Show simple item record

dc.contributor.authorJannah, Annisa Nur
dc.contributor.authorRohmah, Siti Nur
dc.date.accessioned2019-06-20T03:21:50Z
dc.date.available2019-06-20T03:21:50Z
dc.date.issued2019-03
dc.identifier.citationAmelia, Risma. 2015. Pencapaian Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP Dengan Menggunakan Metode Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Jurnal Ilmiah UPT P2M STKIP Siliwangi.Vol 2, No.1. Gulo, W. 2002. Strategi Belajar-Mengajar. Jakarta: PT Grasindo. Istiqoma, Fitria, Amir Rusdi. 2015. Pengaruh Penerapan Metode Problem Solving Pada Mata Pelajaran Matematika Materi Pecahan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas III Di Madrasah Ibtidaiyah Muhajirin Palembang. Vol 2. Purwasih, R. 2015. Peningkatan Kemampuan Pemahaman Matematis Dan Self Confidence Siswa MTs Di Kota Cimahi Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Matematika STKIP Siliwangi Bandung.Vol 9, No.1. Roestiyah N.K. 2008.Strategi belajar mengajar: salah satu unsure pelaksanaan strategi belajar mengajar: teknik penyajian. Jakarta: Rineka Cipta. Setianingsih, Hesti. 2016. Keefektifan Problem solving Dan Guided Inkuiri Dalam Setting TAI Ditinjau Dari Prestasi Belajar, Kemampuan Berpikir Kristis , Dan Kedisiplinan Diri. Jurnal Riset Pendidikan Matematika Universitas Negeri Yogyakarta.Vol 3, No.2. Syaodih, Nana. 2005. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Wardhani, Sri. 2008. Analisis SI dan SKL Mata Pelajaran Matematika SMP/MTs Untuk Optimalisasi Tujuan Mata Pelajaran Matematika. Yogyakarta: Pusat Pengembangan Dan Pemberdayaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Matematika.id_ID
dc.identifier.issn2656-0615
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/10886
dc.description.abstractPenelitaian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan kemampuan pemahaman konsep siswa dalam pembelajaran menggunakan pendekatan problem solving dan guided inquiry. Populasi ini dalam penelitian diambil tiga kelas. Desain penelitian ini menggunakan Randomized Pretest-Postest Comparison Group Design. Teknik pengumpulan data menggunakan tes berupa essay. Uji instrument digunakan uji validitas. Teknik analisis data yang digunakan yaitu uji prasyarat analisis meliputi uji normalitas dan uji homogenitas dilanjutkan uji hipotesis. Hasil dari uji hipotesis kelas eksperimen dengan taraf signifikan 5% dan dk = 58 menunjukkan bahwa untuk kemampuan pemahaman konsep siswa (posttest) 1) ada perbedaan kemampuan pemahaman konsep siswa antara yang menggunakan pendekatan problem solving dan guided inquiry pada siswa kelas VIII SMP, 2) model pembelajaran dengan model guided inquiry lebih efektif daripada model pembelajaran dengan model problem solving terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika.id_ID
dc.language.isootherid_ID
dc.publisherProsiding Konferensi Nasional Penelitian Matematika dan Pembelajarannya (KNPMP) IV 2019id_ID
dc.titleEfektivitas Problem Solving dan Guided Inquiry terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep pada Siswa SMPid_ID
dc.typeArticleid_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record