Show simple item record

dc.contributor.authorAmbarwani
dc.contributor.authorSusilo, Joko
dc.date.accessioned2012-03-10T04:53:53Z
dc.date.available2012-03-10T04:53:53Z
dc.date.issued2004-10
dc.identifier.issn1411-5174
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/369
dc.description.abstractProtein susu kedelai mempunyai susunan asam amino yang mirip susu sapi. Biji wijen yang telah dihilangkan lemaknya dan biji jagung, mengandung asam amino metionin yang lebih tinggi dari pada kedelai. Karena itu biji wijen dan biji jagung dapat digunakan untuk melengkapi kandungan gizi produk dari kedelai, termasuk susu kedelai. Sebaliknya biji wijen mengandung asam amino lisin yang rendah, sedangkan biji jagung mempunyai kekurangan asam amino essensial triptofan. Bila keduanya dicampur dengan kacang kedelai, maka kekurangan lysin pada biji wijen dan triptofan pada biji jagung akan tercukupi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan biji wijen dan kecambah jagung terhadap kadar protein susu kedelai. Penetapan kadar protein dilakukan dengan metode mikro Kjeldahl. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kadar protein berat kering rata-rata pada susu kedelai dengan kode 579 sebesar 5,343 gr, kode 801 sebesar 7,42 gr, kode 375 sebesar 6,40 gr, kode 615 sebesar 6,033 gr, kode 249 sebesar 6,935 gr, kode 555 sebesar 5,12 gr dan kode 129 sebesar 9,59 gr. Berdasarkan hasil di atas dapat diambil kesimpulan bahwa ada pengaruh penambahan biji wijen dan kecambah jagung terhadap kadar protein susu kedelai.en_US
dc.subjectbiji wijenen_US
dc.subjectkecambah jagungen_US
dc.subjectkadar proteinen_US
dc.subjectsusu kedelaien_US
dc.titlePENGARUH PENAMBAHAN BIJI WIJEN ( Sesamum indicum) DAN KECAMBAH JAGUNG (Zea mays) TERHADAP KADAR PROTEIN SUSU KEDELAIen_US
dc.title.alternativeTHE INFLUENCE OF ADDING SESAMUM INDICUM SEED AND ZEA MAYS TOWARD PROTEIN CONTENT IN SOYMILKen_US
dc.typeArticleen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record