Show simple item record

dc.contributor.authorAbusini, Sobri
dc.contributor.authorSulistio, Harnen
dc.contributor.authorWicaksono, Achmad
dc.date.accessioned2012-09-06T16:27:03Z
dc.date.available2012-09-06T16:27:03Z
dc.date.issued2011-05
dc.identifier.citationAitkin, M., Anderson, D., Francis. B. and Hindle, J. (1989). Statistical Modelling in GLIM, Clarendon Press, Oxpord, England. Conover, W.J. (1999). Practical Nonparametric Statistics. Third Edition, John Wiley & Sons, Inc. Texas Tech University, New York. Dimiyati, T.T. (1994). Operation Research – Model-model Pengambilan keputusan, Sinar Baru Algesindo, Bandung. Francesco Russo and Antonio Comi. (2004). A modelling System to Link end-consumers and Distribution Logistics, European Transport n.28 (2004) : 6-19, Departement of ComputerScience, Mathematics, Elektronics and Transportation, University Mediterranea of Reggio Calabria. Ghozali, I. (2006). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang. J. D. Ortuzar dan L. G. Wilumsen. (1994). Modelling Transport. John Wiley & Sons, New York – Singapura. Ofyar z. Tamin. (1999). Perencanaan dan Pemodelan Transportasi , Penerbit ITB, Bandung. Sulistio H. (2007). Peran Daerah Dalam Program Keselamatan Transportasi Jalan. Universitas Brawijaya, Malang – Indonesia. Tony Swan, Robert Gilchrist, Malcolm Bradley, Mike Clarke, Peter Green, Allan Reese, John Hinde, Andrew Stalewski, Carl O’Brien. (1994). The Glim System, Release 4 Manual. Oxford University Press Inc, New York.en_US
dc.identifier.issn1411-8904
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/1965
dc.description.abstractModel dalam ilmu matematika adalah media bantuan untuk menyederhanakan kenyataan, sehingga akan mempermudah pengetahuan pada fenomena kompleks yang ada. Model transportasi adalah model yang digunakan untuk menjelaskan fenomena transportasi dengan model persamaan matematis. Berdasarkan data kecelakaan, jumlah kecelakaan lalulintas di kota Batu termasuk tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan metode GLM pada kecelakaan sepeda motor di kota Batu Provinsi Jawa Timur.Dengan menggunakan analisis statistik maka didapatkan persamaan model matematika kecelakaan yang paling mendekati data. Model menunjukkan bahwa faktor yang berpengaruh adalah volume lalulintas, lebar bahu jalan dan kecepatan. Oleh karena itu pemerintah daerah harus memperbaiki beberapa faktor yang ada hubungannya dengan kecelakaan (volume lalu-lintas, lebar bahu jalan dan kecepatan) sehingga bisa mengurangi kecelakaan sepeda motor yang melewati jalan di kota Batuen_US
dc.subjectModelen_US
dc.subjectkecelakaanen_US
dc.subjectsepeda motoren_US
dc.subjectGLMen_US
dc.subjectkota Batuen_US
dc.titleMODEL KECELAKAAN SEPEDA MOTOR PADA RUAS JALAN DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN GLM (Studi Kasus di Kota Batu)en_US
dc.title.alternativeMOTORCYCLE ACCIDENT MODEL ON ROADS USING GLM APPROACH (CASE STUDY IN BATU CITY)en_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record