Show simple item record

dc.contributor.authorHidayati, Nur
dc.contributor.authorIlmawati, Hanifia
dc.contributor.authorSara, Efani
dc.date.accessioned2016-02-10T07:32:58Z
dc.date.available2016-02-10T07:32:58Z
dc.date.issued2015-10-15
dc.identifier.citationAbimanyu, H., dkk., (2004), “Penggunaan Distilasi Fraksionasi Vakum Untuk Pemisahan Komponen Minyak Pala”. Pusat Penelitian Kimia-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Tangerang. Ahmad, M.S., dkk., (2014), “Novel Closed System Extraction of Essential Oil: Impact of Yield and Phisical Characterization”, 4th International Conference on Biotechnology and Environment Management, IPCBEE Vo. 75, pp. 42-46. Al-Jumaily, E. and Al-Amiry, M., (2012), “Extraction and Purification of Terpenes from Nutmeg (myristica fragrans)”, Journal of Al-Nahrain University Vol.15 (3) pp.151-160. BSN (Badan Standarsasi Nasional), (2006), SNI Minyak Pala, BSN Jakarta. Ginting, S., (2004), “Pengaruh Lama Penyulingan Terhadap Rendemen dan Mutu Minyak Atsiri Daun Sereh Wangi. Fakultas Pertanian” Universitas Sumatra Utara. Gopalakrishan, M., (1992), ”Chemical Composition of nutmeg and mace”, Journal of spices and Aromatic Crops, Vol. 1 (1) pp. 49-54. Guenther, E., (1987), “Minyak Atsiri Jilid I. Penerjemah Ketaren S. Jakarta: Universitas Indonesia Press. Kementrian Perdagangan Republik Indonesia., (2011). “Handbook of Commodity Profile “Indonesian Essential Oil : The Scents of Natural Life”. Jakarta : TRECYDA. Ma‟mun., (2013), “Karakteristik Minyak dan Isolasi Trimiristin Biji Pala Papua (Myristica argantea)” Jurnal Littri. Vol. 19 (2), pp.72-77. Marzuki, I., dkk., (2014), “Physico-Chemical Characterization of Maluku Nutmeg Oil” International Journal of Science and Engineering, Vol. 79(1) pp. 61-64. Nurdjannah,N., (2007). “Teknologi Pengolahan Pala” Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian. Jakarta. Peter, K.V., (2001), “Handbook of herb and spices”, CRC Press, NY, pp. 45-62. Rahmi, W., dkk. (2014), “Perbandingan Isolasi Minyak Atsiri Biji Pala (Myristica fragrans Houtt) Cara Hidrodistilasi Microwave dan Konvensional serta Uji Aktivitas Antibakteri dan Antioksidan” JOM FMIPA. Vol.1, pp. 335-342. Sastrohamidjojo, H., (2004), “Kimia Minyak Atsiri”, Yogyakarta : Gajah Mada University Press. Somaatmadja, D., (1984), “Penelitian dan Pengembangan Pala dan Fuli”, Komunikasi, No.215. BBIHP, Bogor.in_ID
dc.identifier.issn1412-9612
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/6607
dc.description.abstractPemilihan teknologi produksi merupakan bagian yang penting untuk meningkatkan rendemen dan kualitas minyak atsiri. Metode distilasi merupakan cara sederhana yang paling umum diterapkan untuk memproduksi minyak atsiri. Penentuan variabel-variabel proses untuk setiap jenis bahan baku sangat menentukan keberhasilan produksi minyak atsirinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tekanan proses, ukuran bahan baku, dan waktu penyulingan terhadap kualitas minyak biji pala. Hasil distilasi biji pala pada tekanan atmosferik menunjukkan bahwa rendemen dipengaruhi oleh tekanan proses, ukuran bahan baku dan lamanya penyulingan. Sifat fisis seperti densitas dipengaruhi oleh ukuran bahan dan waktu penyulingan, sedangkan tekanan distilasi tidak signifikan mempengaruhi densitas minyak yang dihasilkan. Indeks bias minyak biji pala tidak dipengaruhi oleh variabel penelitian yang diuji. Komponen kimia minyak biji pala dipengaruhi oleh variabel proses. Minyak yang dihasilkan pada tekanan atmosferik mengandung terpen dan terpen alkohol lebih banyak (>50%) dan minyak biji pala yang dihasilkan pada tekanan vakum mengandung fenolik eter lebih dari 69%.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherUniversitas Muhammadiyah Surakartain_ID
dc.subjectdistilasiin_ID
dc.subjectminyak atsiriin_ID
dc.subjectminyak biji palain_ID
dc.subjectrendemenin_ID
dc.titlePENYULINGAN MINYAK BIJI PALA: PENGARUH UKURAN BAHAN, WAKTU DAN TEKANAN PENYULINGAN TERHADAP KUALITAS DAN RENDEMEN MINYAKin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record