Show simple item record

dc.contributor.authorWardhani, Novia Wahyu
dc.date.accessioned2019-05-28T05:15:13Z
dc.date.available2019-05-28T05:15:13Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.citationBPS. 2014. Statistik Kriminal 2014. Katalog BPS 4401002. Jakarta : Badan Pusat Statistik. Djahiri, K. (1984). Strategi Pengajaran Afektif-Nilai-Moral VCT dan Games dalam VCT. Bandung: Laboratorium PMPKN IKIP Bandung. Fajarini, Ulfah. 2014. Peranan Kearifan Lokal Dalam Pendidikan Karakter. Sosio Didaktika Vol 1 No.2. Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah. ICW. 2015. Tren Pemberantasan Korupsi Semester I 2015. www.antikorupsi.org/id/content/bulletin-mingguan-anti-korupsi-14-18- september-2015. 20 Mei 2015. Karen E. Bohlin, Deborah Farmer, Kevin Ryan.(2001). Building Character in School Resource Guide. San Fransisco: Jossey Bass. Preiss D.D., & Sternberg, R.J., Ed. (2010). Innovations in Educational Psychology: Perspective on Learning, Teaching and Human Development. New York: Springer. Purwasasmita, M. (2010). “Memaknai Konsep Alam Cerdas dan Kearifan Nilai Budaya Lokal (Cekungan Bandung, Tatar Sunda, Nusantara, dan Dunia) Peran Local Genius dalam Pendidikan Karakter”. Prosiding Seminar Aktualisasi Pendidikan Karakter Bangsa. 1, 12-27. UPI: Widya Aksara Press. Rahyono, FX. 2009. Kearifan Budaya dalam Kata. Jakarta: Wedhatama Widyasastra. Sternberg, R.J., & Jordan, J. Ed. (2005). A Handbook of Wisdom: Psychological Perspective. Cambridge: Cambridge University Press. Sternberg, R.J. (2003). Wisdom Intelligence, and Creativity Synteshized. New York: Oxford University Press. Wardhani, Novia Wahyu. 2013. Pembelajaran Nilai-Nilai Kearifan Lokal Sebagai Penguat Karakter Bangsa Melalui Pendidikan Informal. Bandung : UPI.id_ID
dc.identifier.issn2598-6384
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/10744
dc.description.abstractArtikel ini bertujuan menelaah nilai-nilai kearifan lokal Jawa yang berperan dalam pembentukan karakter generasi muda. Kearifan lokal dapat membentuk karakter manusia melalui pembelajaran nilai yang dilakukan di lingkungan formal maupun informal. Salah satu wahana transformasi budaya adalah pendidikan. Jawa memiliki banyak nilai kearifan lokal salah satunya adalah petuah yang berbunyai Rumangsa Melu Handarbeni, Wajib Hangrungkebi, Mulad Sarira Hangrasawani. Dalam kalimat tersebut memuat nilai yang menyadarkan generasi muda pada pemeliharaan dan penjagaan terhadap sesuatu yang dimilikinya. Dihubungkan dengan peran manusia dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, kalimat tersebut dapat meningkatkan rasa tanggung jawab, kepedulian, dan nasionalisme yang pada masa ini mulai luntur. Dengan digalinya kembali dan diajarkannya nilai-nilai kearifan lokal tersebut dapat memperkuat karakterbangsa dan memunculkan keteladanan baru bagi upaya pembentukan karakter. Sehingga penggalian nilai-nilai kearifan lokal dapat mendukung pendidikan karakter sebagai prioritas dalam pendidikan.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProsiding Seminar Nasional Pendidikan Kewarganegaraan 2016id_ID
dc.titleKearifan Lokal Jawa sebagai Pembentuk Karakter Generasi Mudaid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record