Show simple item record

dc.contributor.authorZulaekah, Siti
dc.contributor.authorKusumawati, Yuli
dc.contributor.authorNugraheni, Rista
dc.contributor.authorAstuti, Ratna Arditya Tri
dc.date.accessioned2017-05-29T05:36:20Z
dc.date.available2017-05-29T05:36:20Z
dc.date.issued2017-05-06
dc.identifier.citationAlmatsier, S. 2010. Prinsip Dasar Ilmu Gizi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Almatsier, S., Soetardjo, S., Soekarti, M. 2011. Gizi Seimbang Dalam Daur Kehidupan. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Arisman. 2009. Gizi Dalam Daur Kehidupan. Jakarta: EGC. Beck, ME. 2011. Ilmu Gizi dan Diet Hubungannya dengan Penyakit-Penyakit untuk Perawat dan Dokter. Yogyakarta: Andi Publisher. Departemen Kesehatan. 2003. Gizi Dalam Angka Sampai Dengan Tahun 2002. Jakarta: Depkes RI. Departemen Gizi dan Kesehatan Masyarakat, FKM UI. 2008. Gizi dan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Raja Grafindo Persada. DeMaeyer, EM. 1993. Pencegahan dan Pengawasan Anemia Defisiensi Besi. Alih bahasa: Arisman,M.B. Widya Medika. Jakarta : 7-21. Eliana, D dan Sholikah. 2012. Pengaruh Buku Saku Gizi Terhadap Tingkat Pengetahuan Gizi pada Anak Kelas 5 Muhammadiyah Dadapan Desa Wonokerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman Yogyakarta. Jurnal KESMAS UAD, Vol. 6, No. 2: 162-232. Emilia, E. 2009. Pendidikan Gizi Sebagai Salah Satu Sarana Perubahan Perilaku Gizi Pada Remaja. Jurnal Tabularasa PPS UNIMED. Vol. 6, No. 2 Hayati, RM. 2010. Pengetahuan dan Sikap Anemia Defisiensi Besi dan Dampaknya terhadap Kesehatan Reproduksi di MAL IAIN Medan Tahun 2009/2010. Medan: Universitas Sumatera Utara. International Life Sciences Institute Europe (ILSI). 2000. Healthy, Lifestye: Nutrition and Physicl Activity. ILSI Press. Irawati, A. 1992. Pengetahuan Gizi Murid SD dan SMP di Kodya Bogor. Bogor :Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi dan Makanan Departemen Kesehatan RI. Kartini, A., Fatimah, S., Nugraha, P., Rahfiludin, MZ. 2001. Uji Coba Model KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) Dalam Upaya Penanggulangan Anemia Anak Sekolah. Laporan Akhir. Bappeda Kota Semarang Kerjasama dengan Pusat Penelitian Kesehatan. Lembaga Penelitian Kesehatan Universitas Diponegoro Semarang. Kholid, A. 2012. Promosi Kesehatan: Dengan Pendekatan Teori Perilaku, Media, dan Aplikasinya. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada. Moore, H., Greenwood, D., Gill, T., Waine, C., Soutter, J., Adamson, A. 2003. A Cluster Randomised Trial to Evaluate a Nutrition Training Programme. Br. J. Gen, Pract.;53(489):271-7. Murti, B. 2013. Desain Ukuran Sampel Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif do Bidang Kesehatan. Yogyakarta: Gajah Mada University Press Notoatmodjo, S. 2003. Ilmu Kesehatan Masyarakat Prinsip-Prinsip Dasar. Jakarta: PT Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. 2005. Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. 2007. Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: PT Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Notoatmodjo, S. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Notoatmodjo, S. 2012. Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta. Nurbaiti. 2013. Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Anemia Pada Remaja Putri di SMA Negeri 11 Banda Aceh Tahun 2013. Jurnal. Banda Aceh. StiKes Ubudiyah Banda Aceh. Permaesih, D dan Herman, S. 2005. