Show simple item record

dc.contributor.authorSholahuddin, Muhammad
dc.contributor.authorLestari, Wuryaningsih Dwi
dc.date.accessioned2018-06-08T04:22:33Z
dc.date.available2018-06-08T04:22:33Z
dc.date.issued2018-05
dc.identifier.citationAminah, A. S. (2013). Analisis kesesuaian akad al-ijarah dengan fatwa dewan syariah nasional (DSN) NO: 09/DSN-MUI/IV/2000 pada produk pembiayaan dana talangan haji di PT. Bank Negara Indonesia Syariah Cabang Malang. Universitas Muhammadiyah Surakarta. Bimo Walgito. (2004). Pengantar Psikologi Umum,. Yogyakarta: Andi. Hadi, S., & Widyarini, W. (2013). Dana Talangan Haji (Fatwa DSN dan Praktek di LKS). ASY-SYIR’AH, 45(2). Kurnianto, E. (2013). Pengaruh Promotion Mix Terhadap Keputusan Menggunakan Produk Dana Talangan Haji Bank Mega Syariah Cabang Yogyakarta. FAI (Ekonomi Perbankan Islam), 8(8). Ma’ruf, M. (2001). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Jamaah Haji Di Kota Medan. Miftah Thoha. (2003). Kepemimpinan dalam manajemen : suatu pendekatan perilaku. Jakarta : Raja Grafindo Persada. Murwanti, Sri, Sri Padmantyo, M. S. (2015). Analisis Dampak Dana Talangan Haji di Indonesia. Proceeding Seminar Nasional Dan The 2nd Call for Syariah paper “Menakar Masa Depan Profesi Memasuki MEA 2015 Menuju Era Crypto Economic” Sabtu 13 Juni 2015, Program Studi Akuntansi FEB UMS. Rahmah, S. (2013). Studi Evaluasi atas Dana Talangan Haji Produk Perbankan Syariah di Indonesia. Jurnal Ahkam, 13(2). Riantama, R. W. (2014). Pengaruh Fee Based Income Dana Talangan Haji Terhadap Tingkat Profitabilitas Pada Bank Syariah (Studi Penelitian Pada Bank Syariah Mandiri Kantor Cabang Solo). Universitas Sebelas Maret Surakarta. Ruslan, H. (2012). Dana Talangan Haji, Bolehkah?, www.republika.co.id. Setiadi, N. J. (2003). Perilaku Konsumen. Jakarta: Kencana. Sutopo., H. B. (2002). Metodologi Penelitian Kualitatif. Surakarta: UNS Press. Ulfah, M. (2012). Analisis Pengaruh Marketing Syariah terhadap Minat Nasabah Dana Talangan Haji (Studi Kasus di Bank Muamalat Cabang Semarang). IAIN Walisongo.id_ID
dc.identifier.issn2621-1572
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/9987
dc.description.abstractIndonesia merupakan salah satu negara yang paling banyak jamaah hajinya. Jumlah yang sangat banyak ini menyebabkan antrian untuk menunggu waktu melakukan ibadah haji, sejak bank syariah menawarkan sistem dana talangan bagi siapa saja yang mampu dan ingin segera beribadah haji. Dana haji tentu tidak sedikit. Jika sebelum krisis dan nilai rupiah masih kuat, dana haji hanya berkisar 10 juta. Namun setelah krisis terjadi, kini biaya meningkat menjadi 3-4 kali lipat.Tujuan penelitian ini adalah merekonstruksi model pendanaan ibadah haji yang transparan yang ada di Bank Syariah di Indonesia.Untuk mencapai tujuan tersebut dilakukan penelitian (tahun pertama, 2017) analisis studi model pembiayaan ibadah haji dengan metode business canvas model. Sedangkan Tahun kedua (2018) dilakukan rekonstruksi model pendanaan ibadah haji yang lebih adil dan transparan untuk Indonesia berdasarkan hasil penelitian tahun pertama dengan fokus pada model gadai emas di perbankan Syariah. Penelitian tahun pertama dan kedua ini menggunakan analisis kualitatif.Penelitian studi kasus ini menggunakan Bank Syariah mandiri sebagai narasumber atau informan.Peneliti menggali informasi kepada informan mengenai operasional gadai emas syariah dan peluangnya untuk pendanaan ibadah haji dengan metode wawancara mendalam.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherThe National Conference on Management and Business (NCMAB) 2018id_ID
dc.subjectDana Hajiid_ID
dc.subjectPembiayaanid_ID
dc.subjectKualitatifid_ID
dc.titleRekonstruksi Sistem Pendanaan Ibadah Haji dengan Gadai Emas di Perbankan Syariahid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record