Show simple item record

dc.contributor.authorWafroturrohmah, W
dc.date.accessioned2018-07-31T03:00:39Z
dc.date.available2018-07-31T03:00:39Z
dc.date.issued2018-04
dc.identifier.issn2503-4855
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/10203
dc.description.abstractEra millineal ditandai dengan generasi yang confidenct, connected, open to change dan kreatif. Oleh karena itu pendidikan harus bisa merespon perubahan-perubahan untuk meningkatkan kualitas lulusannya. Sinkronisasi proses pembelajaran dengan tuntutan jabatan atau pekerjaan tertentu yang berkembang di dunia kerja dan tuntutan pasar menjadi penting. Kompetensi keahlian dan peningkatan life skill dan nilai entrepreneur peserta didik terus dilakukan melalui pembelajaran teaching factory dimana pembelajaran tersebut memadukan belajar dan bekerja dengan tidak memisahkan antara tempat menyampaikan teori (kelas) dan praktik (laboratorium). Dalam proses pembelajaran keahlian, life skill, dirancang dan dilaksanakan berdasarkan prosedur dan standar bekerja yang sesungguhnya, sehingga mampu menghasilkan produk berupa barang maupun jasa yang bisa dikelola Business Center. Peningkatan life skill yang terdiri dari personal skill, social skill, academic skill, dan vocational skill yang diwarnai nilai entrepreneur dilakukan melalui proses pembelajaran teaching factory yang diintegrasikan dengan model pembelajaran discovery learning, problem based learning, dan project based learning. Dalam proses pengintegrasian model pembelajaran diwarnai dengan nilai-nilai entrepreneur yang meliputi mandiri, kreatif, inovatif, berani mengambil resiko, berorientasi pada tindakan, kepemimpinan, dan bekerja keras yang berdaya saing.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherSeminar Nasional Pendidikan 2018id_ID
dc.titleUpaya Peningkatan Life Skill dan Nilai Entrepreneur Melalui Pembelajaran Teaching Factory Pada Era Millinealid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record