Show simple item record

dc.contributor.authorDermawan, Dedi
dc.contributor.authorRidwan, Abrar
dc.contributor.authorJapri, J
dc.contributor.authorAprianto, Rudi
dc.date.accessioned2018-05-25T03:17:05Z
dc.date.available2018-05-25T03:17:05Z
dc.date.issued2018-03
dc.identifier.citationGaspersz, Vincent. 2005. Total Quality Management. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta. Lusiana, Ama. 2017. “Analisis pengendalian kualitas produk dengan menggunakan metode six sigma pada PT Sandang Nusantara Unit Patal Sacang”. Skripsi. Fakultas Ekonomi, Akutansi. Universitas Negeri Semarang Muhaemin, Achmad. 2012. “Analisis Pengendalian Kualitas Produk Dengan Metode Six Sigma Pada Harian Tribun Timur”. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Manajemen. Universitas Hasanuddin Oktavianto, Diky. 2013. “Analisis Kecacatan Produk Aqua Dalam Upaya Perbaikan Kualitas Dengan Metode DMAIC”. Skripsi. Fakultas Matematika & Ilmu Pengetahuan Alam, Matematika. Universitas Pakuan Pande, Peter S, and Larry Holpp. 2005. What is Six Sigma. Yogyakarta: Penerbit. Andi. Rachmad. Toyota Astra Motor. (1997). Toyota Traning Service. Jakarta: PT. Toyota Astra Motor.id_ID
dc.identifier.issn2621-0789
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/9784
dc.description.abstractSix sigma adalah suatu visi peningkatan kualitas menuju target 3,4 kegagalan per sejuta kesempatan untuk setiap transaksi produk barang dan jasa. Jadi Six Sigma merupakan suatu metode atau teknik pengendalian dan peningkatan kualitas yang merupakan terobosan baru dalam bidang manajemen kualitas. Pada penelitian ini di lakukan dengan metode DMAIC (Define, Measure, Analize, Improve, Control). Langkah mengurangi cacat dan variansi di lakukan secara sistematis dengan mendefinisikan (Define), mengukur(Measure),menganalisis (Analyze), memperbaiki (Improve) dan mengendalikan (Control). Konsep ini memiliki sistematika yang jelas dalam memperbaiki proses yang diharapkan, mengidentifikasi masalah, melakukan pengukuran, analisis pada akar permasalahan, dan memberikan usulan perbaikan serta rencana pengendalian yang jelas terhadap kualitas. Berdasarkan hasil analisis kerusakan sistem kopling di Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru dengan menggunakan metode DMAIC bahwa tingkat kerusakan terdapat pada komponen kopling master cylinder dengan kerusakan sebesar 0,15 dan dengan persentase 33% kerusakan.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherIENACO (Industrial Engineering National Conference) 6 2018id_ID
dc.subjectperawatanid_ID
dc.subjectperbaikan kualitasid_ID
dc.subjectsix sigmaid_ID
dc.titlePeningkatan Mutu Perawatan Kopling Kendaraan Dengan Metode Six Sigma (Studi Kasus Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Pekanbaru)id_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record