Show simple item record

dc.contributor.authorLelono, Eko Joko
dc.contributor.authorSusilowati, Indah
dc.date.accessioned2012-05-01T07:33:12Z
dc.date.available2012-05-01T07:33:12Z
dc.date.issued2010-12
dc.identifier.citationPasaribu, Ali Musa. 2004. Kajian Sistem Modular pada Usaha Tani Ikan Bandeng (Chanos- Chanos, forskal) di Sulawesi Selatan. Jurnal Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Vol.7, No.2, Juli: Hal. 187-192. Darwanto, Dwidjono H. 2005. Ketahanan Pangan Berbasis Produksi dan Kesejahteraan Petani. Ilmu Pertanian Vol. 12 No. 2. Welirang, Franciscus. 2007. Revitalisasi Republik Perspektif Pangan dan Kebudayaan. Jakarta: Penerbit Grafindo Khazanah Ilmu. Hermanto. 2007. Pengelolaan Budidaya Tambak Berwawasan Lingkungan. (Widyaiswara BPPP Belawan-Medan, 30 Desember). http://www.budidaya.net. Di akses tanggal 22 oktober 2008. Nainggolan, Kaman. 2008. Penguatan Strategi Ketahanan Pangan Nasional. CIDES. (27 Peberuari. http://www.cidesonline.org. Di akses tanggal 12 nopember 2008. Yusuf, Liswarti, dkk. 2008. Teknik Perencanaan Gizi Makanan. Jilid 1. Buku Sekolah Elektronik Singarimbun, Masri dan Sofyan Effendi. 1989. Metode Penelitian Survey. Edisi Revisi. Jakarta: LP3ES. Partomo, Tiktik Sartika 2008. Ekonomi Industri. Surabaya: Penerbit. Inti Prima Smith, Ian R. 1981. Microeconomics of Existing Aquaculture Production Systems: Basic Concepts and Definitions. Aquaculture Economic Research in Asia Proceedings of a workshop held in Singapore, 2-5 June 1981 International Center for Living Aquatic Resources Management (ICLARM) - International Development Research Centre (IDRC). Sugiarto, Tedy Herlambang, Brastoro, Rachmat Sudjana, dan Said Kelana. 2007. Ekonomi Mikro Sebuah Kajian Komprehensif. Penerbit. PT. Gramedia Pustaka Utama. Supadi. 2004. Ketahanan Pangan dan Impor Beras Berkelanjutan. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian. Maret. caser@indosat.net.id. Diakses tanggal 22 nopember 2008. Efendi, Yempita. 2008. Ingin Sehat “Makan Ikan” Setiap Hari. http://fpik.bunghatta. info/news.php?extend.42 dan http://www.kompas.com/swara/index. htm. Diakses 11 desember 2008. Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, 2006. Laporan statistik Perikanan Budidaya 2005. Provinsi Sulawesi Tengah. Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Tengah, 2006,Laporan statistik Perikanan Tangkap 2005. Provinsi Sulawesi Tengah. Departemen Kelautan dan Perikanan, 2005. Jakarta. (http://www.brkp.dkp.go.id) Direktorat Jendral Perikanan Budidaya, 2005. Pusdatin DKP.2008. Target Produksi Perikanan Budidaya Tak Tercapai. (Antara News) Statistik Perikanan Budidaya, DKP, 1999-2004 Statistik Perikanan Budidaya, DKP 2005 dan 2007 Komariah, A. Tansil. 1996. Usaha Budidaya Tambak Udang Di Kabupaten Sidoarjo Hubungan antara Lingkungan dengan Usaha Tambak. Program Pascasarjana IPB (tesis) tidak diterbitkan. Fattah, Madukallang. 2000. Perilaku Ekonomi Masyarakat Pedesaan. Study Kasus Pada Dua Desa Masyarakat Suku Tolare Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah. (Disertasi). Program Pasca Sarjana Universitas Hasanuddin. Makassar. Moelyono, Mauled. 2007. Peran Modal Sosial Dalam Memoderasi Pengaruh Jaringan Usaha Dan Pembelajaran Organisasi Terhadap Kinerja UKM Sektor Manufaktur Di Kota Palu. Januari. (Disertasi), Tidak Diterbitkan Program Pascasarjana Universitas Negeri Malang.en_US
dc.identifier.issn1411-6081
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/1295
dc.description.abstractPenelitian ini mengenai efisiensi produksi produk tambak/brackishwater pond dan ketersediaannya di Parigi Moutong apakah rawan pangan atau tidak. Penelitian ini menggunakan analisis stochastic frontier production function dan ratio biaya manfaat. Hasilnya, produksi dari budidaya tambak di lokasi penelitian secara teknis belum efisien, namun layak diusahakan. Tambak belum efisien karena pengaruh positif dan signifikan dari input produksi lahan, bibit, dan tenaga kerja. Input produksi berupa pupuk, pakan, pengalaman, kapur, teknologi, penyuluh perikanan lapangan tidak signifikan. Ketersediaan produk tambak diperoleh dengan proses yang belum efisien dan rawan pangan karena kebutuhan konsumsi ikan per kapita per tahun lebih besar dibanding jumlah produksi. Penguatan kinerja tambak untuk mewujudkan ketahanan pangan perlu intensifikasi dan diversifikasi. Intensifikasi lahan dari dua kali panen menjadi tiga kali panen setahun.en_US
dc.publisherlppmumsen_US
dc.subjectefisiensi teknisen_US
dc.subjectratio biaya manfaaten_US
dc.subjectbudidaya tambaken_US
dc.subjectstochastic frontieren_US
dc.titlePENGUATAN KINERJA BUDIDAYA TAMBAK DALAM RANGKA PENCAPAIAN KETAHANAN PANGANen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record