dc.identifier.citation | Anna, Alif Noor. 2010. Analisis Karakteristik Parameter Hidrologi Akibat Alih Fungsi Lahan di Daerah Sukoharjo Melalui Citra Landsat Tahun 1997 dengan Tahun 2002, Jurnal Geografi UMS: Forum Geografi, volume 14, Nomor 1, Juli 2010. Surakarta: Fakultas Geografi UMS. Engelen, G.B; F. Klosterman. 1996. Hydrological System Analysis Method and Applications. Kluwer Academic Publisher. London. Majidi A, Moradi M, Vagharfard H, Purjenaie A. 2012. Evaluation of Synthetic Unit Hydrograph Pawitan, Hidayat. 2002. Perubahan Penggunaan Lahan dan Pengaruhnya terhadap Daerah Aliran Sungai. Bogor: Laboratorium Hidrometeorologi FMIPA IPB. Setyowati, Dewi Liesnoor. 2010. Hubungan Hujan dan Limpasan pada Sub DAS Kecil Penggunaan Lahan Hutan, Sawah, Kebun Campuran di DAS Kreo, Jurnal Geografi UMS: Forum Geografi, volume 14, Nomor 1, Juli 2010. Surakarta: Fakultas Geografi UMS. Soewarno. 2000. Hidrologi Operasional. Bandung: Citra Aditya Bakti. Sucipto. 2008. Kajian Sedimentasi di Sungai Kaligarang dalam Upaya Pengel olaan Daerah Aliran Sungai Kaligarang Semarang. Semarang: Tesis Magister Ilmu Lingkungan Program Pasca Sarjana UNDIP. Suripin. 2004. Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Andi. Yogyakarta. Ugro Hari Murtiono, dkk | en_US |
dc.description.abstract | Daerah penelitian merupakan daerah penyangga Kota Surakarta yang berdasarkan penelitian yang telah dilakukan telah mengalami alih fungsi lahan lahan sehingga akan berdampak pada potensi limpasan permukaannya. Tujuan spesifik dari penelitian ini adalah menentukan estimasi potensi limpasan permukaan dengan model Cook`s.
Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Distribusi curah hujan wilayah ditentukan dengan menggunakan poligon thiessen. Perhitungan estimasi potensi limpasan permukaan me-nurut Cook`s mempertimbangkan variabel biofisik permukaan lahan, dengan modifikasi curah hujan. Adapun analisa yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik skoring yang kemu-dian diolah menggunakan Sistem Informasi Geografis.
Hasil yang diharapkan dari penelitian ini adalah (1) potensi air permukaan yang didasarkan atas analisis Cook`s, maka potensi air permukaan tersebar dari 4 sub sub DAS yang diteliti mempunyai kisaran antara 47,428% sampai dengan 53,109%. Adapun potensi air permukaan terbesar terjadi di sub sub DAS Samin, sedangkan yang terkecil di sub sub DAS Bambang. Besarnya potensi air permukaan di sub sub DAS Samin banyak disumbang oleh kondisi topografi yang mempunyai kemiringan lereng 10%-<30%. (2) berdasarkan interpretasi citra landsat yang memperhitungkan peran 4 parameter permukaan lahan yaitu topografi, tanah, cover, dan surface storage, maka parameter topografi merupakan parameter yang paling banyak berpengaruh terhadap perubahan potensi air permukaan daerah penelitian. | en_US |