Show simple item record

dc.contributor.authorFaradilla, Arnes
dc.date.accessioned2017-05-30T01:37:02Z
dc.date.available2017-05-30T01:37:02Z
dc.date.issued2017-03-22
dc.identifier.citationAzwar, S., 2015, Reliabilitas dan Validitas Edisi 4, Pustaka Pelajar. Cooper, D., 2002, Management Safety Culture a Model of Understanding & Quantifying a Difficult Concept, Profesional Safety. Hartono, B., 2010, Investigating Risky Decisions of the Construction Contractors in Competitive Bid Mark-Ups, National University of Singapore. Hasibuan, C., 2014, Pengembangan Instrumen Persepsi Tim Medis Di Unit Gawat Darurat, Fakultas Teknik Mesin Dan Industri, Universitas Gadjah Mada. Institute of Medicine, 1999, To Err Is Human: Building a Safer Health System. Okuyama, T., Akechi, T., and Kugaya, A., 2003, Development and Validation of the Cancer Fatigue Scale: a brief, three-dimensional, self rating scale for assessment of fatigue in cancer patients, Journal Pain Symptom Manage, Vol. 19. Parasuraman, A., Valarie, A., and Leonard, L., 1988, SERVQUAL: Multiple-Item Scale For Measuring Consumer Perceptions of Service Quality, The Marketing Science Institute, Journal of Retailing, Vol.64, No.1. Reason, J., 1998, Achieving a Safe Culture: Theory and Practice, Work & Stress, Vol. 12, No. 3, pp 293-306. Xiao, H., and Barber, J., 2008, The Effect of Perceived Health Status on Patient Satisfaction, International Society for Pharmacoeconomics and Outcome Research (ISPOR), Vol.11, No.04.in_ID
dc.identifier.issn2337-4349
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/8701
dc.description.abstractIklim keselamatan adalah sebuah persepsi responden yang dinilai dengan menggunakan kuisioner. Kuisioner iklim keselamatan bertujuan untuk menilai bagaimana penerapan dan komitmen karyawan dalam melaksanakan keselamatan kerja di Rumah Sakit. Kuisioner yang digunakan pada penelitian ini adalah Hospital Survey of Patient Safety Climate (HSOPSC) dan Safety Climate Questionaire (SAQ). Kuisioner Iklim Keselamatan yang telah dikembangkan di Indonesia adalah KIKRS yang mengikuti budaya Iklim Keselamatan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi kuisioner iklim keselamatan dirawat inap dan melihat perbedaan iklim keselamatan dan kepuasan pasien antara 2 RSUD di salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki Akreditasi yang sama. Kepuasan pasien merupakan salah satu indikator Rumah Sakit dalam penilaian kinerja karyawan dan kualitas Rumah Sakit. Kuisioner HSOPSC, SAQ, KIKRS dan Kepuasan Pasien disebarkan pada 2 RSUD dengan total responden 144 yang terdiri dari perawat, dokter dan pasien rawat inap. Penelitian ini menggunakan uji normalitas, validasi, reliabilitas, correspondence analysis dan Mann Whitney. Hasil dari setiap kuisioner iklim keselamatan kemudian dibandingkan dengan kepuasan pasien di masing-masing RSUD. Sedangkan hasil dari Correspondence Analysis digunakan untk melihat dimensi iklim keselamatan yang paling berpengaruh terhadap responden di Rumah Sakit. Hasil menunjukkan bahwa faktor karakteristik responden yaitu usia, jenis kelamin dan lama bekerja berpengaruh terhadap persepsi dari iklim keselamatan. Persepsi iklim keselamatan antara RSUD 1 dan RSUD 2 menunjukkan adanya perbedaan iklim keselamatan dan kepuasan pasien walaupun memiliki nilai Akreditasi yang sama berdasarkan penilaian KARS.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectHSOPSCin_ID
dc.subjectIklim Keselamatanin_ID
dc.subjectKepuasan Pasienin_ID
dc.subjectKIKRSin_ID
dc.subjectSAQin_ID
dc.titlePenilaian Persepsi Iklim Keselamatan di RSUD Pada Unit Rawat Inapin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record