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Anemia pada Remaja. Buletin Penelitian Kesehatan, Vol.33, No.4: 162-171. Poltekkes Depkes Jakarta I. 2010. Kesehatan Remaja Problem dan Solusinya. Jakarta: Salemba Medik. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). 2013. Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. Saraswati E, Sumarno. 1997. Perbedaan Tingkat Pengetahuan Anemia Remaja Putri SMU Anemia dan Non Anemia di Enam Dati II Propinsi Jawa Barat. Diakses: 25 Mei 2014. http//w.w.w.p3gizi.litbang.depkes.go.id. Supariasa, IDN. 2012. Pendidikan dan Konsultasi Gizi. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran ECG. Supariasa, I. 2002. Penilaian Status Gizi. Jakarta: EGC Tarwoto, NS. 2009. Kesehatan Remaja Problem dan Solusinya. Jakarta: Salemba Medika. World Health Organization (WHO). 2011. Prevention of Iron Deficiency Anaemia in Adolescents, Role of Weekly Iron And Folic Acid Supplementation. Geneva: WHO Press. WHO. 2011. Haemoglobin concentrations for the diagnosis of anaemia and assessment of severity. Vitamin and Mineral Nutrition Information System. Geneva: World Health Organization. Wong ,Y., Huang, HC., Ohen, SL., Yamanoto.1999. Is The College Environment Adequate for Accessing to Nutition Education? Study in Taiwan. Nutrition Research 19:1327-1337 Zulaekah, S. 2007. Efek Suplementasi Besi, Vitamin C dan Pendidikan Gizi Terhadap Perubahan Kadar Hemoglobin Anak Sekolah Dasar yang Anemia di Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo. Tesis. Universitas Diponegoro. Semarang. Zulaekah, S. 2012. Pendidikan Gizi dengan Media Booklet terhadap Pengetahuan Gizi. Jurnal KEMAS 7 (2): 123-133.in_ID
dc.identifier.issn2579-9622
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/8690
dc.description.abstractMasalah gizi pada remaja terjadi karena remaja memerlukan zat gizi yang lebih tinggi karena peningkatan pertumbuhan dan perkembangan yang terjadi secara dramatis, perubahan gaya hidup dan kebiasaan makan remaja mempengaruhi tingkat asupan dan keadaan kebutuhan gizinya. Remaja memiliki resiko tinggi terhadap kejadian anemia terutama anemia gizi besi. Pengetahuan merupakan hal yang sangat penting dalam membentuk tindakan seseorang. Selain itu perilaku makan yang berkaitan dengan anemia pada remaja juga di pengaruhi oleh tingkat pendidikan yang rendah, sosial ekonomi rendah, demografi, dan juga gaya hidup yang tidak baik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat sosial ekonomi dan pengetahuan tentang anemia dengan perilaku konsumsi Fe remaja di Sekolah menengah pertama. Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Menengah Pertama di wilayah Surakarta, yaitu SMP Muhammadiyah 1 Surakarta dan SMP Muhammadiyah 5 Surakarta. Data yang diambil meliputi : pekerjaan ayah, pekerjaan ibu, pendapatan perkapita keluarga, pendidikan ayah, pendidikan ibu, pengetahuan siswi dan konsumsi fe. Analisis Bivariat, dilakukan untuk menguji hubungan, pendidikan orang, pekerjaan dan pendapatan perkapita keluarga, pengetahuan siswi dengan perilaku konsumsi fe. Uji yang digunakan adalah uji uji Chi-Square Test dan uji Spearman’s rho. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan ayah, pendidikan ibu, pendapatan orang tua dan pengetahuan siswa dengan perilaku konsumsi fe.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherProdi Ilmu Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.titleHubungan Tingkat Sosial Ekonomi Keluarga dan Pengetahuan Tentang Anemia dengan Perilaku Konsumsi FE Remajain_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record