijaya, Aris Arya & Masriyah. 2013. “Analisis Kesalahan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Cerits Sistem Persamaan Linear Dua Variabel.” Jurnal MATHEdunesa 2 (1). Diakses tanggal 4 November 2015 (http://ejournal .unesa.ac.id/mobile/article.php?id=mathedunesa&issue=176&article=1453&volume=Vol+2%2C+No+1+%282013%29#). Wulandari, N & Mashuri. 2014. “Keefektifan Pembelajaran CIRC dengan Pendekatan Open-Ended terhadap Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa Kelas VIII Materi Kubus –Balok.” Unnes Journal of Mathematics Education 3 (3): 231-240. Diakses tanggal 19 Desember 2015 (http://journal.unnes.ac.id /sju/index.php/ujme/article/dwonload/4489/4143&sa=U&ved=0ahUKEwigpd3yme3JAhVQBo4KHdHGBKoQFggHMAA&usg=AFQjCNFIh0vlb_Z846rwouf13eRsK9qXBQ). Yunarni, Andi., Awi & Asdar. 2015. “Profil Pemahaman Notasi Aljabar Ditinjau dari Kemampuan Verbal Siswa di Kelas V Sekolah Dasar.” Jurnal Daya Matematis 3 (1): 1-9. Diakses tanggal 30 Desember 2015 (http://ojs/unm .ac.id/index.php/JDM/article/1291/pdf).in_ID
dc.identifier.issn2528-4630
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/7595
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesalahan-kesalahan yang dilakukan siswa dalam mengerjakan soal aljabar yang ditinjau dari lima level taksonomi SOLO. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII A SMP Negeri 1 Sambi yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode tes, wawancara, observasi dan dokumentasi. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber dengan membandingkan data hasil metode tes, wawancara observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan dengan tahapan reduksi data, penyajian data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh persentase kesalahan pada lima level taksonomi SOLO yaitu level prestructural 32,03%, level unistructural 42,18%, level multistructural 14,06%, level relational 6,25%, dan level extended abstract 5,46%. Hasil menunjukkan kesalahan siswa pada level unistructural lebih dominan daripada level lainnya dengan jenis kesalahan konsep dan jenis kesalahan prinsip. Kesalahan siswa pada level unistructural disebabkan karena kemampuan siswa yang rendah dalam menafsirkan data, lemahnya daya ingat siswa, sikap tergesa-gesa siswa dalam mengerjakan soal, lemahnya siswa dalam memahami konsep metode substitusi dan lemahnya kemampuan siswa menerjemahkan soal ke dalam model matematikain_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectaljabarin_ID
dc.subjectkesalahanin_ID
dc.subjecttaksonomi SOLOin_ID
dc.titleKesalahan Siswa SMP Menyelesaikan Soal Aljabar Ditinjau dari Taksonomi SOLO di SMP Negeri 1 Sambiin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record