Show simple item record

dc.contributor.authorWedagama, D. M. Priyantha
dc.date.accessioned2012-09-06T16:59:16Z
dc.date.available2012-09-06T16:59:16Z
dc.date.issued2011-05
dc.identifier.citationO’Reilly, D., Hopkin, J., Loomes, G., Jones-Lee, M., Philips, P., McMahon, K., Ives, D., Soby, B., Ball, D., and Kemp, R. (1994). “The Value of Road Safety UK Research on the Valuation of Preventing Non-Fatal Injuries”. Journal of Transport Economics and Policy, pp. 45 – 59. Quddus, M.A., Noland, R.B., and Chin, H.C. (2002). “An Analysis of Motorcycle Injury and Vehicle Damage Severity Using Ordered Probit Models.” Journal of Safety Research, Vol. 33, p, 445-462. Rizzi, L.I., and Ortuzar, J.D. (2006). “Road Safety Valuation Under A Stated Choice Framework.” Journal of Transport Economics and Policy, Volume 40, Part 1, pp. 69–94. State Police of Bali Province. (2008). “Accident Data Report”. Statistics of Bali Province., 2008. Bali in Figures. Washington, S.P., Karlaftis, M.G., and Mannering, F.l. (2003). Statistical and Econometric Methods for Transportation Data Analysis, Chapman & Hall, USA. Widyastuti, H. and Mulley, C. (2005). “Evaluation of Casualty Cost of Motorcyclist’s Slight Injury in Indonesia.” Journal of the Eastern Asia Society for Transportation Studies, Vol.6 Widyastuti, H., Mulley, C., and Dissanayake, D. (2007). “Binary Choices Model To Value Motorcyclist’s Slight Injury Cost in Surabaya.” Proceedings of the Eastern Asia Society for Transportation Studies, Vol.6.en_US
dc.identifier.issn1411-8904
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/1969
dc.description.abstractStudi ini mengkaji willingness to pay (WTP) pengendara sepeda motor untuk pengurangan luka ringan akibat kecelakaan kendaraan bermotor di Kota Denpasar, Provinsi Bali, dengan menggunakan teknik regresi logistik. Studi ini menemukan bahwa jarak perjalanan total per hari oleh semua pengendara sepeda motor dalam rumah tangga, kelompok pengendara sepeda motor berusia antara 25 - 34 tahun, antara 35 - 44 dan antara 55 - 64 tahun dipengaruhi sekitar 50%, 36%, 35% dan 86 % masing-masing pada pengendara sepeda motor yang WTP untuk 25% pengurangan luka ringan dan sekitar 50%, 64%, 65% dan 14% masing-masing pada pengendara sepeda motor yang WTP selama 15% pengurangan cedera ringan. Total jarak perjalanan per hari semua pengendara sepeda motor dalam rumah tangga mempunyai kemungkinan yang sama dalam mempengaruhi pengendara yang WTP yaitu 15% dan 25% pengurangan cedera ringan. Grup pengendara sepeda motor berusia antara 55 - 64 tahun lebih besar 25% sampai 15% daripada pengurangan cedera ringan dibandingkan dengan pengendara sepeda motor yang lebih muda.en_US
dc.subjectwillingness to pay (WTP)en_US
dc.subjectPengendara sepeda motoren_US
dc.subjectPengurangan Cedera Ringan,en_US
dc.subjectRegresi Logistiken_US
dc.titleKEMAUAN MEMBAYAR PENGENDARA UNTUK MENGURANGI CEDERA AKIBAT KECELAKAAN KENDARAAN BERMOTOR (STUDI KASUS DI DENPASAR, BALI)en_US
dc.title.alternativeMOTORCYCLIST’S WILLINGNESS TO PAY FOR SLIGHT INJURIES REDUCTION DUE TO MOTOR VEHICLE ACCIDENTS (CASE STUDY: THE CITY OF DENPASAR, BALI)en_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record