Show simple item record

dc.contributor.authorSetiawan, Heru
dc.date.accessioned2017-04-28T02:44:38Z
dc.date.available2017-04-28T02:44:38Z
dc.date.issued2016-06-04
dc.identifier.citationBerman, R. Quinn, C.H. Paavola, J. Identifying drivers of household coping strategies to multiple climatic hazards in Western Uganda: implications for adapting to future climate change. Centre for Climate Change Economics and Policy and Sustainability Research Institute Bogdan, R. Biklen, S. 1992. Qualitative Research for Education. Boston, MA. Allyn and Bacon. Cruz, R.V. H. Harasawa, M. Lal, S. Wu, Y. Anokhin, B. Punsalmaa, Y. Honda, M. Jafari, C. Li and N. Huu Ninh. 2007. Asia climate change 2007: Impacts, adaptation and vulnerability. Contribution of working group II to the fourth assessment report of the intergovernmental panel on climate change, M.L. Parry, O.F. Canziani, J.P. Palutikof, P.J. van der Linden and C.E. Hanson, Eds., Cambridge University Press, Cambridge, UK, 469-506. Diposaptono, S. Budiman. Firdaus, A. 2009. Menyiasati Perubahan Iklim di Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil. Sarana Komunikasi Utama. Bogor. Ellis, F. 1998. Household strategies and rural livelihood diversification. Journal of Development Studies, 35(1), pp.1-38. FAO. 2015. Coping with climate change – the roles of genetic resources for food and agriculture. Rome. Gernowo, R.Yulianto, T. 2010. Fenomena perubahan iklim dan karakteristik curah hujan ekstrim di DKI Jakarta. Prosiding Pertemuan Ilmiah XXIV HFI Jateng & DIY, tanggal 10 April 2010. Semarang. Hlm. 13-18. IPCC. 2001 Climate change 2001: impacts, adaptation, and Vulnerability. Cambridge University Press, New York. IPCC. 2007. Climate Change 2007: Impacts, Adaptation and Vulnerability. Working Group II Contribution to the 4 th Assessment Report. Cambridge Univ. Press, Cambridge, UK. IPCC. 2014. Climate Change 2014: Mitigation of Climate Change. Contribution of Working Group III to the Fifth Assessment Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change [Edenhofer, O., R. PichsMadruga, Y. Sokona, E. Farahani, S. Kadner, K. Seyboth, A. Adler, I. Baum, S. Brunner, P. Eickemeier, B. Kriemann, J. Savolainen, S. Schlömer, C. von Stechow, T. Zwickel and J.C. Minx (eds.)]. Cambridge University Press, Cambridge, United Kingdom and New York, NY, USA. Moediarta, R. Stalker, P. 2007. Sisi lain perubahan iklim : Mengapa Indonesia harus beradaptasi untuk melindungi rakyat miskinnya. United Nations Development Programme Indonesia. Rahmasari,L. 2011. Strategi Adaptasi Perubahan Iklim Bagi Masyarakat Pesisir. Jurnal Sains dan Teknologi Maritim X (1) : 1-11 Satria, A. 2009. Pesisir dan Laut Untuk Rakyat. IPB Press. Bogor. Sitorus, FMT. 1998. Penelitian Kualitatif: suatu perkenalan. Bogor: Kelompok Dokumentasi Ilmu-ilmu Sosial. Institut Pertanian Bogor. Subair. 2013. Adaptasi perubahan iklim dan resiliensi komunitas desa nelayan: Studi kasus di kawasan pesisir utara Pulau Ambon, Maluku. Disertasi. Institut Pertanian Bogor. (Tidak dipublikasikan).in_ID
dc.identifier.isbn978-602-361-044-0
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/8568
dc.description.abstractMasyarakat nelayan terutama yang tinggal di kawasan pulau kecil dengan sumberdaya yang terbatas merupakan kelompok masyarakat yang rentan menghadapi dampak perubahan iklim. Berbagai bentuk strategi coping diterapkan nelayan agar dapat bertahan menghadapi dampak negatif yang diakibatkan oleh perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji berbagai bentuk strategi coping masyarakat nelayan pulau kecil dalam menghadapi dampak perubahan iklim dan dampaknya terhadap ekosistem pesisir. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan penelitian deskriptif dan strategi penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Unit analisis adalah komunitas nelayan di Pulau Tanakeke. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi lapangan. Wawancara dilakukan secara mendalam dengan responden kunci dengan menggunakan panduan pertanyaan. Teknik observasi dilakukan untuk mengidentifikasi dampak strategi coping yang dilakukan masyarakat terhadap ekosistem pesisir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk-bentuk strategi coping yang dilakukan masyarakat nelayan Pulau Tanakeke terdiri dari empat tipe, yaitu strategi coping ekonomi, struktural, sosial dan kultural. Strategi coping ekonomi dilakukan dengan memperbanyak alternatif sumber pendapatan, menerapkan berbagai teknik penangkapan ikan dan meningkatkan kerjasama sosial ekonomi. Strategi coping struktural dilakukan dengan membuat tanggul pelindung dan penanaman mangrove guna mencegah banjir rob akibat gelombang pasang. Strategi coping yang bersifat sosial dilakukan dengan membentuk kelompok-kelompok masyarakat, dan strategi coping kultural dilakukan dengan menjaga hutan mangrove kawasan Bangko Tapampang dengan aturan adat. Beberapa pilihan strategi coping masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim menyebabkan menurunnya kualitas lingkungan ekosistem pesisir, diantaranya adalah kerusakan terumbu karang dan ekosistem mangrove.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherMuhammadiyah University Pressin_ID
dc.subjectStrategi copingin_ID
dc.subjectmasyarakat nelayanin_ID
dc.subjectpulau kecilin_ID
dc.subjectperubahan iklimin_ID
dc.titleStrategi Coping Masyarakat Pulau Kecil Dalam Menghadapi Dampak Perubahan Iklimin_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record