Show simple item record

dc.contributor.authorFerdinant, Putro Ferro
dc.contributor.authorUmmi, Nurul
dc.contributor.authorSaeful M.S., Ade Irman
dc.contributor.authorSetiawan, Hadi
dc.date.accessioned2017-05-31T02:45:04Z
dc.date.available2017-05-31T02:45:04Z
dc.date.issued2017-03-22
dc.identifier.citationDinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal Kab. Lebak, Profil Potensi Komoditi Gula Aren. Lebak: 2013. Dian Kusmanto, Maret 2011 “Mengolah Nira Menjadi Gula Cair Bermutu Tinggi Dengan Vacuum Evaporator” dalam http://kebunaren.blogspot.com/2011/03/mengolah-nira-menjadi-gula-cairbermutu.html Dian Kusmanto, Maret 2011, “Mengurangi kandungan air dari Nira Aren dengan Teknologi Membran dan Reverse Osmosis” dalam http://kebunaren.blogspot.com/2010/07/mengurangikandungan-air-dari-nira-aren.html Rachman, Benny, dkk, Kajian Sosial Ekonomi Gula Aren, Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten, Serang: 2005. Rosyiani Ningsih, 2012 “Kajian Proses Pembuatan Gula Serbuk Dari Nira Aren Murni (Arengapinnata, Merr) Pada Berbagai Tingkatan Suhu Inlet dan Laju Alir Bahan Menggunakan Spray Dryer, Fakultas Teknologi Industri Pertanian,Universitas Padjadjaran.in_ID
dc.identifier.issn2337-4349
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/8722
dc.description.abstractAren atau enau (Arrenga pinnata Merr) adalah salah satu keluarga palma yang memiliki potensi nilai ekonomi yang tinggi dan dapat tumbuh subur di wilayah tropis seperti Indonesia. Gula aren diperoleh dari proses penyadapan nira aren yang kemudian dikurangi kadar airnya hingga menjadi padat. Produk gula aren ini adalah berupa gula cetak dan gula semut. Salah satu sentra produksi gula aren di Kabupaten Lebak adalah di desa Barunai dan Mekarsari. Industri gula aren di Kabupaten Lebak menyerap 5.406 tenaga kerja melalui 2.982 unit usaha dengan kapasitas produksi per tahun mencapai 2.249,4 ton yang tersebar di 44 sentra produksi. Pemerintah Kabupaten Lebak menjadikan Industri Gula aren sebagai kompetensi inti industri namun dalam pengembangan produksinya masih terdapat beberapa kendala diantaranya kendala produksi dan teknologi dan masih sederhana, sehingga kualitas produk gula semut yang dihasilkan kurang baik, serta kemasan produk juga masih sederhana. Kondisi inilah yang menyebabkan daya saing dipasaran menjadi rendah. Tujuan penelitian ini adalah inovasi produk berupa Teknologi Vacuum Evaporator dan Mesin Spinner untuk perbaikan proses produksi gula aren semut pada Kelompok Usaha Bersama (KUB) diperoleh peningkatan kapasitas produksi pada proses pemasakan nira yang sebelumnya kapasitas produksi 20 liter/8 jam menjadi 100 liter/4 jam.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectGula Aren Semutin_ID
dc.subjectVacuum Evaporatorin_ID
dc.subjectMesin Spinnerin_ID
dc.titlePenggunaan Teknologi Vacuum Evaporator dan Spinner Untuk Pengembangan Proses Produksi Gula Aren Semut di Kabupaten Lebakin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record