dc.identifier.citation | Abby, Ghobadian dan John Ashworth. 1994. “Performance Measurement in Local Government-Concept and Paractice”. 1994. International Journal of Operation and Production Management 14. Nomor 5. Halaman 35 – 51. Butts, Darrell. 2009. Does A Balanced Scorecard Dilute a Local Government Focus on Result?. www.mpa.unc.edu/.../DarrellButts. [10 Februari 2012]. Edwards, David dan John C. Thomas. 2005. “Developing a Municipal Performance Measurement System: Reflections on the Atlanta Dashboard.” Public Administration Review 65. Halaman 369-376. Engle, R.F. and C.W.J. Granger Hodgson, Geoffrey M. 1998. “The Approach of Institutional Economics”. Journal of Economic Literature Volume XXXVI, March 1998. Halaman 166 – 192. Mackay, Ronald, Douglas Horton, Luis Dupleich and Anders Andersen. 2002. “Evaluating Organizational Capacity Development”. The Canadian Journal of Program Evaluation Vol. 17 No. 2. Halaman 121–150. McAdam, Rodney dan Robbie Saulters. 2000. “Quality Measurement Frameworks in The Public Sector”. Total Quality Management volume 11, halaman 652 - 656. Musyaddad, Achmad, Miftah Adhi Ikhsanto, Fatih Gama Abisono dan Bambang Wahyu Sumirat. 2011. Capacity Development Assessment. Kemitraan bagi Pembaruan Tata Pemerintahan di Indonesia: Jakarta Pemerintah Daerah Sragen. Petrofić, Dragan dan Zoran Stefanović. 2009. Methodological Position Riyardi, Agung dan Widojono. 2011. “Analisis Efisiensi, Efektifitas dan Responsibilitas Sumber Daya Manusia Pemerintah Daerah Sragen”. Jejak. Volume 4 No. 2. September 2011. Halaman 91 – 101. Riyardi, Agung. 2011. “Short and Long Run Causality Relationship between Indonesian Human Resources and Investment since 1985 until 2007”. The 12 MalaysianIndonesian International Conference on Economics, Management and Accounting Riyardi, Agung. 2012. Approaches for Organizational Capacity Audit Tool. Makalah Diskusi Program Studi Magister Manajemen Pasca Sarjana UMS. Santosa, Purbayu Budi. 2008. “Relevansi dan Aplikasi Aliran Ekonomi Kelembagaan”. Jurnal Ekonomi Pembangunan Vol 9 No. 1. Halaman 46 – 60. Sato, Ikuro, Hisaaki Mitsui, dan Hiroko Shimizu. 2000. “Organizational Capacity of Executing Agencies in the Developing Countries—Case Studies on Bangladesh, Thailand and Indonesia”. JBIC Review, No. Halaman 83-106. Wachira, Esther Mwiyeria.2010. Organizational Capacity Audit Tool. http:// www.gesci.org/ resources. Html [10 Desember 2011]. th | in_ID |
dc.description.abstract | Tujuan jangka panjang penelitian ini adalah terumuskannya OCA Tool sebagai model
evaluasi kapasitas organisasi pemerintah daerah. Adapun target khusus dalam penelitian ini
adalah terdiskripsikannya organisasi pemerintah daerah Sragen dan kota Surakarta sebagai
institusi, terukurnya seluruh variabel kapasitas organisasi pemerintah daerah Sragen dan
pemerintah kota Surakarta baik variabel kapasitas organisasi level mikro, maupun meso dan
makro, dan terukurnya hubungan seluruh variabel kapasitas organisasi pemerintah daerah Sragen
dan pemerintah kota Surakarta tersebut dalam perspektif balanced score card. Apabila ketiga
target khusus terpenuhi, maka dapat diperoleh fakta OCA Tool yang dapat digunakan sebagai
dasar dalam perumusan model evaluasi kapasitas organisasi pemerintah daerah sebagai suatu
institusi.
Metode untuk mendeskripsikan organisasi pemerintah daerah Sragen dan kota Surakarta
sebagai suatu insitusi adalah mendeskripsikan dinamika level mikro, meso dan makro dari
organisasi pemerintah daerah Sragen dan kota Surakarta sejak tahun 2005 hingga 2011.
Metode untuk mengukur variabel kapasitas organisasi pemerintah daerah Sragen dan
Kota Surakarta adalah metode pengelompokan organisasi pada level mikro, meso dan makro dan
pengukuran optimasi kapasitasnya menggunakan Kriteria Tingkat Optimasi Kapasitas Organisasi
Pemerintah Daerah.
Metode untuk mengukur hubungan seluruh variabel kapasitas organisasi pemerintah
daerah Sragen dan pemerintah Kota Surakarta adalah metode antar hubungan dalam balanced
score card. Metode ini dimulai dengan pengelompokan organisasi dan kapasitasnya dari level
mikro, meso dan makro menjadi perspektif dalam balanced score card yang terdiri atas
perspektif pembelajaran dan pertumbuhan sumber daya manusia, perspektif internal organisasi,
perspektif finansial dan perspektif pelanggan, yang selanjutnya dilakukan pengukuran antar
hubungan dalam seluruh perspektif.Metode untuk merumuskan OCA Tool sebagai model evaluasi kapasitas organisasi
adalah metode standardisasi alat evaluasi kapasitas organisasi pemerintah daerah melalui diskusi
dalam Focused Group Discussion
Dinamika level mikro, meso dan makro menunjukkan bahwa organisasi pemerintah
daerah Sragen dan kota Surakarta adalah suatu institusi yang di dalamnya ada karakteristik
expertise, specificity dan incentives. Selain itu, organisasi pemerintah daerah Sragen dan
Surakarta memiliki kapasitas yang optimal untuk organisasi pemerintah daerah Sragen karena
kapasitas pada level mikro, meso dan makro juga optimal, dan tidak optimal untuk organisasi
pemerintah kota Surakarta sebab kapasitas level meso dan makro tidak optimal. Dengan
demikian dapat disimpulkan bahwa melalui pengamatan terhadap organisasi pemerintah daerah
Sragen dan kota Surakarta ini, ternyata level mikro, meso dan makro dalam OCA Tool dapat
digunakan sebagai dasar dalam perumusan model evaluasi kapasitas organisasi pemerintah
daerah sebagai suatu institusi. Di tahun 2014, penelitian ini diharapkan dilanjutkan dalam bentuk
mengukur antar hubungan dalam level mikro, meso dan makro dari organisasi pemerintah daerah
Sragen dan kota Surakarta sebagai suatu institusi menggunakan perspektif balanced score card. | in_ID |