Show simple item record

dc.contributor.authorSetyowati, Suryaning
dc.date.accessioned2012-07-25T04:07:17Z
dc.date.available2012-07-25T04:07:17Z
dc.date.issued2012-04-21
dc.identifier.citationDarmawan. (2003). Teori dan kajian ruang publik kota. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. Hurlock, E.B.(1978). Perkembangan anak (terjemahan oleh Meitasari Tjandrasa dan Muslichah Zarkasih). Jakarta : Penerbit Erlangga. Sarwono, S. W.(1992). Psikologi lingkungan, PT. Gramedia, Jakarta Laurens, J.M. (2004) Arsitekur dan perilaku manusia, PT. Grasindo, Jakarta.en_US
dc.identifier.isbn978-602-96633-1-0
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/1774
dc.description.abstractKebutuhan ruang terbuka sebagai ruang sosialisasi anak menjadi satu masalah di lingkungan perumahan dan permukiman. Keberadaan ruang terbuka di lingkungan perumahan dan pemukiman banyak dimanfaatkan untuk bangunan usaha, bangunan pendidikan atau fasilitas lain sehingga ruang terbuka sudah sulit dijumpai. Anak-anak memanfaatkan ruang lain untuk bersosialisasi seperti jalan-jalan di gang dipakai untuk bermain bola dan serambi mesjid sangat disukai untuk tempat berkumpul. Hal tersebut mempengaruhi anak dalam membentuk karakter dalam lingkungan bermasyarakat. Makalah ini meninjau pentingnya keberadaan ruang terbuka yang bermanfaat bagi perkembangan anak yang dapat membentuk karakter bangsa yang lebih baik sehingga diperlukan sebuah ruang terbuka yang menarik dan aman bagi kegiatan sosialisasi anak.en_US
dc.publisherFak Psikologi UMSen_US
dc.subjectruang terbukaen_US
dc.subjectruang sosialisasien_US
dc.subjectperkembangan anaken_US
dc.titlePERAN RUANG TERBUKA SEBAGAI RUANG SOSIALISASI ANAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER BANGSAen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record