dc.identifier.citation | Arikunto, S (2008). Manajemen Penelitian. Jakarta: PT. Rineka Cipta Dikdasmen. (2014). Gawat Darurat Pendidikan di Indonesia. Kemendikbud RI. Fan, S.C.C., & Ritz, J.M. (-). International Views of STEM Education. Tersedia http://www.iteea.org/Conference/PATT/PATT28/Fan%20Ritz.pdf Diakses: 9 Juli 20015 (11:53) Frankel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H.H. (2012). How To Design and Evaluate Research in Education (Eight Ed.). New York: Mc. Graw Hill. Kartikawati, E. (2013). Penerapan Asesmen Formatif untuk Meningkatkan Habits of Mind dan Penguasaan Konsep Pendidikan Lingkungan Hidup Mahasiswa Pendidikan Biologi. Tesis. Program Studi Pendidikan Biologi. Sekolah Pascasarjana. UPI. Lemke, C. (2003). enGauge 21st Century Skills: Digital Literacies for a Digital Age. Neperville, IL: North Central Regional Education Lab. Nakakura, J,.& Prevenas, M. (2013). The Hawaii STEM Learning Strategy and Network: STEM for All and All for STEM. Tersedia: http://standardstoolkit.k12.hi.us/wpcontent/uploads/2013/04/stemhelpsallstudentslearn_pdmaterials_181.pdf Diakses: 09 Juli 2015 (11:50). Republika. (2015). Indonesia Perlu Masukkan Aspek STEM dalam Pendidikan. Tersedia: http://www.republika.co.id/berita/pendidikan/eduaction/15/03/08/nkvou7-indonesia-perlu-masukkanaspek-stem-dalam-pendidikan Dikses: 18 November 2015 (11:05) Rustaman, N. Y. (1990). Kemampuan Klasifikasi Logis Anak (Studi Tentang Kemampuan dan Inferensi Anak Usia Sekolah Dasar Pada Kelompok Budaya Sunda. Disertasi Doktor IKIP, IKIP Bandung: tidak diterbitkan. Rustaman, N. Y. & Sri Redjeki. (1994). Biologi I untuk SLTP kelas 1. Jakarta: Depdikbud. Rustaman, N. Y., et al. (2003). Strategi Belajar Mengajar Biologi. Jurusan Pendidikan Biologi. FPMIPA. Universitas Pendidikan Indonesia Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta. Tobin, K.G., & Capie, W. (1981). Development and Validation a Group Test of Logical Thinking. Educational and Psychological Measurement vol.41 no. 2 413-423. Tersedia: http://www.m.epm.sagepub.com Diakes: 18 November 2015 (11:10) Wulan, A.R. (2008a). Penilaian Kinerja dan Portofolio Pada Pembelajaran Biologi. FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia. Tersedia: http:www.file.upi.edu Wulan, A.R.(2008). Skenario Baru Bagi Implementasi Asesmen Kinerja Pada Pembelajaran Sains di Indonesia. FPMIPA, Universitas Pendidikan Indonesia. Tersedia: http:www.file.upi.edu | in_ID |
dc.description.abstract | Pendidikan di era globalisasi seperti sekarang ini menuntut sekolah untuk dapat menciptakan siswa
yang bukan hanya pintar secara kognitif, namun juga secara keterampilan. Salah satu pendekatan
yang mampu menciptakan tenaga ahli yang profesional adalah pendekatan STEM. Pendekatan ini
sudah banyak digunakan di negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Jepang. Pendekatan
STEM dalam pembelajaran mampu melatih siswa baik secara kognitif, keterampilan, maupun
afektif. Pada pendekatan STEM, model pembelajaran yang digunakan serupa dengan model
project based learning, namun perbedaannya dalam pendekatan STEM terdapat tahap uji/evaluasi.
Pada pendekatan STEM ini, proyek yang dibuat oleh siswa akan diuji fungsinya, jika tidak sesuai
dengan seharusnya maka siswa akan mendesain ulang proyek tersebut. Saat ini pendekatan STEM
belum banyak dikenal di Indonesia, termasuk asesmen yang dapat digunakan dalam pendekatan
STEM tersebut. Berdasarkan keperluan dalam proses penilaiannya, asesmen kinerja merupakan
salah satu asesmen yang dapat diterapkan pada pendekatan pembelajaran ini. Asesmen kinerja
dirancang untuk menilai selama proses pembelajaran dan asesmen kinerja yang menilai produk.
Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai karakteristik penerapan
asesmen kinerja dalam menilai keterampilan proses sains. Metode penelitian ini merupakan
metode deskriptif, sedangkan subyek penelitiannya adalah siswa SMK kelas X dengan kompetensi
keahlian agrobisnis pertanian dan kultur jaringan. Pemilihan sampel pada penelitian ini
menggunakan teknik cluster random sampling. Hasil dari penelitian ini memperlihatkan bahwa
asesmen kinerja yang diterapkan dalam pendekatan STEM pada materi penyiapan media tanam
mampu mengungkapkan keterampilan proses sains siswa. Keterampilan proses sains ini diungkap
melalui observasi terhadap siswa secara individu mulai dari awal pembelajaran hingga akhir
pembelajaran. Asesmen kinerja ini dibuat untuk menilai diskusi siswa, selama proses eksperimen,
selama pengamatan (25 hari), dan saat pelaporan serta presentasi. | in_ID |