Show simple item record

dc.contributor.authorHuda, Imam Arifa’illah Syaiful
dc.date.accessioned2017-04-28T02:50:10Z
dc.date.available2017-04-28T02:50:10Z
dc.date.issued2016-06-04
dc.identifier.citationBintarto. 1980. Gotong Royong Suatu Karakteristik Bangsa Indonesia. Yogyakarta: Penerbit PT. Bina Ilmu Fatchan. 2011. Metode Penelitian Kualitataif. Surabaya: Jenggala Pustaka Utama Surabaya Gerungan, W.A. 1991. Psikologi Sosial. Bandung: PT. Eresco. Iwan, Edi. 2009. Strategi Adaptasi Petani Rakyat dalam Mensiasati Fluktuasi Harga Kelapa Sawit. Medan: Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Sumatra Johnson, Doyle Paul. 1980. Teori Sosiologi Klasik dan Modern. Jakarta: PT. Gramedia. Diterjemahkan oleh Robert M. Z. Lawang Koentjaraningrat. 1996. Beberapa Pokok Antropologi Sosial. Jakarta: PT. Dian Rakayat Miles dan Huberman. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press) Scott, James .C. 1981. Moral Ekonomi Pergolakan dan Subsistensi di Asia Tenggara. Terjemahan. Jakarta. LP3ES Soetjipto. 1995. Konsep dan Teori Sosiologi. Malang: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Institute Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Malang Suharno, Edi. 2003. Artikel coping strategies dan keberfungsian sosial , Aloyius Gunata Brata, (Online) pikiranrakyat.com di akses 25 Agustus 2014 Suprapto, 2011. Statistik Pemodelan Bencana Banjir Indonesia (Kejadian 20022010). Jurnal Penanggulangan Bencana Volume 2 Nomer 2, Tahun 2011, Hal 34 – 43. Suryanti, E.D., Rahayu, L., dan Retnowati, A. 2010. “Motivasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Upaya Pengurangan Multirisiko Bencana di Kawasan Kepesisiran Parangtritis” dalam Penaksiran Multirisiko Bencana di Wilayah Kepesisiran Parangtritis, Yogyakarta, PSBA UGM.in_ID
dc.identifier.isbn978-602-361-044-0
dc.identifier.urihttp://hdl.handle.net/11617/8569
dc.description.abstractDesa Pelangwot sebagai salah satu desa di Kecamatan Laren Lamongan yang sering terjadi banjir. Adaptasi merupakan salah satu cara dalam menghadapi bencana banjir. Manusia selalu bertahan dari bencana yang menimpa dengan cara beradaptasi. Berdasarkan masalah tersebut, maka perlu dilakukan penelitian tentang ”Bentuk-Bentuk Adaptasi Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Banjir (Studi Kasus di Desa Pelangwot Kecamatan Laren Lamongan)”.Penelitian ini bertujuan menjelaskan bentuk-bentuk adaptasi masyarakat (1) adaptasi aktif dan pasif, (2) adaptasi sosial, (3) adaptasi ekonomi, (4) adaptasi budaya dalam menghadapi bencana banjir. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Lokasi penelitian berada di Desa Pelangwot. Teknik pengumpulan data dengan teknik (Snowball Technique). Sedangkan cara memperoleh data (1) observasi; (2) wawancara; (3)dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan model interaktif. Bentukbentuk adaptasi yang dilakukan masyarakat dalam menghadapi bencana banjir (1) adaptasi aktif meliputi: a) aktivitas masyarakat dalam menambah pendapatan seperti, mencari ikan, ojek perahu, dan menjadi buruh, b)meninggikan perlengkapan rumah tangga seperti meja, kursi, dan meninggikan rumah. Adaptasi pasif meliputi: a) masyarakat memahami fenomena akan terjadinya banjir dengan melihat intensitas hujan yang turun, b) warga memperioritaskan kebutuhan pokok. (2) Adaptasi sosial meliputi: 1) sistem kekerabatan, a) warga mengungsi ke kerabat terdekat jika banjir besar dan saling membantu, b) pembagian kerja berdasarkan berat ringannya suatu pekerjaan. 2) sistem kemasyarakatan meliputi: a)hubungan timbal balik antar warga diwujudkan dalam bentuk tolong menolong, b) norma-norma berjalan dengan baik, c) kerjasama yang dilakukan masyarakat dalam bentuk gotong royong dan tolong menolong karena solidaritas masyarakat tinggi (3) Adaptasi ekonomi meliputi: a)kebutuhan sandang diperoleh dari berbagai bantuan lembaga sosial dan pemerintah b) masyarakat menunggu bantuan berupa sembako atau nasi, air bersih, dan makanan instan, c) menempatkan barang-barang pada posisi yang lebih tinggi yang dinamakan antru. d) apabila hasil tangkapan ikan melimpah, maka ikan dijual untuk menambah pendapatan, e) hewan peliharaan dibawa ke pengungsian yang ada di tanggul, f) pekerjaan sampingan yang dilakukan salah satunya ojek perahu dan mencari ikan, g)beberapa warga tetap berdagang dan bekerja menjadi buruh demi mempertahankan pendapatan. (4) Adaptasi budaya meliputi: a) Adat istiadat yang dilakukan istighosa dan tahlil b) teknologi yang digunakan dalam menghadapi bencana banjir yakni membuat flood way.in_ID
dc.language.isoidin_ID
dc.publisherMuhammadiyah University Pressin_ID
dc.subjectBentuk-bentuk adaptasiin_ID
dc.subjectbencana banjirin_ID
dc.titleBentuk-Bentuk Adaptasi Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir (Studi Kasus di Desa Pelangwot Kecamatan Laren Lamongan)in_ID
dc.typeArticlein_ID


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record